Sport
Share this on:

Pebulu Tangkis Indonesia Buru Tuah Istora

  • Pebulu Tangkis Indonesia Buru Tuah Istora
  • Pebulu Tangkis Indonesia Buru Tuah Istora

JAKARTA - Istana Olahraga (Istora) Senayan, Jakarta kembali menjadi venue utama pagelaran Blibli Indonesia Open (BIO) 2018. Tahun lalu, Istora absen menjadi venue Indonesia Open karena renovasi Asian Games. Kembali ke rumah besar bulu tangkis Indonesia, pebulu tangkis Indonesia berharap bisa kembali memberikan prestasi terbaik.

Pada lanjutan babak pertama kemarin (4/7), delapan wakil Indonesia memastikan satu tempat pada babak 16 besar yang berlangsung hari ini, melengkapi wakil yang sudah menang pada hari pertama sebelumnya. Salah satunya yakni, Fajar Alfian/M. Rian Ardianto yang tampil luar biasa. Mereka memberikan kejutan setelah menggebuk juara Malaysia Open 2018, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, dalam rubber game, 21-18, 14-21, 21-18.

Mereka ingin mengulang momen penting untuk menembus babak semifinal, seperti apa yang mereka torehkan tahun lalu di Jakarta Convention Center. Sayangnya saat itu mereka terhenti di tangan Mathias Boe/Mogensen.

“Main di Istora selalu menyenangkan, kalau saya mungkin agak kurang di power, perlu ditambah untuk menghadapi Asian Games,” terang Fajar. Pebulu tangkis Indonesia semakin terpacu untuk tampil lebih baik dengan adanya ribuan pecinta bulu tangkis Indonesia di Istora.

Dukungan tersebut semakin deras mengalir seiring panitia penyelenggara menggelar kompetisi suporter pada edisi tahun ini. Kebijakan yang sama seperti edisi-edisi sebelumnya. Hingga babak kedua hari ini, total ada 14 pebulu tangkis tanah air yang berjuang hari ini.

Yang menarik adalah, keberadaan Ricky Karandasuwardi yang menjadi pemain Indonesia satu-satunya bermain rangkap pada turnamen kali ini. Ricky kembali tampil bersama Angga Pratama di ganda putra. Di sisi lain, sejak awal tahun ini dia sudah diarahkan tampil di ganda campuran bareng Debby Susanto.

Bahkan dia juga sudah diplot tampil di Asian Games melapisi Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. “Ricky berkembang cukup pesat, penempatan bolanya juga lebih konsisten,” ujar Herry Iman Pierngadi, pelatih ganda putra Indonesia. Tipikal Ricky yang selalu tampil sebagai tukang gebung terasah cukup betul di sektor ganda campuran.

Sementara itu, pada sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto menjadi tumpuan Indonesia. Ginting akan meladeni mantan juara Indonesia Open edisi 2015. Sedangkan Tommy berjumpa dengan Chou Tien Chen (Taiwan). Selanjutnya, bila keduanya mulus, Tommy dan Ginting bakal bentrok di babak 8 besar.

Catatan penting bagi Ginting setelah kalah dari Momota pada Malaysia Open pekan lalu. Saat itu, keduanya bermain hingga rubber game. “Dari cara permainan dan caranya berbeda. Gak sama kayak Malaysia kemarin, Evaluasinya lebih jaga fokusnya aja sih sampe pertandingan selesai,” terangnya.

Secara umum, Indonesia memang punya peluang lebih besar di sektor ganda. Khususnya ganda putra, total ada empat wakil yang bakal berjuang di babak 16 besar hari ini. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Cousins Merapat ke Warriors
Cousins Merapat ke Warriors

Berita Berikutnya

Pacquiao Masih Diunggulkan
Pacquiao Masih Diunggulkan

Berita Sejenis

Indonesia Berpotensi Tempatkan Dua Wakil

Indonesia Berpotensi Tempatkan Dua Wakil

Bentrok antara Jonatan Christie dan Anthony Ginting kembali berlangsung di Hongkong Open 2018.


Tunggal Putri Merah Putih Kian Terpuruk

Tunggal Putri Merah Putih Kian Terpuruk

Setahun terakhir, tunggal putri Indonesia sangat kesulitan bersaing di pentas BWF Tour. Kondisi yang sama berulang di Hongkong Open 2018.


Kans ke BWF Finals Habis

Kans ke BWF Finals Habis

Federasi Bulu tangkis Dunia (BWF) membuat pengumuman mengejutkan kemarin.


Minions Incar Gelar ke Sembilan di Hongkong

Minions Incar Gelar ke Sembilan di Hongkong

Para pebulu tangkis Indonesia akan berlaga di Hongkong Open hari ini. Turnamen tersebut semestinya tidak seberat Fuzhou Tiongkok Terbuka.


Ferrari Buru Gelar Konstruktor

Ferrari Buru Gelar Konstruktor

Gelar juara dunia Formula 1 2018 memang sudah jatuh ke tangan pembalap Mercedes Lewis Hamilton.


Owi/Butet Kalah, Masih Andalkan Ganda Putra

Owi/Butet Kalah, Masih Andalkan Ganda Putra

Babak 8 besar Fuzhou China Open 2018 menjadi kuburan empat wakil Indonesia.


Hanya Bisa Bersaing di Nomor Speed

Hanya Bisa Bersaing di Nomor Speed

Setelah menjalani tur selama satu bulan di Tiongkok, kini tim panjat tebing Indonesia beralih ke Jepang.


Kesempatan Ginting Kalahkan Shi Yuqi

Kesempatan Ginting Kalahkan Shi Yuqi

Anthony Sinisuka Ginting masih menjadi tunggal putra terbaik di pelatnas Indonesia.


Jojo-Ginting Siapa yang Terbaik?

Jojo-Ginting Siapa yang Terbaik?

Hari kedua Fuzhou China Open kemarin berjalan lebih menyenangkan buat kontingen Indonesia.


Empat Lifter Tembus Ranking 8 Besar Dunia

Empat Lifter Tembus Ranking 8 Besar Dunia

Tim angkat Indonesia sudah mendarat di tanah air tadi malam.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!