Sport
Share this on:

Raikkonen Bisa Jadi Kejutan

  • Raikkonen Bisa Jadi Kejutan
  • Raikkonen Bisa Jadi Kejutan

WOKING - Sudah banyak drama yang mewarnai bursa transfer pembalap Formula 1 untuk musim 2019. Kini perburuan para penggantinya juga diprediksi bakal penuh kejutan.

Dua hari lalu F1 dikejutkan dengan keputusan pensiun juara dunia dua kali Fernando Alonso. Keputusan tersebut mengejutkan karena sebelumnya justru rekan setimnya, Stoffel Vandoorne, yang diisukan tergeser dari kursi balap McLaren. Sebelum Alonso, bintang Aston Martin-Red Bull juga bikin shock karena memutuskan menyeberang ke Renault musim depan.

Hingga saat ini, dua kursi balap yang bakal ditinggal Ricciardo dan Alonso belum pasti siapa penghuninya. Meski banyak nama berseliweran, tampaknya kejutan belum berhenti. Terutama untuk pengisi kursi balap McLaren.

Nama bintang Formula 2 Lando Norris yang paling santer disebut-sebut menggantikan Alonso. Pembalap Inggris tersebut kini berada di posisi kedua klasemen pembalap F2. Norris sering dijuluki ’’The Next Lewis Hamilton’’.

Sebagaimana diketahui, Hamilton juga memulai debutnya di F1 bersama McLaren. ’’Tiga tim berusaha menggaet Lando. Tetapi, kami tidak melepas dia,’’ ucap bos McLaren Zak Brown.

Nama kedua adalah Carlos Sainz Jr. Pembalap Spanyol itu diisukan bernegosiasi dengan McLaren jauh sebelum Alonso memutuskan pensiun. Dia disebut-sebut akan menggantikan Vandoorne. Saat ini Sainz terikat kontrak dengan Red Bull, tetapi sedang dipinjamkan ke Renault.

Bisa jadi yang bakal mengagetkan adalah Kimi Raikkonen. Bos McLaren Zak Brown pernah mengatakan bahwa menempatkan dua pembalap muda dengan minim pengalaman di McLaren sangat berisiko. Terutama dalam urusan pengembangan mobil.

Nah, hingga saat ini, ujung kontrak Raikkonen dengan Ferrari juga belum jelas. Jika McLaren ingin mengganti Alonso dengan pembalap berstatus juara dunia, Raikkonen-lah yang paling tepat. Apalagi, pembalap Finlandia tersebut pernah membalap untuk McLaren selama lima musim. Yakni, pada 2002 hingga 2006. (c4/cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Dapat Pengecualian, Clarkson ke Jakarta
Dapat Pengecualian, Clarkson ke Jakarta

Berita Berikutnya

Belum Saatnya Juara Serena
Belum Saatnya Juara Serena

Berita Sejenis

Ayo, Ginting Pasti Bisa

Ayo, Ginting Pasti Bisa

Untuk pertama kalinya, sejak Asian Games 2018, Anthony Sinisuka Ginting berhasil menembus semifinal Tiongkok Open 2018.


Giorgi Lumat Unggulan Utama

Giorgi Lumat Unggulan Utama

Ini menjadi kejutan terbesar yang dibuat petenis Italia Camila Giorgi sepanjang karir.


Jojo Tumbang, Ginting Melenggang

Jojo Tumbang, Ginting Melenggang

Kejutan terjadi di Tiongkok Open 2018. Pada babak 16 besar kemarin (20/9), unggulan pertama tunggal putra asal Denmark, Victor Axelsen tumbang di tangan Anthony


Juara Hyderabad Open Tumbang Lebih Awal

Juara Hyderabad Open Tumbang Lebih Awal

Kejutan berlangsung di turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2018.


Hayward Comeback!

Hayward Comeback!

Para pendukung Boston Celtics akhirnya bisa bernafas lega.


Raikkonen Bikin Wartawan Ger-geran

Raikkonen Bikin Wartawan Ger-geran

Kimi Raikkonen benar-benar menjadi bintang di Singapura.


De La Hoya Ingin Jadi Presiden

De La Hoya Ingin Jadi Presiden

Di tengah persiapan menghelat duel akbar kelas menengah antara Gennady Golovkin kontra Saul Canelo Alvarez.


Enam Emas Antar Ikee Jadi MVP

Enam Emas Antar Ikee Jadi MVP

Untuk kali pertama dalam sejarah Asian Games, gelar atlet terbaik alias most valuable player (MVP) jatuh pada atlet perempuan.


Kuartet Indonesia Ukir Prestasi Terbesar Sejak 1966

Kuartet Indonesia Ukir Prestasi Terbesar Sejak 1966

Kejutan terjadi di hari penutupan cabang olahraga atletik pada Asian Games 2018 tadi malam (30/8).


Minimal Bisa Tambah Tiga Emas

Minimal Bisa Tambah Tiga Emas

Bagi Indonesia pencak silat jadi cabor yang paling moncer di Asian Games 2018. Pantas saja bila disebut demikian.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!