Sport
Share this on:

Mesin Vettel Tidak Rusak

  • Mesin Vettel Tidak Rusak
  • Mesin Vettel Tidak Rusak

SINGAPURA - Ferrari masih bisa sedikit tersenyum pasca insiden tabrakan yang membuat dua pembalapnya Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen gagal finis di GP Singapura. Dari pemeriksaan kerusakan mobil milik Vettel dipastikan bahwa mesinnya masih bisa digunakan di sisa musim ini jika dibutuhkan.

Seorang pembalap Formula 1 hanya dijatah empat unit mesin dalam satu musim balapan. Mesin yang dipakai Vettel untuk GP Singapura adalah unit ketiga. Dengan sisa balapan yang masih enam seri lagi, posisi Vettel cukup riskan jika satu unit mesinnya rusak dan tidak bisa dipakai.

Selain itu, tidak ditemukannya kerusakan pada mesin mobil Vettel juga mengurangi risiko dijatuhinya penalti grid akibat penggantian komponen utama.

Kondisi tersebut penting bagi Vettel yang sudah tertinggal 28 poin dari rival terdekatnya di perebutan gelar juara F1 Lewis Hamilton (Mercedes). Dalam kondisi normal saja sulit mengejar defisit poin yang sudah cukup jauh tersebut. Apalagi jika harus menerima penalti grid.

Baik Vettel dan Raikkonen sejauh ini sudah menggunakan unit ketiga internal combustion engines (ICE), MGU-H, MGU-K, energy storage, dan kontrol elektronik. Sedangkan untuk turbochargher sudah menggunakan unit keempat atau yang terakhir. Satu kali penggantian turbocharger bakal diganjar penalti mundur 10 grid karena melewati jatah maksimal.

Ferrari diyakini bakal membawa pengembangan mesin terbaru ke GP Malaysia pekan depan. Itu berarti Vettel dan Raikkonen bakal menggunakan jatah mesin terakhirnya musim ini.

Umumnya, sebuah tim F1 melakukan rotasi mesin agar alokasi empat unit dalam satu musim tidak terlampaui dan terkena penalti. Mesin yang sudah mencapai kilometer tertentu akan dipulangkan ke pabrikan untuk proses perawatan agar bisa dipakai kembali. Misalnya untuk sesi latihan bebas atau bahkan balapan.

Ada aturan anyar tentang batas pembakaran oli pada mesin baru. Yakni 0,9 liter per 100 kilometer. Aturan tersebut berlaku sejak GP Italia. Artinya mesin baru yang akan dibawa Ferrari ke Malaysia wajib mengikuti aturan tersebut.

Sementara Mercedes tidak perlu mengikuti aturan tersebut karena sudah lebih dulu menggunakan mesin baru di GP Belgia, satu seri sebelum GP Italia. Pada aturan lama batas pembakaran oli mesin bisa sampai 1,2 liter per 100 kilometer. Mercedes diuntungkan dengan aturan ini.

Vettel sendiri tetap optimis melihat peluang Ferrari di sisa musim. ''Masih ada beberapa balapan lagi ke depan dan saya yakin Ferrari akan kembali kuat,'' ucapnya. Mengamini pendapat Vettel, Bos Ferrari Maurizio Arrivabene menyatakan peluang Ferrari tidak tertutup sama sekali, meski mengakui situasinya akan lebih sulit. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Kevin/Marcus Siap-siap Membendung Denmark
Kevin/Marcus Siap-siap Membendung Denmark

Berita Berikutnya

Tenis Eropa Melawan Dunia
Tenis Eropa Melawan Dunia

Berita Sejenis

Level Tinggi, Mamota Tetap Waspada

Level Tinggi, Mamota Tetap Waspada

Tunggal putra Jepang Kento Momota, walaupun menjadi unggulan pertama di turnamen Blibli Indonesia Open 2019, tidak akan lengah.


Adu Roda Verstappen-Leclerc Berbeda dengan Kasus Vettel

Adu Roda Verstappen-Leclerc Berbeda dengan Kasus Vettel

Keputusan FIA yang membebaskan Max Verstappen dari hukuman karena terlibat senggolan dengan Charles Leclerc di GP Austria terus mengundang kontroversi.


Performa Mercedes di Austria Kian Mantap

Performa Mercedes di Austria Kian Mantap

Pembalap Mercedes Lewis Hamilton mengungguli pembalap Ferrai Sebastian Vettel saat FP Formula 1 GP Austria, kemarin..


Tak ada Pilihan, kecuali Jaga Pace

Tak ada Pilihan, kecuali Jaga Pace

Tabrakan luar biasa yang terjadi pada lap kedua di GP Barcelona tidak akan pernah dilupakan seorang Jorge Lorenzo.


Siapkan Taktik Jitu Menuju Samarinda

Siapkan Taktik Jitu Menuju Samarinda

Tidak ada banyak waktu bagi Persebaya Surabaya untuk melakukan persiapan jelang duel kontra Borneo FC, Minggu (23/6) lusa.


Persija ke Lamongan Tidak dengan Kekuatan Terbaiknya

Persija ke Lamongan Tidak dengan Kekuatan Terbaiknya

Persija Jakarta datang ke Lamongan dalam kondisi pincang. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut datang tanpa empat pemain pilar.


Garuda Muda Terancam Tak Diperkuat Empat Pemain Andalannya

Garuda Muda Terancam Tak Diperkuat Empat Pemain Andalannya

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-23 terancam tidak diperkuat oleh para pemain andalannya di ajang SEA Games 2019


Ginting Pasang Target Tinggi, Tunggal Putri Tetap Berat

Ginting Pasang Target Tinggi, Tunggal Putri Tetap Berat

Tidak ada rehat buat para penghuni pelatnas Cipayung. Hari ini (4/6), mereka mulai berjuang di Australian Open 2019.


Tunggal Putra Belum Konsisten, Tunggal Putri Payah

Tunggal Putra Belum Konsisten, Tunggal Putri Payah

Skuad Indonesia tidak pulang dengan tangan hampa. Setidaknya pada ajang Piala Sudirman 2019 ini mereka mampu naik podium.


Marquez Tidak Peduli Nasib Buruk Lorenzo

Marquez Tidak Peduli Nasib Buruk Lorenzo

Hingga saat ini, pembalap Repsol Honda Jorge Lorenzo masih belum bangkit dari keterpurukannya.



Video

Populer

Digital Interaktif. GRATIS

Edisi 1 Januari 1970

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!