Sport
Share this on:

NBA All-Star: Mitchell Memang Gila!

  • NBA All-Star: Mitchell Memang Gila!
  • NBA All-Star: Mitchell Memang Gila!

Mitchell.

LOS ANGELES - Hari kedua gelaran NBA All-Star 2018 makin hot. Kemarin para penonton yang memadati Staples Center dihibur dengan tiga pertunjukan super seru yakni Skills Challenge, Three Point Contest, dan Slam Dunk Contest. Nah, hari ini mereka menyantap menu utama yakni laga All-Star antara Team LeBron James dan Team Stephen Curry.

Dari Slam dunk Contest rookie Utah Jazz Donovan Mitchell jadi aktor utama. Dia menyingkirkan tiga peserta lain yakni Larry Nance Jr, Victor Oladipo, dan Dennis Smith Jr untuk keluar sebagai jawara.

Pada dunk percobaan terakhir final, Mitchell bikin heboh Staples Center. Dia yang butuh 47 poin untuk mengalahkan Nance menduplikat 360-degree spin dunk milik Vince Carter saat menjadi jawara slam dunk contest pada edisi 2000.

Yang makin membuat menarik, sebelum melakukan itu pemain 21 tahun tersebut juga berganti jersey dari kostum Jazz miliknya dengan jersey jadul Toronto Raptors yang dikenaan Carter pada masa itu.

Mitchell sukses mengeksekusi aksi tersebut dengan sempurna pada percobaan pertama. Lima juri yakni DJ Khaled, Mark Wahlberg, Chris Rock, dan Hall of Fames Julius mengganjarnya dengan 48 poin. Mitchell pun resmi menjadi jawara Slam Dunk Contest 2018.

“Saya menginginkan (momen) ini sejak lama,” ucap Mitchell dilansir ESPN. “Ini acara favorit saya di akhir pekan All-Star. Sekarang bukan hanya ikut, tapi saya memenangkannya. Gila!,” sambung pemain jebolan tim NCAA, University of Louisville tersebut.

Sebelum putaran final, dunk Mitchell di babak awal sudah bikin geger. Dia meraih poin sempurna yakni 50 saat melompati tiga orang sekaligus yakni komedian Hollywood Kevin Hart dan anaknya, serta adik perempuan Mitchell yakni Jordan.

Pasca melompati tiga orang itu, Mitchell langsung melakukan gerakan one handed dunk dengan menjemput umpan pantul dari sisi kiri papan ring.

Dia menjadi jawara dengan total 98 poin (48 + 50 + 50 + 48). Nance yang menjadi pesaing terkuat Mitchell kemarin hanya terpaut dua poin yakni 96 (44 + 49 + 46 + 50).

Dunk terbaik Nance dia lakukan di percobaan terakhir. Saat itu dia melakukan gerakan super cepat yakni dua kali memantulkan bola ke papan sebelum menceploskannya ke ring. Aksi bintang Cleveland Cavaliers tersebut begitu cepat hingga penonton baru bertepuk tangan riuh pasca melihat video replay pada big screen.

Di aksi dunk pertamanya Nance juga melakukan aksi menarik. Dia membuat penghormatan untuk sang ayah yakni Larry Nance yang merupakan jawara Slam Dunk Contest edisi perdana pada 1984.

Lengkap dengan mengenakan kostum jadul Phoenix Suns milik sang ayah dan kaos kaki panjang, Nance melakukan aksi rock-the-cradle dunk bertenaga yang mengantar ayahnya menjadi jawara pada 1984.. Usai melakukan aksi itu Larry Nance junior dan senior berpelukan di samping lapangan.

Sementara itu, shooter Phoenix Suns Devin Booker berjaya di Three point Contest. Dia menjadi jawara pasca mengumpulkan 28 poin di putaran final. Itu rekor baru dalam putaran final sejak ajang ini digelar pada 1986.

Dahsyatnya, di putaran terakhir itu dia hanya gagal lima kali dari total 25 percobaan tembakan. “saya benar-benar merasa lara biasa,” ucap Booker.

Di putaran final itu Booker menyingkirkan dua pesaing yakni juara edisi 2016 Klay Thompson (Golden State Warriors) dan Tobias Harris (Los Angeles Clippers). Juara tahun lalu Eric Gordon (Houston Rockets) malah sudah tersingkir di babak penyisihan. (irr/jpg)

Berita Sebelumnya

Tampilan McLaren Baru Sangat Cantik
Tampilan McLaren Baru Sangat Cantik

Berita Berikutnya

Ducati Pede GP18 Motor Terbaik
Ducati Pede GP18 Motor Terbaik

Berita Sejenis

Alonso Gunakan Mesin Chevrolet

Alonso Gunakan Mesin Chevrolet

Upaya McLaren mewujudkan mimpi Fernando Alonso memenangi tiga balapan klasik “Trple Crown” (GP Monako, Le Mans 24 jam, dan Indy 500) makin all out.


Raksasa La Liga Runtuhkan Dominasi NBA

Raksasa La Liga Runtuhkan Dominasi NBA

Perang finansial Real Madrid dan Barcelona bukan lagi soal besar pemasukannya per musim.


Terang Tanpa Bintang, Clippers Tampil Mengejutkan

Terang Tanpa Bintang, Clippers Tampil Mengejutkan

Los Angeles Clippers bukanlah tim seksi yang dilirik banyak mata ketika NBA 2018-2019 bergulir pada 16 Oktober lalu.


Banyak Pebalap Tergelincir, Ini Akhir Balapan yang Gila!

Banyak Pebalap Tergelincir, Ini Akhir Balapan yang Gila!

Di tengah hujan lebat GP Valencia yang menjadi balapan terakhir musim ini dihelat kemarin.


Menanti Balapan Perpisahan Pedrosa

Menanti Balapan Perpisahan Pedrosa

Balapan pamungkas MotoGP musim ini di Valencia akhir pekan nanti belum kehilangan daya tarik. Juara dunia memang sudah direbut Marc Marquez.


Ferrari Buru Gelar Konstruktor

Ferrari Buru Gelar Konstruktor

Gelar juara dunia Formula 1 2018 memang sudah jatuh ke tangan pembalap Mercedes Lewis Hamilton.


Bucks Belum Kalah Sendirian

Bucks Belum Kalah Sendirian

Duel tuan rumah Milwaukee Bucks kontra Toronto Raptors di Fiserv Forum kemarin tercatat menjadi sejarah baru di pentas NBA.


Team USA Boyong Starter Warriors

Team USA Boyong Starter Warriors

Tidak ada yang meragukan kedigdayaan tim Golden State Warriors di NBA saat ini.


Tak Terhibur Anugerah Gol Terbaik

Tak Terhibur Anugerah Gol Terbaik

Timnas U-16 memang gagal meraih tiket Piala Dunia U-17 di Peru tahun depan. Namun, bukan berarti timnas U-16 pulang tanpa prestasi.


Menanti Pembuktian Jojo

Menanti Pembuktian Jojo

Tahun lalu, dua tunggal putra Indonesia mampu menciptakan All Indonesian Finals di Korea Open. Sejatinya, tahun ini, kesempatan tersebut terbuka lebar.



Berita Hari Ini

IKLAN ARIP

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!