Sport
Share this on:

Rio Tambah Kekuatan Trek

  • Rio Tambah Kekuatan Trek
  • Rio Tambah Kekuatan Trek

JAKARTA - PB ISSI mengeluarkan keputusan yang cukup berani. Yakni menempatkan Rio Akbar, salah satu rider BMX pelatnas tampil di nomor trek pada Asian Games 2018 mendatang. Pilihan tersebut muncul agar tenaga Rio bisa dimaksimalkan. Sebab, dia tersisih dari persaingan skuad BMX putra Indonesia.

Itu setelah tim pelatih menempatkan I Gusti Bagus Saputra dan Tony Syarifudin sebagai rider utama di nomor BMX. Dadang Harries Purnomo, pelatih kepala balap sepeda pelatnas menerangkan bahwa, keputusan tersebut tidak mendadak. “Sejak awal, Rio sudah masuk long list, melihat potensi dia, sayang kalau cuma jadi cadangan,” terangnya.

Namun, BMX dan nomor trek cenderung berbeda teknisnya. Salah satu yang mendasar adalah sirkuit yang digunakan. Namun, satu poin positif yang menjadi andalan Rio adalah daya ledak dia sebagai rider BMX cukup bermanfaat saat digunakan tampil di nomor trek.

Secara teknis, Rio butuh adaptasi lebih lanjut untuk nomor barunya tersebut. Rencananya, dia akan turun di nomor team sprint putra. Opsi pembalap yang akan menjadi partner dia adalah Ahmad Aditya dan Puguh Admadi. “Kalau melihat potensi Rio, dia rencana kami tempatkan sebagai pembalap pertama,” terang Nurochman, pelatih nomor trek pelatnas.

Di sisa waktu yang ada, Nurochman menitikberatkan persiapan Rio di sisi penguasaan trek Jakarta International Velodrome di Rawamangun. “Ini penting karena Rio dasarnya memang bukan atlet trek,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, Rio Akbar merupakan pembalap muda Indonesia potensial di nomor BMX. Sayangnya, menjelang penentuan akhir skuad BMX, dia mengalami cedera paha kanan yang membuat dia harus tertinggal dari Bagus dan Tony pada Seleksi terakhir.

Bahkan, tahun ini, dia merengkuh gelar pada Kejuaraan BMX Asia 2018 yang berlangsung di Thailand. Dengan usia yang relatih muda, 22 tahun, Rio menjadi aset masa depan balap sepeda Indonesia. Baik di nomor BMX ataupun trek pada multievent selanjutnya. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Ducati Dobel Podium di Brno
Ducati Dobel Podium di Brno

Berita Berikutnya

Realistis dengan Target 10 Besar
Realistis dengan Target 10 Besar

Berita Sejenis

Rio Haryanto kembali Balapan

Rio Haryanto kembali Balapan

Pebalap Formula 1 pertama asal Indonesia, Rio Haryanto akhirnya secara resmi bakal kembali turun ke lintasan.


Minimal Bisa Tambah Tiga Emas

Minimal Bisa Tambah Tiga Emas

Bagi Indonesia pencak silat jadi cabor yang paling moncer di Asian Games 2018. Pantas saja bila disebut demikian.


Semampunya di Balapan Kandang

Semampunya di Balapan Kandang

Tentu saja, ketika membeli sirkuit ini dan menamainya Red Bull Ring, Dietrich Mateschitz beharap balapan Formula 1 di trek Austria.


Di Asian Games, Jepang Turunkan Tim Juara

Di Asian Games, Jepang Turunkan Tim Juara

Kekuatan tim Jepang menjadi fenomena tersendiri pda persaingan bulu tangkis dunia.


Mercedes Belum Tersentuh, Red Bull Berharap Kualifikasi Basah

Mercedes Belum Tersentuh, Red Bull Berharap Kualifikasi Basah

Sesi latihan bebas hari pertama GP Australia langsung menunjukkan kekuatan sebenarnya tim-tim papan atas Formula 1.


Schwartzman Angkat Piala di Rio

Schwartzman Angkat Piala di Rio

Petenis Argentina Diego Schwartzman mengakhiri penantiannya untuk kembali mengangkat piala.


Iron Man Tambah Emas Tuan Rumah

Iron Man Tambah Emas Tuan Rumah

Tampil dengan menggunakan helm tokoh super hero kesayangannya, Iron Man, atlet skeleton putra Korea Selatan (Korsel), Yun Sung-bin membuat suporter bergemuruh.


Cuaca Buruk Kacaukan Jadwal Pertandingan

Cuaca Buruk Kacaukan Jadwal Pertandingan

Angin kencang dengan kekuatan 30 mph atau 48,2 km/jam membuat panitia Olimpiade Musim Dingin 2018 kemarin menunda pertandingan Alpine Skiing.


Honda, Yamaha, dan Ducati Tambah Cepat

Honda, Yamaha, dan Ducati Tambah Cepat

Hari kedua uji coba pra musim MotoGP 2018 di Sepang, Malaysia kemarin mulai menampakkan potensi masing-masing tim pabrikan.


Mobil Tambah Kencang, Jaminan Musim Depan Lebih Seru

Mobil Tambah Kencang, Jaminan Musim Depan Lebih Seru

Dengan mobil yang lebih kencang, ternyata tak menambah seru secara signifikan balapan Formula 1 tahun ini.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!