Sport
Share this on:

PRSI Gelar Pemusatan Latihan Hingga ke AS

  • PRSI Gelar Pemusatan Latihan Hingga ke AS
  • PRSI Gelar Pemusatan Latihan Hingga ke AS

BALI - Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) terus mempersiapkan atlet-atletnya untuk mengikuti SEA Games 2019 Filipina November, mendatang. Wakil ketua umum PB PRSI Harlin Rahardjo mengaku bahwa pelatnas yang digelar oleh pihaknya sudah berlangsung sejak Juni 2019, lalu di Kolam Renang Tirta Arum, Blahkiuh, Badung, Bali.

Pelatnas diikuti12 perenang terdiri dari 10 perenang inti dan dua cadangan. Sebanyak 9 dari 10 perenang inti terdiri dari Triady Fauzi Sidiq, Aflah Fadlan Prawira, Glen Victor Sutanto, Muhammad Fahri, Farrel Armandio Tangkas, Gagarin Nathaniel Yus, Azzahra Permatahani, Nurul Fajar, Adinda Larasati Dewi.

Sementaraperenang I Gede Siman SudartawabersamaPelatih Albert C Sutanto, tengah menjalani pemusatan latihandi Virginia, Amerika Serikat. Siman mendapat arahan dari pelatih kenamaan, Sergio Lopez Miro (ex pelatih juara olimpiade Joseph Schooling dan Caeleb Dressel).

"Siman sendiri sudah lolos limit A yang ditetapkan oleh PB PRSI untuk skuad SEA Games 2019 saat kejuaraan di Hong Kong Agustus lalu," ujarnya.

Sedangkan, dua perenang cadangan yakni Ananda Treciel Vannesae Evato dan Ressa Kania Dewi.Mereka didampingi tim pelatih yakni Hartadi, David Armandoni (Perancis), Dony B.Utomo, Hendri Susanto, Herman Yus, Albert dan Felix Sutanto, Nizarudin.

Meski dinilai Harlin para perenang Indonesia mengalami perkembangan yang cukup baik, namun ujian akan tetap diberikan kepada para atlet dengan mengikuti kejuaraan sebelum SEA Games 2019.

"Pelatnas renang sudah mulai sejak Juni, dan saya cukup senang kondisi atlet sangat baik serta banyak kemajuan yang telah diperoleh para perenang pelatnas. Diatas kertas mereka sangat baik, tapi tetap kami berikan ujian di Jakarta Open," ujar Harlin, Rabu (18/9) kemarin.

Dalam kesempatan ini Harlin juga mengingatkan kepada atlet untuk tetap fokus dan serius berlatih di pelatnas, karena jika penampilannya turun bukan tidak mungkin akan digantikan para perenang nasional lain.

"Ada dua syarat yang akan lolos membela Indonesia di ajang SEA Games nanti, yakni harus peringkat 1 dan 2 nasional, serta lolos limit yang telah ditetapkan PB PRSI di tiap nomor. Pembuktian terakhir adalah ajang Jakarta Open," tegas Harlin.

"Jakarta Open jadi ajang seleksi terakhir siapa yang akan diberangkatkan ke SEA Games 2019. Ini sangat penting para atlet di pelatnas membukukan catatan waktu terbaik mereka, karena kalau gagal, besar kemungkinan diganti atlet non pelatnas," sambung Harlin.

Harlin menjelaskan, setiap perenang yang diberangkatkan ke SEA Games Filipina harus punya potensi medali. "Karena budget terbatas, skuad SEA Games kali ini kemungkinan ramping, tapi kita ingin berkualitas dan yang berangkat adalah yang punya potensi medali emas atau perak," ujarnya.

Termasuk dua perenang cadangan perempuan yang ada potensi untuk medali di nomor estafet gaya ganti putri," ungkap Harlin.

Selanjutnya para perenang pelatnas akan mengikuti training camp di Kunming, Cina sekitar bulan Oktober. "Latihan di high altitude (dataran tinggi) dengan kadar oksigen yg lebih "tipis" di Kunming bagi perenang jarak menengah dan jarak jauh bertujuan untuk meningkatkan VO2 max para perenang," tutup Harlin.

