Sport
Share this on:

Panagahan Pede Pasang Target Emas di SEA Games

  • Panagahan Pede Pasang Target Emas di SEA Games
  • Panagahan Pede Pasang Target Emas di SEA Games

SURABAYA - Tim nasional Merah Putih saat ini masih dalam masa transisi usai perhelatan Asian Games berakhir. Para pemanah pun pulang ke rumah masing-masing. Begitu pula dengan pemanah asal Jatim peraih medali perak Diananda Choirunisa dan perunggu Riau Ega Agatha Salsabila.

Meski begitu keduanya tidak bisa terlalu lama bersantai. Pasalnya SK (Surat Keputusan) pelatnas berlaku hingga Desember nanti. Artinya dalam waktu dekat mereka akan kembali menjalani latihan intensif lagi.

“Mulai awal Oktober nanti masuk pelatnas untuk persiapan SEA Games Filipina,” ujar Nisa, panggilan akrab Diananda Choirunisa, saat ditemui di Universitas PGRI Adi Buana, kemarin (19/9).

SEA Games tahun depan akan jadi yang keempat kalinya bagi Nisa. Atlet 21 tahun ini pertama kali mengikuti pesta olahraga Asia Tenggara di edisi 2013 yang dilaksanakan di Naypyidaw, Myanmar. Tetapi prestasinya paling gemilang adalah saat berhasil membawa pulang dua emas dari nomor individual dan mixed team tahun lalu.

Sepak terjang Nisa sudah tak perlu diragukan lagi. Oleh karena itu, target besar sudah dipasangnya dari sekarang. Rencananya dia akan turun di tiga nomor sekaligus, yaitu recurve perorangan, beregu, dan mixed team. “Inginnya mempertahankan emas,” ujar gadis berhijab ini.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Riau Ega Agatha Salsabila, patner Nisa di nomor mixed team. Dengan tegas Ega menyebut targetnya juga emas. Atlet 26 tahun ini optimistis dengan peluangnya untuk menang.

“Kalau di SEA Games, kan, nggak akan ketemu lawan berat yang kemarin di Asian Games,” kata Ega.

Seperti sebelumnya, Surabaya akan menjadi tempat bagi pelatnas panahan. Lapangan KONI Jatim akan digunakan sebagai tempat latihan. Hal tersebut tentu menggembirakan bagi pemanah asal provinsi ini. Sebab, kondisi angin kencang dan cuaca di Surabaya lebih nyaman digunakan untuk berlatih dibanding Jakarta yang cenderung lembab dan tanpa angin.

“Jadinya bisa lebih menyesuaikan kalau kondisi angin seperti ini, harus begini. Lebih terlatih saja,” ucap Nisa. (feb/jpg)

Berita Sebelumnya

Juara Hyderabad Open Tumbang Lebih Awal
Juara Hyderabad Open Tumbang Lebih Awal

Berita Berikutnya

Jojo Tumbang, Ginting Melenggang
Jojo Tumbang, Ginting Melenggang

Berita Sejenis

Qatar Mulai Menggoda Wenger

Qatar Mulai Menggoda Wenger

Piala Dunia 2022 tidak hanya jadi target Gerardo Martino sebagai pelatih timnas Meksiko.


Target, Incar Poin Olimpiade

Target, Incar Poin Olimpiade

Dalam lima tahun terakhir, untuk pertama kalinya Indonesia akan menggelar Asian Track Championships (ATC) 2019.


Kemenpora Bantah Ada Pelatih Fiktif

Kemenpora Bantah Ada Pelatih Fiktif

Puspita Mustika Adya, salah satu pelatih para-cycling Indonesia di Asian Para Games (APG) 2018 masih menanti keadilan.


NPC Berkilah, Kemenpora Typo

NPC Berkilah, Kemenpora Typo

Polemik bonus pelatih para-cycling Asian Para Games (APG) 2018 semakin sulit diurai.


Nama Agus Tak Diakui NPC

Nama Agus Tak Diakui NPC

Kisruh pembagian bonus bagi pelatih Asian Para Games (APG) 2018 mulai menemukan titik temu.


Belajar dari Pemain Thailand

Belajar dari Pemain Thailand

Kesuksesan timnas putri Thailand merebut perak Asian Games 2018 sedikit mengubah wajah Proliga 2019.


Lima Kali Kalah, CLS Masih Optimis

Lima Kali Kalah, CLS Masih Optimis

CLS Knights Indonesia telah menjalani tujuh dari dua puluh games pada ASEAN Basketball League (ABL) 2018-2019.


Ingin Tambah Empat Pemanah Lagi

Ingin Tambah Empat Pemanah Lagi

Pelatnas panahan untuk Asian Games 2018 akan berakhir medio Desember mendatang. Otomatis, harus segera ada penggantinya.


Ginting Amankan Satu Slot ke Guangzhou

Ginting Amankan Satu Slot ke Guangzhou

Kekalahan Jonatan Christie dari Kento Momota, 24-22, 9-21, 9-21 menutup peluang peraih emas Asian Games 2018 itu tampil di BWF Tour Finals 2018.


Raih Gelar Ketiga ATP Challenger 

Raih Gelar Ketiga ATP Challenger

Kabar baik datang dari petenis putra peraih emas Asian Games 2018 Christopher Rungkat.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!