Sport
Share this on:

Modal Jojo Jelang Thomas Cup

  • Modal Jojo Jelang Thomas Cup
  • Modal Jojo Jelang Thomas Cup

Jonatan Christie.

AUCKLAND - Jonatan Christie membuktikan diri sebagai salah satu andalan pelatnas PP PBSI di Cipayung. Jojo, sapaan karibnya, mampu mengalahkan seniornya, Tommy Sugiarto, 17-21, 14-5 (retired) pada kuarter final New Zaeland Open 2018 di North Shore Events Centre, Auckland.

Meski sempat kalah di game pertama Jojo akhirnya tetap melaju ke babak semifinal. Itu setelah Tommy memutuskan mundur setelah mengalami masalah di matanya. Penyebabnya adalah pengembalian shuttlecock yang dilancarkan Jonatan tidak sengaja mengenai mata putra Icuk Sugiarto tersebut.

Dengan hasil tersebut, Jojo bakal menghadapi Sai Praneeth (India). Kedua pebulu tangkis sejauh ini baru berjumpa sekali. Kejadian itu terjadi di Thailand Open 2017 lalu. Saat itu, Jojo harus kalah setelah berjuang dalam rubber game, 21-17, 18-21, 19-21.

Namun, tahun ini situasinya jelas berbeda. Sepanjang 2018, New Zaeland edisi kali ini merupakan semifinal pertama bagi kedua pemain. Khusus Jojo, turnamen kali ini menjadi pemanasan terakhir sebelum turun di Thomas Cup 2018 di Thailand akhir Mei ini.

“Melihat performa dia, seharusnya Jojo memang bisa momen ini, tetapi kembali lagi ke dia,” terang Hendry Saputra, pelatih tunggal putra Indonesia saat dikonfirmasi Jawa Pos kemarin (4/5). Secara teknis, penampilan Jojo memang tidak terlalu bagus dalam lima turnamen sebelumnya tahun ini.

Capaian terbaiknya hanya mentok di kuarter final Malaysia Masters dan German Open 2018. “Semifinal melawan Sai akan menjadi ujian bagi dia, kalau bisa lewati dia, ada kans untuk mengamankan gelar,” beber Hendry. Di semifinal tunggal putra lainnya, unggulan pertama, Lin Dan akan meladeni permainan Kwang Hee-hoo (Korea Selatan).

Selain Jojo, Berry Angriawan/Hardianto kembali menemukan performa terbaiknya. Mereka menjadi wakil kedua Indonesia yang melaju ke babak semifinal New Zaeland Open 2018. Hari ini, dia akan menghadapi Bodin Isara/Nipitphon Phuangphuapet (Thailand).

Sementara itu, tiga wakil Indonesia harus rontok di tiga nomor pertandingan lainnya. Ronald Alexander/Annisa Saufika harus kehilangan gelar juara yang mereka rebut tahun lalu. Mereka tersingkir pasca kalah dari pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, 15-21, 11-21.

Pada ganda putri, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta yang diharapkan bisa bersaing lebih jauh harus tersingkir. Mereka kalah dari pasangan Jepang, Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahata, 8-21, 21-15, 15-21. Adapun Gregoria Mariska Tunjung, tunggal putri potensial pelatnas juga terhenti.

Gregoria takluk dua game langsung, 19-21, 16-21 dari Han Yue (Tiongkok). Menurut Minarti Timur, pelatih tunggal putri Indonesia, tipikal shuttlecock yang digunakan kali ini agak lambat.

“Jadi bolanya Grego banyak nanggung, nyusahin dia sendiri, musuh menang tenaga juga nekan dari belakang terus,” terangnya. Selanjutnya, setelah event ini, tunggal putra dan putri akan bertolak ke Jakarta untuk menjalani persiapan akhir menjelang Thomas-Uber Cup 2018. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Red Bull Menciptakan “Monster”
Red Bull Menciptakan “Monster”

Berita Berikutnya

Jalan buat Atlet Nonpelatnas
Jalan buat Atlet Nonpelatnas

Berita Sejenis

Positif di Serena, Negatif di AS

Positif di Serena, Negatif di AS

Tim Amerika Serikat (AS) memang gagal total di ajang Hopman Cup tahun ini. Keinginan untuk meraih gelar ketujuh sudah punah.


Jerman Gagahi Spanyol

Jerman Gagahi Spanyol

Datang sebagai unggulan pertama di Hopman Cup 2019, Jerman langsung unjuk gigi.


Federer Berharap Tuah Perth Lagi

Federer Berharap Tuah Perth Lagi

Selalu tampil di Hopman Cup dalam dua musim terakhir sudah terbukti membawa berkah untuk Roger Federer.


Timnas Basket Siap Hadapi Malaysia

Timnas Basket Siap Hadapi Malaysia

Jelang pra kualifikasi FIBA Asia Wilayah Timur 2021 di Thailand, timnas basket Indonesia terus menggenjot performa para pemainnya.


Duo Yamaha Masih Sengit

Duo Yamaha Masih Sengit

Andai saja Valentino Rossi tidak terjatuh pada empat lap jelang finis di GP Malaysia lalu (4/11), pembalap Movistar Yamaha itu hampir pasti menjadi kampiun.


Jojo-Ginting Siapa yang Terbaik?

Jojo-Ginting Siapa yang Terbaik?

Hari kedua Fuzhou China Open kemarin berjalan lebih menyenangkan buat kontingen Indonesia.


Jorji Ingin ke Semifinal Lagi

Jorji Ingin ke Semifinal Lagi

Performa Gregoria Mariska Tunjung kian moncer jelang akhir tahun. Di Denmark Terbuka, dia sukses menembus semifinal.


Jojo Harus Lebih Tenang dan Variatif

Jojo Harus Lebih Tenang dan Variatif

Skuad bulu tangkis Indonesia melanjutkan BWF Tour seri Eropa di Prancis Terbuka yang digeber mulai hari ini.


Kalah Lagi, Jojo Selalu Kesulitan Hadapi Pemain India

Kalah Lagi, Jojo Selalu Kesulitan Hadapi Pemain India

Tunggal putra India menjadi pengganjal bagi seorang Jonatan Christie.


Tanpa Ginting, Jojo Harus Buktikan Diri

Tanpa Ginting, Jojo Harus Buktikan Diri

Dari dua tunggal putra pelatnas yang terjun di Denmark Terbuka, tinggal Jonatan Christie yang masih bertahan.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!