Sport
Share this on:

Rizki Kembali Diduetkan dengan Della

  • Rizki Kembali Diduetkan dengan Della
  • Rizki Kembali Diduetkan dengan Della

JAKARTA - Rizki Amelia Pradipta dan Della Destiara Haris rencananya akan kembali diduetkan setelah Piala Sudirman. Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Pelatih Ganda Putri Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Eng Hian.

Menurut Eng Hian, wacana itu tak lepas dari upanya untuk mencari pendamping Greysia Polli/Apriyani Rahayu pada Olimpiade 2020 Tokyo. Seperti diketahui, Greysia Polii/Apriyani Rahayu hampir dipastikan akan menjadi salah satu kandidat ganda putri pertama dari Indonesia yang menuju jalur Olimpiade 2020.

Hal itu lantaran kestabilan mereka yang terus berada di posisi lima besar dunia. Tak hanya Greysia/Apriyani, Rizki/Della juga sempat menjadi kandidat terkuat untuk mengisi slot ganda putri kedua dari Tanah Air untuk di ajang paling bergengsi di dunia tersebut.

Namun sayang, performa Rizki/Della masih belum konsisten, lantaran penampilannya masih pasang surut. Alhasil, Eng Hian memisahkan keduanya untuk sementara waktu. Rizki dipasangkan dengan Ni Ketut Mahadewi Istarani, sementara Della bersama Tania Oktaviani Kusumah dan pernah pula bersama Virni Putri.

Eng mengaku bahwa dirinya memberi target kepada Rizki/Ketut untuk bisa tampil baik di sejumlah turnamen tersebut hingga dimulainya penghitungan poin jelang olimpiade di New Zealand Open 2019 pada akhir April ini. Namun, hasilnya belum memenuhi ekspetasi yang Eng Hian inginkan.

"Untuk ke Olimpiade, saya terus terang, sampai saat ini masih punya satu gambaran yaitu Greysia/Apriyani, lainnya jujur masih belum ada kepastian," ungkap Eng seperti dikutip situs resmi PBSI, Senin (15/4) kemarin.

"Kemungkinan Rizki/Della akan balik lagi (berpasangan) itu ada, akan ditentukan setelah Piala Sudirman nanti," sambung Eng.

Selain itu, Eng Hian mengakui bahwa nama Rizki/Della juga sudah tercatat dalam daftar pemain yang akan bertanding di kejuaraan Badminton Asia Championships 2019 (BAC) yang bakal dimainkan di Wuhan, Tiongkok, pekan depan. Setelah itu, Della/Rizki akan kembali bermain bersama pada New Zealand Open 2019.

New Zealand Open 2019 menjadi turnamen pertama dalam penghitungan poin kualifikasi menuju Olimpiade Tokyo 2020. Menuurut Eng, ajang itu akan dijadikan sebagai ujian dan evaluasi terakhir sebelum dirinya memutuskan siapa yang nantinya dipasangkan untuk mengejar poin untuk Olimpiade 2020 Tokyo.

"Di BAC dipasangkan lagi karena rangking mereka, dan New Zealand karena lanjutan setelah BAC. Di rangking poin mereka masih kehitung, sekalian untuk ujian, evaluasi terakhir sebelum ambil keputusan," terang Eng.

Terkait stamina Rizki dan Della untuk menghadapi ajang BAC dan New Zealand Open 2019 lantaran sebelumnya telah menjalani empat turnamen berturut turut, seperti Ong Yun Kai Cup, India Open, Malaysia Open dan Singapore Open 2019, Eng mengaku bahwa anak asuhnya sudah memiliki komitmen untuk bisa tampil baik.

"Memang capek. Semua juga capek, apalagi buat Rizki/Ketut yang saya tuntut untuk menunjukkan performance di turnamen yang agak banyak karena ada alasannya, mau kejar rangking untuk Olimpiade. Dari awal sudah komitmen dan ada konsekuensi," tutur Eng.

Lebih lanjut, Eng juga tak bisa memungkiri bahwa akan ada kejenuhan dari anak asuhnya. Namun, ia memastikan rasa jenuh itu akan hilang dengan sendirinya jika para pemain memang bersungguh-sungguh untuk bisa mengejar prestasi.

