Sport
Share this on:

Potensi Bentrok Sesama Indonesia di Perempat Final

  • Potensi Bentrok Sesama Indonesia di Perempat Final
  • Potensi Bentrok Sesama Indonesia di Perempat Final

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.(dok.Jawapos)

SEOUL - Indonesia hanya menyisakan dua wakilnya di sektor ganda campuran Korea Open 2018. Kemarin, dua pasangan muda Merah Putih keok di babak pertama.

Hanya Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang mampu meraih kemenangan. Sementara, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja baru akan bermain hari ini.

Saat berlaga di SK Handball Stadium, Praveen/Melati sukses mengandaskan wakil Tiongkok Ou Xuanyi/Tang Jinhua. Mereka hanya butuh 27 menit mengakhiri pertandingan dengan skor 21-10, 23-21.

Meski menang, asisten pelatih ganda campuran Nova Widianto mengaku kurang puas. ”Mereka tampil kurang maksimal. Di bawah standar,” ucap Nova melalui pesan singkat kemarin. Beruntung lawan memiliki kualitas di bawah Praveen/Melati. ”Yah masih bisa mengatasi,” imbuhnya.

Di babak kedua, Praveen/Melati berpotensi menghadapi rekan senegaranya Hafiz/Gloria. Sebab, Hafiz/Gloria baru akan bersua Lee Fang-chih/Chang Ching Hui asal Taiwan di babak pertama hari ini.

Di atas kertas, pasangan muda yang sedang naik daun itu lebih favorit untuk melanjutkan ke babak kedua. Hafiz/Gloria berada di unggulan keempat turnamen BWF Tour Super 500 itu. Sedangkan, Lee/Chang harus menjalani babak kualifikasi untuk tembus ke babak utama. Apalagi, duet Taiwan itu baru dipasangkan pada Korea Open kali ini.

Sementara itu, dua ganda campuran Ronald Alexander/Annisa Saufika dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari langsung kalah di laga perdana. Ronald/Annisa takluk oleh pasangan Korsel Kim Hwi Tae/Kim Hye Jeong 20-22, 17-21.

Nova menilai, Ronald/Annisa bermain kurang tenang. Sehingga, serangannya tidak ampuh dan sering melakukan kesalahan sendiri. ”Daya juang dan fokus mereka masih kurang. Gampang putus asa kalau lawan susah dimatiin,” katanya.

Mantan pasangan Liliyana Natsir itu juga menyayangkan kekalahan Rinov/Pitha. Mengecewakan memang. Sebab, mereka baru saja menjuarai Bangka Belitung Indonesia Masters. ”Harusnya jadi modal. Tapi justru performa mereka tidak keluarkan di lapangan,” ujar Nova. (han/jpg)

Berita Sebelumnya

Satu Agen dengan LeBron
Satu Agen dengan LeBron

Berita Berikutnya

Wang Qiang Jungkirkan Unggulan
Wang Qiang Jungkirkan Unggulan

Berita Sejenis

Atletico Optimis Kalahkan Juventus demi Wanda Metropolitano

Atletico Optimis Kalahkan Juventus demi Wanda Metropolitano

Sepanjang sejarah Liga Champions, hanya Bayern Muenchen yang dapat menjalani final di rumahnya sendiri, Allianz Arena, Muenchen.


Samator Wujudkan Final Ideal vs BNI 46

Samator Wujudkan Final Ideal vs BNI 46

Surabaya Bhayangkara Samator memperlihatkan kapasitas mereka sebagai juara bertahan Proliga 2018.


Rio Haryanto Balapan Lagi

Rio Haryanto Balapan Lagi

Fans Rio Haryanto boleh bungah. Mantan pembalap Formula 1 dari Indonesia itu tidak lama lagi dipastikan kembali meluncur ke lintasan.


Marin Absen, Tetap Berat

Marin Absen, Tetap Berat

Cedera lutut yang didapatkan Carolina Marin di final Indonesia Masters pekan lalu (27/1) berbuntut panjang. Otot ACL kanannya robek.


Final Ideal Australia Terbuka Terwujud

Final Ideal Australia Terbuka Terwujud

Final tunggal putra Australia Terbuka tahun ini menyajikan duel klasik sekaligus terbaik. Novak Djokovic bakal bertemu lawan bebuyutannya yakni Rafael Nadal.


Ginting Kandas, Harapan Ada di Pundak Jojo

Ginting Kandas, Harapan Ada di Pundak Jojo

''Semifinal pertama di 2019! Saya excited sekali!'' Begitu Jonatan Christie berseru sehabis menjalani laga perempat final Indonesia Masters 2019 kemarin.


Tunggal Putri Bertemu Lawan Berat Sejak Awal

Tunggal Putri Bertemu Lawan Berat Sejak Awal

Gregoria Mariska Tunjung punya memori buruk dengan Indonesia Masters. Pada debutnya tahun lalu, Jorji —demikian dia akrab disapa— langsung terhenti di babak per


Tiket Semifinal dan Final Indonesia Masters Sold Out

Tiket Semifinal dan Final Indonesia Masters Sold Out

Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap bulu tangkis sangat tinggi.


Indonesia Masters 2019, Selamat Datang di Istora

Indonesia Masters 2019, Selamat Datang di Istora

Indonesia Masters 2019 bergulir mulai hari ini di Istora, Gelora Bung Karno, Jakarta.


Kento Momota Tersingkir, Ginting Lebih Waspada

Kento Momota Tersingkir, Ginting Lebih Waspada

Laga berat akan dihadapi Anthony Sinisuka Ginting. Hari ini dia akan menghadapi Chen Long dalam perempat final Malaysia Masters 2019.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!