Sport
Share this on:

Misi Bola Voli Pantai Pertahankan Posisi

  • Misi Bola Voli Pantai Pertahankan Posisi
  • Misi Bola Voli Pantai Pertahankan Posisi

JAKARTA - Empat pasang pebola voli pantai Indonesia kembali akan tampil di kompetisi level Asia. Kali ini, mereka akan tampil di Grand Front Osaka Master 6-9 Oktober. Kejuaraan yang bertitle Asian Volleyball Championship (AVC) Beach Tour tersebut menjadi wadah pasangan Ade Candra/Muhammad Asfiya untuk tampil di papan atas.

Pada dua AVC Beach Tour sebelumnya di Thailand April lalu, keduanya back to back menjadi runner up. Kali ini, mereka datang ke Osaka, Jepang dengan status juara Asia Tenggara. Pada 30 September lalu, Candra/Asfiya menundukkan Nuttanon Inkiew/Padsawud Sedtawat unggulan Thailand, 21-19, 21-14 pada partai final Asean Championship 2017.

"Tapi level AVC ini lawannya semakin berat, karena ada Qatar, Australia ataupun tuan rumah Jepang," ujar Asfiya saat dikonfirmasi Jawa Pos via pesan singkat kemarin (4/10).

Bagi Tim Indonesia, tampil di pentas internasional menjadi hal yang wajib. Itu semata untuk menjaga kans Indonesia dalam persaingan di Asian Games 2018 mendatang.

Selain Candra/Asfiya, Indonesia juga mengirim tiga pasangan lainnya. Antara lain, Gilang Ramadhan/Danangsyah Pribadi, plus dua pasangan puti, Dhita Juliana/Putu Utami dan Desi Ratnasari/Eka Yokebed. Keempat pasangan tersebut menjadi tumpuan Indonesia menuju AG 2018.

"Yang penting sekarang, fokusnya harus terus dijaga, strategi gak lupa dengerin instruksi pelatih," terang atlet asal Sidoarjo itu. Terpisah, Koko Prasetyo Darkuncoro, pelatih tim putra pelatnas menerangkan bahwa hasil evaluasi dari turnamen sebelumnya lebih mengarah ke aspek menyempurnakan skill individu pemain.

"Menjaga posisi di tiga besar itu jadi target kami di Jepang, dari situ kami naikkan lagi untuk juara," beber Koko. Saat ini, Candra/Asfiya menempati seeded keempat. Meskipun demikian, peluang Indonesia masih cukup terjaga dengan bermodalkan gelar dari Singapura pekan lalu.

Lebih lanjut, menuju ke Asian Games 2018, Koko berharap adanya kebijakan yang mengakomodir kepentingan pelatnas. Salah satunya mengikuti world tour. Menurut Koko, itu menjadi harga mati buat Indonesia untuk tetap berada di level kompetisi tertinggi.

Voli Pantai Indonesia punya tradisi cukup bagus di pentas Asian Games. Pada edisi terakhir di 2014 Incheon, Korea Selatan, Indonesia gagal mendulang medali. Pada perebutan perunggu, Koko yang saat itu masih menjadi atlet berpasangan dengan Ade Candra. Mereka kalah dari pasangan Tiongkok Bao Jian/Ha Likejiang.

"Kalau mau emas Asian Games, ya harusnya kami diberikan pengalaman dan ilmu ke kelas kompetisi yang lebih tinggi," urai pria yang juga Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kemenpora tersebut. Hari ini dijadwalkan technical meeting untuk menentukan drawing turnamen. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Tetap Batasi Ajang untuk Owi/Butet
Tetap Batasi Ajang untuk Owi/Butet

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Turun Di Mexico, Misi Nadal Amankan Puncak

Turun Di Mexico, Misi Nadal Amankan Puncak

Petenis ranking 1 dunia Rafael Nadal enggan berlama-lama menepi dari lapangan.


Petro Belum Panas, Bank BJB Mulus

Petro Belum Panas, Bank BJB Mulus

Tim voli putri Gresik Petrokimia mengawali seri ketiga Proliga 2018 dengan manis.


Pacers Masih Jadi Mimpi Buruk Spurs

Pacers Masih Jadi Mimpi Buruk Spurs

Tidak mudah mencuri angka di kandang San Antonio Spurs. Tapi, misi berat itu berhasil dituntaskan oleh Indiana Pacers kemarin.


PGN Popsivo Polwan Optimis Juara

PGN Popsivo Polwan Optimis Juara

PGN Popsivo Polwan melakukan seremoni peluncuran tim voli putri Proliga 2018 di Kantor Pusat PT. Perusahaan Gas Negara kemarin.


Jakarta BNI Taplus Optimis Kawinkan Gelar Proliga

Jakarta BNI Taplus Optimis Kawinkan Gelar Proliga

Jakarta BNI Taplus melakukan seremoni peluncuran tim voli putra dan putri Proliga 2018 di Kantor Pusat BNI 46 kemarin.


Pastikan SUGBK Jadi Venue Tunggal

Pastikan SUGBK Jadi Venue Tunggal

Teka-teki mengenai venue test event cabor sepak bola Asian Games 2018 akhirnya terjawab.


Dibidik Mercedes, Red Bull Pertahankan Ricciardo sampai 2020

Dibidik Mercedes, Red Bull Pertahankan Ricciardo sampai 2020

Menjadi salah satu buruan utama Mercedes, Daniel Ricciardo langsung mendapat pengawalan ketat dari timnya Red Bull.


Rigondeaux Cedera, Lomachenko Pertahankan Tahta

Rigondeaux Cedera, Lomachenko Pertahankan Tahta

Juara dunia kelas ringan junior WBO (kelas bulu super, 59 kg) Vasyl Lomachenko masih menunjukkan kedigdayaannya di Madison Square Garden (MSG) New York City.


Pembuktian Mercedes Di Akhir Musim

Pembuktian Mercedes Di Akhir Musim

Sejak GP Amerika Serikat 22 Oktober lalu tim juara Formula 1 2017 Mercedes selalu gagal finis di posisi terdepan.


Terlibat Pengaturan Skor, Sembilan Pebasket Nasional Disanksi

Terlibat Pengaturan Skor, Sembilan Pebasket Nasional Disanksi

PB Perbasi (Pengurus Besar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia) mengeluarkan sanksi mengejutkan.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!