Sport
Share this on:

Meski Mudah, Tetap Harus Waspada

  • Meski Mudah, Tetap Harus Waspada
  • Meski Mudah, Tetap Harus Waspada

TOKYO - Jepang Terbuka hari ini akan mempertandingkan sektor ganda putra dan ganda putri di Musashino Forest Sport Plaza. Indonesia menurunkan kekuatan penuh di sektor ganda putra dengan enam pasangan. Sedangkan, di bagian putri hanya menurunkan tiga pasangan.

Ganda putra gaek Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sudah ditunggu duet tuan rumah Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Dua pasangan tersebut sama-sama menyandang status ganda ketiga di negara masing-masing. Secara head to head, mereka belum pernah bertemu sebelumnya.

Di atas kertas, Ahsan/Hendra lebih diunggulkan. Mereka dinilai lebih pengalaman dan matang di lapangan. Di sepanjang seri 2018, Daddies (julukan Ahsan/Hendra) sudah mengoleksi dua gelar dari Singapura Terbuka dan Malaysia Challenge.

Tak hanya itu, Ahsan/Hendra juga mampu menembus dua kali semifinal turnamen penting. Yakni, India Terbuka dan Jerman Terbuka. Sementara, Endo/Yuta belum meraih gelar satu pun.

Meski begitu, duo Negeri Sakura itu diprediksi akan tampil lebih ngotot dari biasanya. Sebab, keduanya tampil dikandang. Dukungan warga Jepang yang hadir tentu akan membangkitkan motivasi dan semangat Enbdo/Yuta.

Apalagi, Yuta yang masih berusia 21 tahun memiliki stamina dan kecepatan yang lebih baik. ”Pastinya mereka cukup kuat. Untuk melawan mereka harus siap capek,” ucap Ahsan saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Selain itu, ganda muda Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan meladeni utusan Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi.

Meski diunggulkan, Fajar/Rian tetap harus waspada. Menilik laga sebelumnya, kedua pasangan harus puas berbagi kemenangan 1-1 dari dua kali pertemuan.

Terakhir, Mereka bertemu pada perempat final Asian Games 2018 lalu. Saat itu Fajar/Rian mampu mengandaskan Ong/Teo dengan skor 21-17, 21-13.

Namun, ganda Negeri Jiran itu pernah menjungkalkan Fajar/Rian di All England, Maret lalu. Ong/Teo menang dalam drama rubber game 16-21, 21-16, 21-23.

”Semua lawan kemampuannya imbang, asal kami fokus, kami pasti bisa,” ucap Fajar.

Fajar/Rian juga menyadari persiapan jelang Jepang Terbuka selepas Asian Games terhitung pendek. Ditambah harus menghadiri undangan acara penyerahan bonus dari instansi pemerintah maupun swasta.

”Persiapan mepet. Sampai kami harus menolak beberapa acara untuk memperbanyak porsi latihan,” imbuh Rian. (han/jpg)

Berita Sebelumnya

Selanjutnya Khan Ingin Pacquiao
Selanjutnya Khan Ingin Pacquiao

Berita Berikutnya

Jojo Langsung Kandas di Babak Pertama
Jojo Langsung Kandas di Babak Pertama

Berita Sejenis

Tanpa Ginting, Jojo Harus Buktikan Diri

Tanpa Ginting, Jojo Harus Buktikan Diri

Dari dua tunggal putra pelatnas yang terjun di Denmark Terbuka, tinggal Jonatan Christie yang masih bertahan.


Tetap Berharap pada Marcus/Kevin

Tetap Berharap pada Marcus/Kevin

Denmark Open 2018 menjadi sasaran berikutnya pebulu tangkis Indonesia.


Lorenzo Tetap Terbang ke Thailand

Lorenzo Tetap Terbang ke Thailand

Meski masih cedera Jorge Lorenzo tetap kebelet untuk menjadi salah satu pembalap MotoGP yang akan menjajal sirkuit Buriram di edisi perdana GP Thailand.


Kalahkan Momota, Ginting Tembus Tembok Besar Tiongkok

Kalahkan Momota, Ginting Tembus Tembok Besar Tiongkok

Bukan perkara mudah bagi Anthony Sinisuka Ginting, tunggal putra andalan Indonesia menyelesaikan Tiongkok Open 2018.


Singkirkan Lin Dan, Langkah Ginting Tak Mudah

Singkirkan Lin Dan, Langkah Ginting Tak Mudah

Nama besar Lin Dan di tunggal putra dunia mulai terkikis.


Pelatnas Balap Sepeda Jalan Terus

Pelatnas Balap Sepeda Jalan Terus

Kegembiraan meraih dua emas di Asian Games harus disudahi oleh para atlet balap sepeda. Pekan ini, mereka harus kembali menjalani pelatnas di Jakarta.


Mulai Bersiap dengan Tiga Jadwal Padat 

Mulai Bersiap dengan Tiga Jadwal Padat

Euforia Asian Games harus segera dilupakan pebulu tangkis Indonesia. Sebab, pekan depan, mereka akan kembali tampil di ajang BWF Tour 2018.


Fokus Kejuaraan Dunia Meski Turun Kelas

Fokus Kejuaraan Dunia Meski Turun Kelas

Lifter Eko Yuli Irawan mulai kembali berlatih hari ini.


Indonesia Kalah Kelas dari Korea

Indonesia Kalah Kelas dari Korea

Tim bola voli putra Indonesia harus melupakan target tiga besar yang sudah disiapkan PP PBVSI sebelum Asian Games berlangsung.


Tak Terdeteksi Tapi Efektif

Tak Terdeteksi Tapi Efektif

Meski belum tutup, klimaks bursa transfer NBA di offseason 2018 bisa dibilang telah lewat.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!