Sport
Share this on:

Potensi Ciptakan All Indonesian Open

  • Potensi Ciptakan All Indonesian Open
  • Potensi Ciptakan All Indonesian Open

SYDNEY - Bagi Berry Angriawan/Hardianto, ganda putra pelapis di pelatnas PP PBSI, turnamen yang mereka ikuti dalam dua minggu terakhir menjadi ujian tersendiri. Termasuk Australian Open 2018 yang berlangsung di Quaycentre, Sydney, Australia.

Berry/Harianto dan Wahyu Nayaka/Ade Yusuf menjadi dua wakil Merah Putih yang tersisa di semifinal hari ini. Kedua ganda putra Indonesia itu bahkan berpotensi menciptakan all Indonesian Open di ganda putra pada final besok.

Sebab, mereka juga merupakan unggulan pertama dan kedua pada turnamen kali ini. Syaratnya jelas, mereka harus menyingkirkan lawan masing-masing.

Berry/Hardianto akan menghadapi wakil India, Manu Attri/Reddy B. Sumeeth. Mereka belum sekalipun berjumpa pada turnamen resmi.

Sedangkan Wahyu/Ade akan meladeni pasangan peringkat 80 BWF, Yoshinori Takeuchi/Keiichiro Matsui (Jepang). Secara peringkat, Wahyu/Ade seharusnya bisa mengamankan hasil akhir. Sebab, mereka menempati ranking 42 BWF.

Berkaca dari penampilan mereka di Selandia Baru pekan lalu, Berry/Hardianto berusaha untuk tampil lebih rapi di pertahanan. “Juga untuk menyerang kami butuh lebih banyak melakukan variasi pukulan,” tulis Berry dalam pesan singkat kepada Jawa Pos tadi malam.

Pekan lalu, Berry/Hardianto mampu menembus babak final, sebelum akhirnya takluk di tangan pasangan Taiwan, Chen Hung Ling/Wang Chi-lin, 17-21, 17-21. Menurut Aryono Miranat, asisten pelatih ganda putra pelatnas, performa para pemainnya cukup stabil sejauh ini.

Aryono menjelaskan, khusus Berry/Hardianto, mereka butuh penguasaan dan kepercayaan diri yang lebih mantap. “Ini agar mereka juga bisa main lebih enjoy dan tetap fokus,” urainya.

Sedangkan bagi Ade/Wahyu yang harus absen tampil pada turnamen internasional dalam tiga bulan terakhir diakui butuh waktu untuk mencari performa terbaik mereka. Pada turnamen di Selandia Baru pekan lalu, mereka mentok di babak kedua.

“Sekarang mereka bisa in dengan performanya, salah satu penentunya saat mereka berhasil melewati babak pertama menghadapi pasangan Thailand,” bebernya. Yang dimaksud Aryono yakni, Inkarat Apisuk/Tanupat Viriyangkura.

Sebenarnya, Indonesia menempatkan 7 wakil pada kuarter final kemarin. Tetapi, Sony Dwi Kuncoro, Tommy Sugiarto, Yulia Yosephin, Yulfira Barkah/Rosyita Eka, dan Yantoni Edy/Marsheilla Gischa harus terhenti. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Revans Final Tahun Lalu
Revans Final Tahun Lalu

Berita Berikutnya

Yuni Penuhi Target Angkatan
Yuni Penuhi Target Angkatan

Berita Sejenis

Gelar Pertama Praveen/Melati

Gelar Pertama Praveen/Melati

Indonesia kembali unjuk gigi di Eropa. Hasil menggembirakan datang dari pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di Denmark Open 2019.


Minions dan Praveen/Melati Juara di Denmark

Minions dan Praveen/Melati Juara di Denmark

Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mempertahankan gelar juara ganda putra Denmark Open setelah mengalahkan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan,


Greysia/Apri Mulus, Tunggal Putri Habis

Greysia/Apri Mulus, Tunggal Putri Habis

Pasangan ganda putri andalan Indonesia, Greysia Poli/Apriyani Rahayu berhasil melangkah ke babak kedua Denmark Open 2019.



Juara Korea Open, Fajar/Rian Selamatkan Muka Indonesia

Juara Korea Open, Fajar/Rian Selamatkan Muka Indonesia

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto usai mengalahkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang), dua game langsung 21-16, 21-17, Minggu (29/9) kemarin.


Sayang, Fajar/Rian Harus Ketemu Kevin/Marcus Lagi

Sayang, Fajar/Rian Harus Ketemu Kevin/Marcus Lagi

Meski duel hari ini masih mempertandingkan babak perempatfinal, namun sektor ganda putra Indonesia sudah memastikan satu tiket semifinal Korea Open 2019.


Kevin/Marcus Jumpa Goh/Tan Lagi

Kevin/Marcus Jumpa Goh/Tan Lagi

Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil melangkah ke babak kedua, Korea Open 2019.


Indonesia Berharap Gelar Lagi di Korea Open 2019

Indonesia Berharap Gelar Lagi di Korea Open 2019

Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow gagal melangkah ke babak kedua Korea Open 2019.


16 Pebulutangkis Indonesia Turun di Korea Open 2019

16 Pebulutangkis Indonesia Turun di Korea Open 2019

Setelah menyelesaikan pertarungan di China Open 2019, tim bulu tangkis Indonesia kini kembali berburu gelar di ajang berikutnya.


Ahsan Cedera, Kevin/Marcus Juara Lagi di Cina

Ahsan Cedera, Kevin/Marcus Juara Lagi di Cina

Marcus Fernandi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih gelar juara Cina Open 2019.



Berita Hari Ini

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!