Sport
Share this on:

Persebaya Raih Poin Penuh, Modal Berharga Menuju Pamekasan

  • Persebaya Raih Poin Penuh, Modal Berharga Menuju Pamekasan
  • Persebaya Raih Poin Penuh, Modal Berharga Menuju Pamekasan

**SAMARINDA ** - Persebaya Surabaya tak hanya mengakhiri puasa kemenangan di Liga 1. Namun, tim berjuluk Green Force ini juga memungkasi kutukan tak pernah menang di Kalimantan. Dua hal positif itu diraih seiring kemenangan 2-1 yang diraih Persebaya atas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda tadi malam.

Poin absolut ini sekaligus menjadi suntukan motivasi yang sangat berharga bagi Ruben Sanadi dkk. Apalagi, Kamis (27/6) nanti Green Force harus melakoni leg kedua babak delapan besar Piala Indonesia. Djadjang Nurdjaman dan pasukannya dituntut harus menang pada leg kedua di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan tersebut. Sebab, pada leg pertama Rabu lalu (19/6), Madura United berhasil menahan imbang 1-1.

Djanur (sapaan Djadjang Nurdjaman) mengakui kemenangan di Segiri tadi malam sangat melegakan. Mereka pun bisa tenang menghadapi leg kedua babak delapan besar Piala Indonesia di Pamekasan. "Saya berharap ini menjadi awal kebangkitan bagi Persebaya. Pemain sangat sadar betul kalau pertandingan tadi penting bagi kami,'' kata Djanur. ''Kalau seumpama tadi kami gagal tiga poin, pasti situasi kami akan lebih sulit," ucap mantan pelatih Persib Bandung dan PSMS Medan itu.

Tuntutan harus menang memaksa Persebaya tampil menekan sejak menit awal. Statoskop mencatat, Persebaya mendominasi 53 persen penguasaan bola. Namun, Persebaya baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-41 melalui Ruben Sanadi. Gol tersebut lahir berkat umpan matang Manuchekhr Dzalilov.

Persebaya semakin di atas angin setelah Oktafianus Fernando menggandakan keunggulan (71). Sayang sepuluh menit terakhir Green Force terlihat kelelahan dan hilang konsentrasi. Imbasnya Borneo FC memperkecil keunggulan melalui gol Terens Puhiri (89).

Djanur mengakui kondisi kebugaran pemainnya menurun di menit-menit akhir. Itu imbas dari jadwal padat yang harus dilakoni Green Force. "Situasi kami cukup sulit ya. Besok (hari ini, Red) pulang lalu latihan satu kali di Surabaya. Lalu, 26 Juni berangkat ke Madura. Ya, pintar-pintarnya saya dan tim dokter untuk mengatasi situasi ini," jelas pelatih asli Majalengka tersebut.

Disisi lain, kekalahan atas Persebaya di kandang sendiri membuat kecewa pelatih Borneo FC Mario Gomez. Gomez mengakui tim asuhannya bermain jelek pada babak pertama. Dan telat bangkit di babak kedua.

Absennya Jan Lammers bukan alasan atas kekalahan timnya tadi malam. "Kekalahan ini merupakan kesalahan tim,'' kecam Gomez. "Tapi, pertadingan sudah selesai, harus kami lupakan. Kami ambil pelajaran dari kekalahan ini untuk diperbaiki saat melawan Persija Jakarta (29/6)," paparnya. (nia/bas/zul/ful)

Berita Sebelumnya

Ducati Masih Lambat di Tikungan
Ducati Masih Lambat di Tikungan

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Unggul Jauh, Kans Marquez Juarai MotoGP Lebih Awal

Unggul Jauh, Kans Marquez Juarai MotoGP Lebih Awal

Gelaran MotoGP tinggal tujuh seri lagi. Pembalap Repsol Honda Marc Marquez masih memuncaki klasemen rider MotoGP dengan 250 poin.


Soal Penonton, Persebaya Surabaya Jagonya

Soal Penonton, Persebaya Surabaya Jagonya

Kompetisi Liga 1 Indonesia 2019 telah merampungkan putaran pertama pada pekan ke-17, Minggu (1/9) lalu.


Bintang-bintang NBA Menuju Tiongkok dengan Modal Optimistis

Bintang-bintang NBA Menuju Tiongkok dengan Modal Optimistis

Di venue yang sama saat meraih medali emas Olimpiade Sydney 2000, Team USA sukses memenangi laga eksibisi melawan Kanada 84-68.


Trek Silverstone Masih Diragukan

Trek Silverstone Masih Diragukan

Penuh Genangan air dan licin menjadi gambaran menakutkan para rider dalam seri Silverstone dalam gelaran MotoGP Inggris musim lalu.


Sharapova Terjungkal, Barty Kehilangan Break Poin

Sharapova Terjungkal, Barty Kehilangan Break Poin

Petenis unggulan teratas Ashleigh Barty berhasil mengatasi dominasi Maria Sharapova 6-4, 6-1 pada bentrok kedua turnamen Cincinnati Masters


Ditahan Imbang Madura United, Persebaya Pecat Djanur

Ditahan Imbang Madura United, Persebaya Pecat Djanur

Manajemen Persebaya secara resmi mengumumkan bahwa pihaknya mengakhiri kontrak Djanur.


Bek Persebaya Otavio Dutra Segera Jadi WNI

Bek Persebaya Otavio Dutra Segera Jadi WNI

Bek Persebaya Surabaya, Otavio Dutra selangkah lagi bakal menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) lewat proses naturalisasi.


PSIS dan Bhayangkara Raih Tiga Poin

PSIS dan Bhayangkara Raih Tiga Poin

PSIS Semarang dan Bhayangkara FC sukses meraih kemenanga dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2019.


Penantang Marquez Ternyata Bukan Duo Ducati, tapi Yamaha

Penantang Marquez Ternyata Bukan Duo Ducati, tapi Yamaha

Paruh kedua MotoGP 2019 sebentar lagi, Marc Marquez masih bertengger di puncak klasemen dengan raihan 185 poin.


Persebaya Surabaya Tertahan Lagi di Kandangnya

Persebaya Surabaya Tertahan Lagi di Kandangnya

Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan dalam laga tunda pekan keempat Liga 1 Indonesia musim 2019 saat menghadapi Barito Putera.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!