Sport
Share this on:

Priska Gagal tembus Semifinal US Open Junior

  • Priska Gagal tembus Semifinal US Open Junior
  • Priska Gagal tembus Semifinal US Open Junior

NEW YORK - Upaya petenis Indonesia Priska Nugroho untuk mendapatkan gelar Grand Slam junior pertamanya kembali gagal. Petenis muda itu harus terhenti langkahnya oleh petenis Cina Qinwen Zheng dengan skor 3-6, 3-6 pada perempat final US Open di New York, kemarin (8/9).

Berdasarkan laman resmi turnamen, Priska menghasilkan total poin 51, melakukan tiga unforced error dan tiga double fault. Sementara itu, lawannya, Zheng berhasil mengumpulkan 65 poin, tujuh ace, dan hanya satu kesalahan pada pertandingan yang berlangsung selama satu jam 23 menit itu.

Sebelum mencapai perempat final, Priska telah menumbangkan penantangnya pada babak sebelumnya, yakni Annerly Poulos (Australia), Skyler Marie Grace (AS), Adrienn Nagy (Hungaria), dan petenis unggulan ketiga Amerika Serikat Alexa Noel.

Priska yang saat ini berada di peringkat ke-26 ITF itu menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa hingga perempat final Grand Slam AS Terbuka, setelah seniornya, Christopher Rungkat tersingkir lebih awal pada putaran pertama di nomor ganda putra.

Dengan torehan yang dihasilkan itu telah menambahkan catatan prestasi Priska menjadi petenis Indonesia yang berhasil tembus perempat final dalam dua ajang level Grand Slam setelah Wimbledon pada Juli lalu.

Sebelum tampil di Flushing Meadows, New York, Priska juga telah beberapa kali mengikuti turnamen Grand Slam dalam satu tahun ini yaitu Australia Open, French Open, dan Wimbledon. Namun sejauh ini, Wimbledon dan US Open merupakan pencapaian terbaik Priska dalam sebuah turnamen Grand Slam.

Sementara itu, Pasangan Bethanie Mattek-Sands/Jamie Murray sukses mempertahankan gelar ganda campuran turnamen tenis grand slam US Open, setelah menundukkan pasangan unggulan pertama Chan Hao Ching/Michael Venus dengan skor 6-2, 6-3 pada pertandingan final yang berlangsung di Stadion Arthur Ashe, AS, Minggu dini hari WIB.

Mattek-Sands/Murray merupakan satu-satunya pasangan ganda campuran yang mampu memenangi gelar secara beruntun di US Open sejak 1982, ketika Anne Smith/Kevin Curren sukses mempertahankan gelarnya, demikian dilansir BBC.

Khusus untuk Murray, ini merupakan gelar keempatnya di US Open dalam kurun waktu empat tahun. Di ajang Grand Slam sendiri, petenis Britania ini telah mengantungi tujuh gelar. "Kami bersenang-senang di lapangan. Saya benar-benar gembira dapat kembali memenanginya," tutur Murray di lapangan.

Pasangan Mattek-Sands/Murray begitu unggul di lapangan atas lawannya. Mereka tercatat melakukan 11 unforced error, berbanding 20 unforced error yang dilakukan pasangan Chan/Venus. Demikian pula untuk pukulan winner, Mattek-Sands/Murray melepaskan 22 pukulan winner, sedangkan pasangan lawan hanya mencatatkan 16 pukulan winner.

Mattek-Sands/Murray juga begitu dominan untuk memaksimalkan kesempatan mematahkan serve lawan. Dari tujuh kali kesempatan, mereka mampu enam kali mematahkan serve lawan. Sedangkan Chan/Venus memiliki enam kesempatan break, namun hanya mampu melakukan dua break.

Mendapat dukungan dari para penonton tuan rumah, pasangan AS/Britania ini dua kali mematahkan serve lawan pada set pertama, namun pertarungan di set kedua berlangsung lebih ketat, di mana kedua tim bergantian saling mematahkan serve sebanyak empat kali.

Mattek-Sands/Murray kembali mematahkan serve lawan untuk memimpin 4-3, dan mengonversi match point pertama menjadi kemenangan ketika pukulan backhand Mattek-Sands gagal dikembalikan lawan. (ful/zul/fin)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Bawa Pulang Piala Suhandinata dan Satu Juara Dunia

Bawa Pulang Piala Suhandinata dan Satu Juara Dunia

Pencapaian gemilang didapat tim bulutangkis junior Indonesia pada ajang World Junior Championships 2019 atau Kejuaraan Bulutangkis Dunia Junior 2019.


Juara Korea Open, Fajar/Rian Selamatkan Muka Indonesia

Juara Korea Open, Fajar/Rian Selamatkan Muka Indonesia

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto usai mengalahkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang), dua game langsung 21-16, 21-17, Minggu (29/9) kemarin.


Sayang, Fajar/Rian Harus Ketemu Kevin/Marcus Lagi

Sayang, Fajar/Rian Harus Ketemu Kevin/Marcus Lagi

Meski duel hari ini masih mempertandingkan babak perempatfinal, namun sektor ganda putra Indonesia sudah memastikan satu tiket semifinal Korea Open 2019.


Kevin/Marcus Jumpa Goh/Tan Lagi

Kevin/Marcus Jumpa Goh/Tan Lagi

Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil melangkah ke babak kedua, Korea Open 2019.


Indonesia Berharap Gelar Lagi di Korea Open 2019

Indonesia Berharap Gelar Lagi di Korea Open 2019

Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow gagal melangkah ke babak kedua Korea Open 2019.


16 Pebulutangkis Indonesia Turun di Korea Open 2019

16 Pebulutangkis Indonesia Turun di Korea Open 2019

Setelah menyelesaikan pertarungan di China Open 2019, tim bulu tangkis Indonesia kini kembali berburu gelar di ajang berikutnya.


Ahsan Cedera, Kevin/Marcus Juara Lagi di Cina

Ahsan Cedera, Kevin/Marcus Juara Lagi di Cina

Marcus Fernandi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih gelar juara Cina Open 2019.


Kalahkan Sai Praneeth, Anthony Ginting Buka Asa ke Final

Kalahkan Sai Praneeth, Anthony Ginting Buka Asa ke Final

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting berhasil melangkah ke babak semifinal China Open 2019, Jumat (20/9) malam.


Tunggal Putra Hanya Tersisa Ginting

Tunggal Putra Hanya Tersisa Ginting

Tunggal Putra Indonesia, Tommy Sugiarto tak berdaya saat melawan Kento Momota pada putaran kedua China Open 2019.


Tommy Tantang Kento, Jojo Kandas di Tangan Vito

Tommy Tantang Kento, Jojo Kandas di Tangan Vito

Hasil berbeda diterima dua tunggal putra andalan Indonesia, Tommy Sugiarto dan Jonatan Christie pada babak pertama ajang China Open 2019 di Olympic Sports Cente



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!