Sport
Share this on:

Peringkat Naik, Jojo Salip Anthony Ginting

  • Peringkat Naik, Jojo Salip Anthony Ginting
  • Peringkat Naik, Jojo Salip Anthony Ginting

JAKARTA - Jonatan Christie sukses merebut dua gelar secara beruntun, New Zealand Open dan Australian Open. Hal itu membuat peringkatnya naik.

Per Selasa lalu (11/6), cowok yang akrab disapa Jojo itu naik satu setrip ke posisi 7. Menggeser rekannya, Anthony Sinisuka Ginting. Meski begitu, menurut Kabid Binpres PP PBSI Susy Susanti, hal itu bukan sesuatu yang istimewa.

Publik tidak boleh lupa. Bahwa dua gelar itu diraih dari turnamen yang berlevel rendah. Super 300. Banyak pemain top 10 yang tidak turun di dua kejuaraan tersebut.

Susy menyebut, yang lebih penting bagi Jojodan juga Gintingadalah bermain lebih stabil di tingkat yang lebih tinggi. Hingga bisa mencapai peak performance di Olimpiade Tokyo 2020 nanti.

''Proses kan akan berjalan. Jam terbang, kematangan, keyakinan. Memang ini yang harus dipoles terus. Bagaimana mereka terus konsisten," jelas Susy kemarin (13/6).

Soal konsistensi memang menjadi pekerjaan rumah kedua tunggal putra terbaik Indonesia itu. Konsisten ini bukan berarti selalu juara di setiap turnamen.

Tapi bermain lebih stabil sesuai level mereka. Lebih tenang dalam pertandingan, tidak sering membuat kesalahan konyol. Juga tidak kalah dari pemain yang peringkatnya jauh di bawah mereka.

Tahun ini, misalnya, Jojo sudah berkali-kali bikin badminton lovers terpukau dengan beberapa kejutan. Misalnya mengalahkan Kento Momota dan Viktor Axelsen di Malaysia Open.

Hanya saja, tak jarang pula dia bikin fans shocked. Lantaran kalah oleh pemain antah berantah. Salah satunya Subhankar Dey, pemain India peringkat 40 dunia di babak kedua Swiss Open.

Satu hal yang diapresiasi Susy, baik Jojo maupun Ginting tidak terpuruk setelah kegagalan di Piala Sudirman 2019. Saat itu, pelatnas memang dihujat oleh para legenda bulu tangkis.

"Mereka (Jojo dan Ginting) bisa menjawab kritik dengan pembuktian. Sebenarnya mereka mampu. Tinggal keyakinan, keberanian, strategi yang lebih dimatangkan lagi," kata Susy.

Di sisi lain, pelatih tunggal putra Hendri Saputra melihat persaingan antara Jojo dan Ginting sangat terbuka. Dari segi peringkat, keduanya sama-sama punya peluang lolos ke Olimpiade 2020.

Dia juga mengizinkan mereka ''saling bunuh'' di turnamen. "Siapa yang lebih siap dan fokus, dia bisa jadi yang terbaik," kata Hendri. (gil/zul/ful)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Bali United Kalah Lagi

Bali United Kalah Lagi

Tim peringkat atas, Bali United kembali menelan hasil buruk dalam dua pekan Liga 1 Indonesia 2019.


Jojo Target Tembus Delapan Besar

Jojo Target Tembus Delapan Besar

Jonatan Christie menargetkan bisa tembus hingga ke babak delapan besar di ajang Indonesia Open 2019.


Brad Binder Gabung KTM Tech 3

Brad Binder Gabung KTM Tech 3

KTM Tech 3 resmi mengumumkan bergabungnya Brad Binder yang akan naik kelas ke MotoGP sebagai pembalap Tech 3 pada 2020.


Tunggal Putra Berpeluang Juara di Indonesia Open 2019

Tunggal Putra Berpeluang Juara di Indonesia Open 2019

Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Tommy Sugiarto dipastikan tampil di Indonesia Open 2019 mendatang.


Minions Incar Gelar Juara Dunia

Minions Incar Gelar Juara Dunia

Sudah 105 pekan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menduduki posisi teratas di daftar peringkat BWF.


Pola Permainan Jojo Kini Lebih Lengkap dan Variatif

Pola Permainan Jojo Kini Lebih Lengkap dan Variatif

PBSI menilai performa tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengalami peningkatan yang cukup signifikan.


Penjualan Seret, Harga Bir Naik

Penjualan Seret, Harga Bir Naik

Panitia penyelenggara Copa America 2019 Brasil ini menyediakan sejuta tiket untuk penonton di enam stadion.


Nishikori Lebih Kaya dari Nadal

Nishikori Lebih Kaya dari Nadal

Kei Nishikori, petenis asal Jepang, kini menempati peringkat 35 sebagai atlet dengan bayaran termahal di dunia.



Ginting Pasang Target Tinggi, Tunggal Putri Tetap Berat

Ginting Pasang Target Tinggi, Tunggal Putri Tetap Berat

Tidak ada rehat buat para penghuni pelatnas Cipayung. Hari ini (4/6), mereka mulai berjuang di Australian Open 2019.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!