Sport
Share this on:

Musim Nadal Berakhir Lebih Cepat

  • Musim Nadal Berakhir Lebih Cepat
  • Musim Nadal Berakhir Lebih Cepat

LONDON - Penampilan Rafael Nadal begitu dahsyat pada paro pertama musim ini. Empat dari lima trofi yang dia koleksi selama 2018 didapat pada kurun waktu April, Mei, dan Juni. Termasuk gelar grand slam Prancis Terbuka ke-11 sepanjang karirnya. Namun, mendekati akhir musim, masalah kebugaran kembali menghantui petenis 32 tahun tersebut.

Kemarin (6/11) Nadal secara resmi mengakhiri musim ini lebih cepat. Dia memutuskan mundur dari ajang ATP Finals 2018 yang berlangsung di London mulai Minggu nanti (11/11). ''Ini adalah musim yang rumit,'' Nadal mengawali pernyataan resminya yang dilansir Associated Press.

''Saya bisa mempertontonkan level permainan tertinggi saat bertanding. Namun, pada waktu yang sama saya kecewa dengan rentetan cedera yang terjadi,'' imbuh dia.

Kali terakhir Nadal terjun di grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka September lalu. Saat itu dia harus mundur di tengah laga semifinal melawan Juan Martin del Potro. Penyebabnya, dia mengalami masalah pada lutut kanan. Pekan lalu, dia sudah berencana comeback di Paris Masters. Namun batal, karena mengalami cedera otot perut dan engkel kanan.

Dua problem itu juga yang memaksanya mengakhiri musim lebih cepat. Pemilik 17 gelar grand slam itu memilih berkonsentrasi memulihkan kebugaran untuk comeback pada awal musim depan. Setelah mengumumkan mundur dari ATP Finals, dia juga langsung menjalani operasi lutut kanan. Cedera yang mengganggunya sejak September lalu.

''Operasi arthroscopic yang dijalani Nadal itu telah berjalan dengan sangat baik,'' ungkap dokter Angel Ruiz-Cotorro yang menangani Nadal dilansir ESPN.

Setelah membereskan masalah lutut kanan, Nadal kemungkinan besar akan menjalani treatment untuk otot perutnya. Sebab, cedera ini lebih berbahaya daripada lutut. Pelatih kebugaran federasi tenis Prancis (FFF) Paul Quetin menjelaskan, nyeri pada lutut bisa ditahan dan ditunda perawatannya. Sedangkan otot perut tidak bisa.

''Sering Nadal bermain dalam kondisi lutut nyeri. Tapi lututnya bisa dipaksa. Dan itu tidak akan memperburuk kondisinya. Berbeda halnya dengan cedera otot perut,'' papar Quetin kepada L'Equipe. ''Kamu tidak boleh ambil risiko sekecil apapun kalau mengalami nyeri di otot perut. Sakit sedikit saja penyembuhannya bisa lama. Lima atau enam pekan,'' lanjut dia.

Gara-gara hantaman berbagai cedera, Nadal hanya mengikuti sembilan turnamen sepanjang tahun ini. Rekor paling rendah dia sejak 2002. Meski begitu, dia masih kukuh di peringkat 2 ATP.

Di sisi lain, jatah Nadal di ATP Finals diserahkan kepada petenis AS John Isner. Petenis 33 tahun itu bakal tergabung di Grup Guga Kuerten bersama Novak Djokovic, Alexander Zverev, dan Marin Cilic. Grup lain adalah Lleyton Hewitt. Diisi oleh Roger Federer, Kevin Anderson, Dominic Thiem, dan Kei Nishikori. (irr/na/jpg)

Berita Sebelumnya

Ganda Pelapis Belum Konsisten
Ganda Pelapis Belum Konsisten

Berita Berikutnya

Jordan Buat Stapac Lebih Garang
Jordan Buat Stapac Lebih Garang

Berita Sejenis

Banyak Pebalap Tergelincir, Ini Akhir Balapan yang Gila!

Banyak Pebalap Tergelincir, Ini Akhir Balapan yang Gila!

Di tengah hujan lebat GP Valencia yang menjadi balapan terakhir musim ini dihelat kemarin.


Owi/Della Langsung Tersingkir, Eksperimen Belum Terbukti

Owi/Della Langsung Tersingkir, Eksperimen Belum Terbukti

Era Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sudah berakhir. Kini Owi, berpasangan dengan Della Destiara Haris di Hongkong Open 2018.


Menanti Balapan Perpisahan Pedrosa

Menanti Balapan Perpisahan Pedrosa

Balapan pamungkas MotoGP musim ini di Valencia akhir pekan nanti belum kehilangan daya tarik. Juara dunia memang sudah direbut Marc Marquez.


Mercedes Kunci Juara Konstruktor

Mercedes Kunci Juara Konstruktor

Ferrari resmi menutup musim ini dengan tangan hampa.


Tsitsipas Raih Trofi Kedua

Tsitsipas Raih Trofi Kedua

Perjalanan petenis muda Yunani Stefanos Tsitsipas di ajang Next Gen ATP Finals 2018 berakhir sempurna.


Jojo-Ginting Siapa yang Terbaik?

Jojo-Ginting Siapa yang Terbaik?

Hari kedua Fuzhou China Open kemarin berjalan lebih menyenangkan buat kontingen Indonesia.


Jordan Buat Stapac Lebih Garang

Jordan Buat Stapac Lebih Garang

Indonesia Basketball League musim 2018/2019 akan mulai bergulir 30 November mendatang. Seri pertama akan berlangsung di GOR Sahabat Semarang.


Ducati Masih Panas di Dalam

Ducati Masih Panas di Dalam

MotoGP musim 2018 tinggal menyisakan satu seri yakni GP Valencia pada 18 November mendatang.


Lakers Putus 16 Kekalahan Beruntun

Lakers Putus 16 Kekalahan Beruntun

Mimpi buruk Los Angeles Lakers setiap bertemu Portland Trail Blazers dalam empat tahun terakhir berakhir kemarin.


Unggulan Pertama Kandas di Putaran Pertama

Unggulan Pertama Kandas di Putaran Pertama

Lee Ying Ying tertunduk lesu setelah rubber game melawan Bening Sri Rahayu berakhir.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!