Sport
Share this on:

Pastikan SUGBK Jadi Venue Tunggal

  • Pastikan SUGBK Jadi Venue Tunggal
  • Pastikan SUGBK Jadi Venue Tunggal

JAKARTA - Teka-teki mengenai venue test event cabor sepak bola Asian Games 2018 akhirnya terjawab. Panitia Asian Games (Inasgoc) memastikan menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada test event, Februari mendatang.

Harry Warganegara, deputi 1 games operation Inasgoc menyampaikan, kebijakan itu untuk menghemat operasional. Sebelumnya, Stadion Patriot, Stadion Pakansari, dan Stadion Wibawa Mukti dipersiapkan untuk menghelat test event tersebut.

Tetapi, karena tengah menjalani pemugaran, akhirnya Inasgoc memilih SUGBK sebagai venue tunggal. Test event khusus sepak bola dijadwalkan kick off pada 10 Februari 2018. “Idealnya kalau full team (enam tim peserta), sampai 25 Februari,” ujarnya, kemarin.

Apabila tidak sampai enam tim, mini turnamen diproyeksikan berakhir hingga 18 Februari. Terkait siapa saja negara peserta yang ambil bagian, Harry masih melakukan pendataaan. “Semua dalam proses akreditasi,” sebutnya.

Terpisah, Kusworo Darpito, pejabat pembuat komitmen (PPK) SUGBK menjelaskan, secara teknis SUGBK sudah bisa digunakan. Uji coba pertama yakni melalui pertandingan Indonesia melawan Islandia pada 14 Januari mendatang.

“Tetapi yang harus diperhatikan adalah perawatan. Sebab, SUGBK pada dasarnya disiapkan untuk Asian Games,” ujarnya. Terkait rencana menggunakan SUGBK sebagai venue test event, Kusworo belum tahu. Dia baru mendapatkan informasi tentang test event cabor atletik saja.

“Ini ranahnya Inasgoc. Kalaupun harus di SUGBK, tentu ada hal-hal yang harus diperhatikan,” sebutnya.

SUGBK kini disulap menjadi satu-satunya stadion modern di Indonesia. Dilengkapi dengan fasilitas e-ticketing plus CCTV berteknologi 7K yang bisa mendeteksi wajah setiap pengunjung. (nap/tom/jpg)

Berita Sebelumnya

Tunggal Putri Pelatnas Mengkhawatirkan
Tunggal Putri Pelatnas Mengkhawatirkan

Berita Berikutnya

Kerber Masih Sempurna
Kerber Masih Sempurna

Berita Sejenis

De La Hoya Ingin Jadi Presiden

De La Hoya Ingin Jadi Presiden

Di tengah persiapan menghelat duel akbar kelas menengah antara Gennady Golovkin kontra Saul Canelo Alvarez.


Gregoria Incar Top 15

Gregoria Incar Top 15

Sorotan tajam kembali disasar kepada sektor tunggal putri bulu tangkis Indonesia.


Enam Emas Antar Ikee Jadi MVP

Enam Emas Antar Ikee Jadi MVP

Untuk kali pertama dalam sejarah Asian Games, gelar atlet terbaik alias most valuable player (MVP) jatuh pada atlet perempuan.


Minimal Bisa Tambah Tiga Emas

Minimal Bisa Tambah Tiga Emas

Bagi Indonesia pencak silat jadi cabor yang paling moncer di Asian Games 2018. Pantas saja bila disebut demikian.


Jaga Asa Emas di Tunggal dan Ganda Putra

Jaga Asa Emas di Tunggal dan Ganda Putra

Di luar dugaaan, tunggal putra Indonesia bisa meledak di Asian Games 2018.


Angkat Besi dan Wushu Jadi Andalan di Hari Ketiga

Angkat Besi dan Wushu Jadi Andalan di Hari Ketiga

Indonesia sudah pecah telur medali emas di cabor taekwondo melalui nomor poomsae (seni) putri.


Raikkonen Bisa Jadi Kejutan

Raikkonen Bisa Jadi Kejutan

Sudah banyak drama yang mewarnai bursa transfer pembalap Formula 1 untuk musim 2019. Kini perburuan para penggantinya juga diprediksi bakal penuh kejutan.


Fokus Latihan Fisik Seminggu ke depan

Fokus Latihan Fisik Seminggu ke depan

Tunggal putri Indonesia menjadi sorotan bagi banyak pihak.


Hadapi Lawan Berat di Babak Kedua

Hadapi Lawan Berat di Babak Kedua

Dua tunggal putri Indonesia sukses meraih kemenangan pada hari pertama Kejuaraan Dunia 2018 kemarin.


Pembuktian The Minions Jadi Terbaik Dunia

Pembuktian The Minions Jadi Terbaik Dunia

Meski menempati peringkat satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo belum sah sebagai ganda terbaik dunia.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!