"Namanya jenuh ya pasti jenuh, kalau mereka berpikir untuk mengejar prestasi, seharusnya tidak ada jenuhnya. Ini yang masih terus saya gali, Rizki terutama, waktu sama Della juga naik turun, sama Ketut pun begitu, masih naik-turun. Kalau lagi bagus bisa bagus sekali, kalau turun, turun sekali," jelas Eng.

Sebagai informasi, saat ini Rizki/Della merupakan ganda putri terbaik kedua di Indonesia. Pasalnya, mereka kini berada di peringkat 16 dunia yang merupakan peringkat ganda putri Indonesia tertingi setelah Greysia/Apriyani yang kini berada menempati posisi kelima. Berpasangan dengan Ketut, Rizki juga mengukir prestasi cukup baik dengan menduduki peringkat 18 dunia.

Namun, untuk bisa mengamankan tiket Olimpiade di sektor ganda putra, masing-masing negara khususnya, Indonesia harus menempatkan dua wakilnya beradap di peringkat delapan dunia. Sedangkan di sektor tunggal, tiap negara bisa mengirim dua wakil jika para pemain tersebut ada di peringkat 16 besar dunia. Nantinya untuk masing-masing sektor, tiap negara hanya boleh mengirim maksimal dua wakil. (gie/fin/zul/wsa)

Berita Sebelumnya

Indonesia Pulang Tanpa Gelar
Indonesia Pulang Tanpa Gelar

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Hamilton Tercepat di Free Practice GP Monaco

Hamilton Tercepat di Free Practice GP Monaco

Pembalap Mercedes AMG Lewis Hamilton kembali menebar ancaman serius bagi pembalap lainnya di GP Monaco.


Lorenzo Kesusahan, Marquez Kembali Menekannya

Lorenzo Kesusahan, Marquez Kembali Menekannya

Pembalap Repsol Honda Jorge Lorenzo dalam tekanan yang luar biasa. Musim ini, adalah musim terburuk bagi pembalap asal Spanyol tersebut.


Mercedes Tak Yakin di GP Monaco

Mercedes Tak Yakin di GP Monaco

Bos Mercedes AMG yaitu Toto Wolff pesimistis timnya kembali dominan di GP Monaco mendatang.


Juara di Le Mans, Marquez Makin Pede

Juara di Le Mans, Marquez Makin Pede

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez kembali naik podium saat menjadi yang tercepat di MotoGP seri GP Prancis di Sirkuit Le Mans, Prancis, Minggu (19/5).


Inggris Sudah, Selanjutnya Denmark

Inggris Sudah, Selanjutnya Denmark

Tim Piala Sudirman Indonesia menaklukan Inggris dengan skor 4-1 di pertandingan pertama Grup 1B Piala Sudirman 2019 di Nanning, China, Minggu (19/5).


Bentrok Suporter Coreng Pembukaan Liga 1

Bentrok Suporter Coreng Pembukaan Liga 1

Sepak bola Indonesia kembali tercoreng atas ulah suporter yang rusuh di saat pertandingan berlangsung.


Mercedes Kembali Cepat, Ferrari Masih Kacau

Mercedes Kembali Cepat, Ferrari Masih Kacau

Pembalap Mercedes Valtteri Bottas kembali mendominasi tes resmi di sirkuit Catalunya, Barcelona, Selasa (13/5) lalu.


Zandvoort Masuk Kalender F1 Musim Depan

Zandvoort Masuk Kalender F1 Musim Depan

Setelah tertidur selama 35 tahun, Sirkuit Zandvoort di Belanda akhirnya kembali akan menggelar balap Formula 1 selama tiga musim mulai 2020 mendatang.


BOPI Beri Lima Rekomendasi untuk Penyelenggaraan Liga 1

BOPI Beri Lima Rekomendasi untuk Penyelenggaraan Liga 1

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menggelar pertemuan dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB), dua perwakilan klub, dan Asosisasi Pesepak Bola Indonesia (


Diego Godin Hampir Pasti ke Inter Milan

Diego Godin Hampir Pasti ke Inter Milan

Musim ini, Inter Milan gagal bersaing dengan Juventus dan Napoli di Serie A.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!