Sport
Share this on:

Perpisahan dengan Nadal dan AS Terbuka

  • Perpisahan dengan Nadal dan AS Terbuka
  • Perpisahan dengan Nadal dan AS Terbuka

NEW YORK - Tiga tahun lalu, menyaksikan duel duo petenis Spanyol Rafael Nadal kontra David Ferrer di babak-babak akhir turnamen berlevel ATP 500, Masters, ataupun grand slam adalah hal yang biasa. Belakangan, seiring menurunnya peringkat Ferrer yang keluar dari 100 besar dunia, pemandangan itu sudah jarang terjadi.

Namun, pagi ini pemandangan itu akan kembali muncul. Kedua petenis bakal bertarung di babak pertama grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka. Ini akan menjadi duel ke-31 bagi keduanya dari berbagai ajang. Dan yang menjadi spesial, tahun ini adalah tahun terakhir bagi Ferrer tampil di AS Terbuka. Pasalnya, petenis 36 tahun tersebut berencana pensiun tahun depan.

“Ini adalah penampilan terakhir saya di AS Terbuka. Itu sudah dipastikan. Dan saya bahagia akan melawan Rafa di central court. Itu adalah hadiah spesial,” ucap Ferrer dilansir Tennis World USA.

Ferrer saat ini menduduki ranking 148 dunia. Dia pernah berada di puncak karir saat menembus ranking tiga dunia pada 2013. Sejauh ini, dia sudah mengumpulkan 26 gelar ATP sepanjang karir. Rekornya adalah 726-370 sejak terjun ke pentas profesional pada 2000.

Khusus untuk grand slam, capaian terbaik Ferrer adalah sebagai finalis Prancis Terbuka pada 2013. Untuk AS Terbuka sendiri, capaian terbaik Ferrer adalah sebagai semifinalis. Itu dia raih dua kali pada 2007 dan 2012.

“Saya sudah mengetuk pintu pensiun. Tapi saya tidak mau mengakhiri karir tanpa bertarung,” ucap Ferrer.

Dia masih bertekad mampu mengalahkanNadal pagi ini. Menurut rencana Ferrer ingin mengakhiri karir pada pertengahan musim depan. Pilihannya antara setelah turnamen Barcelona atau madrid Open. Kedua ajang itu berlangsung pada April dan Mei.

Sementara itu, petenis tunggal putri asal Swiss Patty Schnyder bakal menahbiskan diri sebagai petenis tertua yang akan tampil di babak utama grand slam di AS Terbuka tahun ini. Usia petenis yang pernah menduduki ranking tujuh dunia pada 2005 itu saat ini adalah 39 tahun delapan bulan.

Schnyder tercatat sebagai satu-satunya petenis kelahiran 1978 yang akan bertarung di AS Terbuka. Capaian terbaiknya di ajang ini adalah perempat final yang dia raih pada 1998 dan 2008. (irr/jpg)

Berita Sebelumnya

Balapan Batal, Kembalikan Uang Kami!
Balapan Batal, Kembalikan Uang Kami!

Berita Berikutnya

Minimal Bisa Tambah Tiga Emas
Minimal Bisa Tambah Tiga Emas

Berita Sejenis

Cibiran Ducati Bikin Honda Gregetan

Cibiran Ducati Bikin Honda Gregetan

Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti dan Manajer Tim Repsol Honda Alberto Puig terlibat perang urat syaraf.


Penantang Marquez Ternyata Bukan Duo Ducati, tapi Yamaha

Penantang Marquez Ternyata Bukan Duo Ducati, tapi Yamaha

Paruh kedua MotoGP 2019 sebentar lagi, Marc Marquez masih bertengger di puncak klasemen dengan raihan 185 poin.


Tenis Meja Bidik Emas di ASG 2019

Tenis Meja Bidik Emas di ASG 2019

Tim Tenis Meja dan Basket Putri Indonesia menargetkan meraih medali emas pada perhelatan ASEAN Schools Games (ASG) di Semarang.


Rossi dan Vinales Siap Ujicoba Motor Baru 2020

Rossi dan Vinales Siap Ujicoba Motor Baru 2020

Valentino Rossi dan Maverick Vinales akan menguji coba purwarupa motor Yamaha M1 untuk musim 2020 setelah balapan GP Ceko di sirkuit Brno, bulan depan.


Persija dan Persib Sama-sama Butuh Kemenangan

Persija dan Persib Sama-sama Butuh Kemenangan

Rivalitas antara Persija Jakarta dan Persib Bandung hingga saat ini masih saja terus terjadi.


Rossi Minta Yamaha Segera Berbenah

Rossi Minta Yamaha Segera Berbenah

Pembalap gaek asal Italia, Valentino Rossi, mulai kehilangan kesabarannya dengan Yamaha.


PSS Sleman Curi Poin di Kandang Kalteng Putra

PSS Sleman Curi Poin di Kandang Kalteng Putra

Berstatus sama-sama sebagai tim promosi, PSS Sleman sukses menggunduli Kalteng Putra dengan skor 2-0, Minggu (7/7)


Rossi dan Vinales Disentil Bos Yamaha

Rossi dan Vinales Disentil Bos Yamaha

Bos Yamaha Massimo Meregalli mulai kehilangan kesabaran dengan hasil buruk dua pembalapnya.


Praveen/Melati Langsung Bertemu Lawan Tangguh

Praveen/Melati Langsung Bertemu Lawan Tangguh

Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sudah harus berhadapan dengan lawan tangguh.


Adu Roda Verstappen-Leclerc Berbeda dengan Kasus Vettel

Adu Roda Verstappen-Leclerc Berbeda dengan Kasus Vettel

Keputusan FIA yang membebaskan Max Verstappen dari hukuman karena terlibat senggolan dengan Charles Leclerc di GP Austria terus mengundang kontroversi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!