Sementara itu, pelatih timnas asal Perancis, David Armandoni mengaku telah mempersiapkan anak asuhnya untuk bisa memberikan hasil terbaik di ajang Jakarta Open, nanti.Ia berharap anak asuhnya mampu tampil maksimal dalam ajang tersebut.

"Jakarta Open sangat penting bagi atlet untuk membuktikan latihan yang sudah dijalani selama ini. Jadi mereka harus tampil maksimal jika ingin lolos ke SEA Games, karena Jakarta Open adalah seleksi terakhir menuju SEA Games," tegas David.

Disisi lain, salah satu perenang Indonesia yang menjalani pelatnas tersebut, Azzahra Permatahani mengaku tengah mempersiapkan diri untuk ajang Jakarta Open tersebut. Hal tersebut tak lepas dari tekanya yang ingin menjadi wakil Indonesia di SEA Games 2019, nanti.

"Saya sangat mempersiapkan diri untuk tampil di Jakarta Open. Tentu yang pertama saya ingin lolos dan terpilih jadi perenang Indonesia yang ke SEA Games. Selain latihan rutin, dua minggu terakhir saya juga persiapan khusus Jakarta Open seperti fisik dan berlatih 9 kali seminggu. Selain itu saya juga ingin perbaiki catatan di nomor 400 meter gaya ganti," jelas perenang muda tersebut.

Sebagaimana diketahui, dalam SEA Games 2019 nanti, cabang olahraga renang mulai dipertandingkan pada 4-9 Desember 2019. Di nomor polo air dimulai pada 26 November-1 Desember, loncat indah 6-7 Desember, dan renang perairan terbuka 10 Desember. (gie/zul/fin/tgr)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Gelar Pertama Praveen/Melati

Gelar Pertama Praveen/Melati

Indonesia kembali unjuk gigi di Eropa. Hasil menggembirakan datang dari pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di Denmark Open 2019.


Minions dan Praveen/Melati Juara di Denmark

Minions dan Praveen/Melati Juara di Denmark

Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mempertahankan gelar juara ganda putra Denmark Open setelah mengalahkan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan,


Indonesia Hanya Bawa Satu Gelar dari Ken Arok

Indonesia Hanya Bawa Satu Gelar dari Ken Arok

Indonesia hanya meraih satu gelar juara di final Indonesia Masters 2019, Minggu (6/10) kemarin.


Indonesia Berharap Gelar Lagi di Korea Open 2019

Indonesia Berharap Gelar Lagi di Korea Open 2019

Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow gagal melangkah ke babak kedua Korea Open 2019.


16 Pebulutangkis Indonesia Turun di Korea Open 2019

16 Pebulutangkis Indonesia Turun di Korea Open 2019

Setelah menyelesaikan pertarungan di China Open 2019, tim bulu tangkis Indonesia kini kembali berburu gelar di ajang berikutnya.


Juara di Aragon, Marquez Semakin Tak Terkejar

Juara di Aragon, Marquez Semakin Tak Terkejar

Pembalap Repsol HondaMarc Marquez semakin mendekati gelar juara dunia motoGP tahun ini.


Ahsan Cedera, Kevin/Marcus Juara Lagi di Cina

Ahsan Cedera, Kevin/Marcus Juara Lagi di Cina

Marcus Fernandi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih gelar juara Cina Open 2019.


Della/Rizki Hanya Perlu Fokus

Della/Rizki Hanya Perlu Fokus

Pasangan ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta sukses meraih gelar juara pada ajang Vietnam Open 2019.


Usai Bertarung Lima Set, Nadal Pastikan Grand Slam ke-19

Usai Bertarung Lima Set, Nadal Pastikan Grand Slam ke-19

Rafael Nadal kembali meraih gelar juara US Open 2019 setelah menundukkan unggulan ke empat, Daniil Medvedev 7-5, 6-3, 5-7, 4-6, dan 6-5.


Priska Gagal tembus Semifinal US Open Junior

Priska Gagal tembus Semifinal US Open Junior

Upaya petenis Indonesia Priska Nugroho untuk mendapatkan gelar Grand Slam junior pertamanya kembali gagal.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!