Sport
Share this on:

Pebulu Tangkis Pelapis Mulai Menjanjikan

  • Pebulu Tangkis Pelapis Mulai Menjanjikan
  • Pebulu Tangkis Pelapis Mulai Menjanjikan

MACAU - Pebulu tangkis pelapis Indonesia kian menjanjikan. Setidaknya hingga babak 16 besar Macau Open kemarin (1/11). Delapan wakil Indonesia berjuang di babak 16 besar Macau Open 2018. Namun hanya satu yang tumbang dari persaingan.

Yakni, Tania Oktaviani Kusumah/Vania Arianti Sukoco. Mereka kalah dari pasangan Jepang, Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahata, 16-21, 11-21. Hari ini, tujuh pebulu tangkis Indonesia akan berjuang di empat nomor, minus ganda putra yang sudah habis.

Antara lain, Firman Abdul Kholik di tunggal putra dan Lyanny Alessandra Mainaky (tunggal putri). Lalu ada trio ganda campuran, Akbar Bintang/Winny Oktavina Kandow, Ronald Alexander/Annisa Saufika dan Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami.

Serta dua ganda putri pelapis lainnya, Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto dan Winny Oktavina /Virni Putri. Yang menarik adalah Winny tampil rangkap di ganda campuran dan ganda putri. Sejauh ini memang, dia berpotensi besar bersama Akbar di ganda campuran.

Hal ini ditegaskan Nova Widianto, pelatih ganda campuran yang mendampingi di Macau Open. Hari ini, Akbar/Winny akan berjumpa pasangan Hongkong Mak Hee Chun/Yeung Nga Ting. “Ini kesempatan besar mereka, beruntung di Macau Open ini drawing cukup menguntungkan,” katanya saat dikonfirmasi.

Sedangkan Eko/Gischa bakal bertemu unggulan pertama Tan Chun Man/Tse Ying Suet. Tan/Tse yang merupakan finalis ganda campuran di Asian Games 2018 itu bakal menjadi tembok tebal bagi mereka. Bila sanggup mengatasi, Eko/Gischa berpotensi berjumpa dengan Ronald/Annisa di semifinal.

Dengan catatan, Ronald/Annisa mampu mengatasi Hoo Pang Ron/Cheah Yee See (Malaysia). “Walaupun berat bagi Eko/Gischa peluang tetap ada. Saya ingin tahu kualitas mereka sampai di mana saat melawan pemain top dunia,” terang Nova.

Di sisi lain, sesuai prediksi Hendry Saputra, pelatih tunggal putra Indonesia, Firman sukses menggebuk Wong Wing Ki Vincent dari Hongkong. Tak tanggung-tanggung, duel tersebut berakhir dalam dua set langsung, dengan skor akhir 21-17, 21-18.

Selanjutnya, di kuarter final, Firman akan menghadapi Sitthikom Thammasin, delegasi Thailand. Ini menjadi momen revans bagi Firman setelah kalah di Akita Masters 2018 Juli lalu. Saat itu, Firman kalah dalam rubber set, 21-13, 15-21, 16-21.

“Firman harus bisa pegang kendali lebih dahulu, main sabar, tetapi nyerang juga bisa lebih tajam,” sebut Hendry. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Ganda Putra Indonesia Habis
Ganda Putra Indonesia Habis

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Qatar Mulai Menggoda Wenger

Qatar Mulai Menggoda Wenger

Piala Dunia 2022 tidak hanya jadi target Gerardo Martino sebagai pelatih timnas Meksiko.


Hendra/Ahsan Keluar dari Pelatnas, Angga/Ricky Dicoret

Hendra/Ahsan Keluar dari Pelatnas, Angga/Ricky Dicoret

Praktis tidak banyak kejutan yang ada dari daftar nama pebulu tangkis pelatnas yang dipanggil untuk 2019.


Mulai Berusia 32 tahun, Hasrat Messi Masih Membara

Mulai Berusia 32 tahun, Hasrat Messi Masih Membara

Usia Lionel Messi menapak 32 tahun di 2019. Dia juga sudah merasakan semua gelar di ajang yang diikuti Barcelona.


Txingurri Mulai Tak Percaya Diri

Txingurri Mulai Tak Percaya Diri

Sapu bersih trofi domestik. Ya, Ernesto Valverde sudah melakukannya dalam musim pertamanya sebagai entrenador Barcelona musim lalu.


Andalkan Stok Lama, Darurat Tunggal Putri

Andalkan Stok Lama, Darurat Tunggal Putri

Prestasi tunggal putri Indonesia memang kurang menjanjikan sepanjang 2018. Mereka tak mampu bersaing di turnamen sekelas BWF World Tour.


Dua Ganda Berpeluang Dirombak

Dua Ganda Berpeluang Dirombak

PP PBSI sudah menyiapkan promosi dan degradasi para pebulu tangkis pelatnas.


Nama Agus Tak Diakui NPC

Nama Agus Tak Diakui NPC

Kisruh pembagian bonus bagi pelatih Asian Para Games (APG) 2018 mulai menemukan titik temu.


Marcus Hanya Perlu Minum Obat

Marcus Hanya Perlu Minum Obat

Pencinta bulu tangkis yang menonton Kejurnas PBSI 2018 dengan harapan bisa bertemu Marcus Fernaldi Gideon, harus siap-siap kecewa.


Beban Besar Penerus Owi/Butet

Beban Besar Penerus Owi/Butet

Sepeninggal Liliyana Natsir pensiun setelah Indonesia Masters kelak akan memberikan tekanan buat ganda campuran pelapis di pelatnas.


Gelar Pembuka Sebelum Berlaga

Gelar Pembuka Sebelum Berlaga

Seperti tahun lalu, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mendapatkan penghargaan dari BWF sebagai pebulu tangkis pria terbaik tahun ini.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!