Sport
Share this on:

Pembuktian Pebulu Tangkis Pelapis

  • Pembuktian Pebulu Tangkis Pelapis
  • Pembuktian Pebulu Tangkis Pelapis

Hanna Ramadini.

KUALA LUMPUR - Malaysia International Challenge (IC) bergulir kembali kemarin (17/4). Indonesia menempatkan pebulu tangkis pelapis pada turnamen yang berlangsung di Juara Stadium, Kuala Lumpur. Turnamen ini sekaligus menjadi ajang pembuktian pemain pelapis.

Apalagi di antara mereka ada beberapa pemain yang masuk nominasi skuad Thomas-Uber Cup 2018. Khususnya di nomor tunggal putra dan tunggal putri. Di tunggal putra ada Firman Abdul Kholik yang harus memberikan pembuktian bahwa dia layak berada di tim Thomas Indonesia.

Sedangkan di Hanna Ramadini dan Dinar Dyah Ayustine harus kembali memperlihatkan penampilan terbaik mereka. Hanna yang menempati unggulan pertama bakal menghadapi sesama pebulu tangkis Indonesia, Ni Made Pranita Sulistya Devi.

Adapun Dinar yang menempati seeded kedua akan berjumpa wakil Thailand, Manassananan Lerthattasin hari ini. “Maunya maksimal, step by step dulu,” urai Dinar dalam pesan singkat kepada Jawa Pos.

Dinar yang sebelumnya menjuarai Vietnam IC punya modal yang mumpuni kembali mengulang hasil yang sama. Dengan kesempatan yang ada saat ini, dia punya kans yang cukup besar untuk mendulang prestasi di Malaysia IC.

Sementara itu, di ganda campuran, lima pasangan pelatnas pratama kembali diuji kemampuannya. Nova Widianto, pelatih pelatnas pratama memberi target tinggi juara buat pemainnya. “Walaupun yang ikut lawan-lawan mereka juga berat, termasuk pemain senior Malaysia,” ujar Nova.

Lima pasangan ganda campuran pelatnas Indonesia yakni Zachariah Josiahno/Winny Oktavina, Andika Ramadiansyah/Michelle Crhystine Bandaso, Rinov Rivaldy/Phyta Haningtyas Mentari, Fachryza Abimanyu/Bung Fitriani, dan Yeremia Erich/Angelica Wiratama.

“Kans mereka imbang, tapi saya rasa Rama/Michelle dan Rinov/Mentari yang penampilannya stabil,” beber Nova. Mantan pasangan Liliyana Natsir saat aktif bermain itu melihat fisik pemainnya dalam kondisi terbaik. Apalagi di antara mereka juga bermain rangkap. Khususnya mereka di ganda putri.

Selain mereka, pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan juga mengadu peruntungan mereka di Malaysia IC. Ini sekaligus persiapan menuju Kejuaraan individu Asia April ini. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Arema Buka Posko Pengaduan
Arema Buka Posko Pengaduan

Berita Berikutnya

Thiem Lolos dari Lubang Jarum
Thiem Lolos dari Lubang Jarum

Berita Sejenis

Potensi Ciptakan All Indonesian Open

Potensi Ciptakan All Indonesian Open

Bagi Berry Angriawan/Hardianto, ganda putra pelapis di pelatnas PP PBSI, turnamen yang mereka ikuti dalam dua minggu terakhir menjadi ujian tersendiri.


Pembuktian Terakhir Skuad Thomas-Uber

Pembuktian Terakhir Skuad Thomas-Uber

Thomas-Uber Cup 2018 menjadi salah satu ajang bergengsi yang hendak dimaksimalkan PP PBSI.


Misi Pembuktian Hanna

Misi Pembuktian Hanna

Tim putri Indonesia kini tengah mempersiapkan diri menuju Thomas-Uber Cup 2018.


Putri Tantang Jepang, Putra Ladeni Korsel

Putri Tantang Jepang, Putra Ladeni Korsel

Tim putra dan putri Indonesia melenggang ke semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia di Alor Setar, Kedah, Malaysia.


Mulus, Comeback Hendra/Ahsan

Mulus, Comeback Hendra/Ahsan

Babak pertama Dr Akhirlesh Das Gupta India Open 2018 belum menyulitkan pebulu tangkis pelatnas Indonesia.


Ginting Konsisten, Marcus/Kevin Luar biasa

Ginting Konsisten, Marcus/Kevin Luar biasa

Dua gelar juara Indonesia Masters 2018 berhasil direngkuh pebulu tangkis tanah air yang berlaga di Istora kemarin.


Ganda Putra Amankan Tiket Final

Ganda Putra Amankan Tiket Final

Performa menjanjikan diperlihatkan dua ganda putra pelapis pelatnas, Berry Angriawan/Hardianto dan Wahyu Nayaka/Ade Yusuf.


Tunggal Putri Pelatnas Mengkhawatirkan

Tunggal Putri Pelatnas Mengkhawatirkan

Dari delapan pebulu tangkis tunggal putri Indonesia di Thailand Masters, hanya tersisa dua pemain saja.


Butuh Pembuktian dari Thailand

Butuh Pembuktian dari Thailand

Ada satu seri balapan yang bakal menjadi pilihan penggemar MotoGP khususnya di Asia Tenggara untuk menontonnya secara langsung tahun ini.


Tahun Pembuktian Grego

Tahun Pembuktian Grego

Performa tunggal putri pelatnas Indonesia sepanjang 2017 lalu mendapatkan sorotan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!