Sport
Share this on:

Rockets Bisa Jadi Mimpi Buruk Warriors

  • Rockets Bisa Jadi Mimpi Buruk Warriors
  • Rockets Bisa Jadi Mimpi Buruk Warriors

HOUSTON - Duel Golden State Warriors kontra tuan rumah Houston Rockets di Toyota Center kemarin bisa jadi adalah gambaran final wilayah barat musim ini. Sebab, sampai saat ini kedua tim tersebut adalah yang terbaik di sana.

Rockets membuktikan bahwa mereka ancaman nyata untuk sang juara bertahan untuk menembus final NBA keempat kali secara beruntun. Kemarin, James Harden dkk melibas Warriors 116-108.

Hasil ini sekaligus membuat tim asuhan Mike D'Antoni tersebut punya rekor 2-1 atas Warriors musim ini. Selain itu, Rockets juga sukses memutus rantai 14 kemenangan away beruntun milik Warriors. Meski begitu, tim asuhan Steve Kerr tersebut masih memimpin wilayah barat dengan rekor 37-10. Rockets sendiri punya rekor 32-12.

''Kemenangan beruntun yang fantastis. Mengecwakan memang ini harus berakhir,” ucap Kerr dilansir ESPN. ''Tapi kami memang tidak layak menang malam ini. Banyak kesalahan sendiri yang kami buat,” tambahnya.

Warriors memang tampil tidak sepanas biasanya. Stephen Curry kemarin total hanya mengemas 19 poin. Presentase tembakannya melempem dengan hanya melesakkan 5 dari 15 percobaan tembakan tiga angka.

Field goalnya juga tidak kalah jelek dengan hanya mengemas 6 dari 20 kali percobaan. Sepanjang karir Curry di NBA, dia hanya enam kali melesakkan enam tembakan pada minimal 20 kali percobaan. ''Saya tidak memiliki visi yang baik di lapangan. Saya bertanggung jawab atas penampilan buruk ini,” ucap Curry.

Di lain sisi, kehadiran Chris Paul benar-benar menjadi sosok pembeda dalam skuad Rockets kala menghadapi Warriors tahun ini. Kehadiran CP3, julukannya, benar-benar meringankan beban bintang utama James.

Mantan bintang Los Angeles Clippers itu kemarin memborong 33 poin dan 11 rebound. Kombinasinya dengan Harden total menghasilkan 55 poin, 15 assist, dan 13 rebound untuk Rockets.

''Dia (Paul) dalah pemenangnnya. Dia yang membuat kami menang,” ucap D'Antoni mengomentari Paul. (irr/nur/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Samator Bangkit di Laga Pemungkas
Samator Bangkit di Laga Pemungkas

Berita Sejenis

Kevin: Service Judge Suruh Main Badminton Dulu!

Kevin: Service Judge Suruh Main Badminton Dulu!

Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo benar-benar tak bisa menerima kekalahannya oleh ganda Thailand Kittisak Namdash/Nipitphon Phuangphuapet.


Tekuk Malaysia, Santai Lawan Prancis

Tekuk Malaysia, Santai Lawan Prancis

Setelah menjalani laga yang berat, tim Uber Cup Indonesia akhirnya bisa mengalahkan Malaysia dengan skor 3-2 kemarin (21/5).


Rockets Lolos Ke Semifinal

Rockets Lolos Ke Semifinal

LeBron James selalu datang di saat yang tepat.


Ferrari Bisa Juara Tahun Ini

Ferrari Bisa Juara Tahun Ini

Pasca menyapu bersih kemenangan di dua balapan pertama, Ferrari mulai digadang-gadang mampu mencuri gelar juara musim ini.


Berat, Langkah Samator ke Final Four

Berat, Langkah Samator ke Final Four

Final four putaran kedua Proliga 2018 di GOR Sritex Arena, Solo, hari ini hingga 8 April mendatang dipastikan akan jadi laga panas.


Fajar/Rian Berpeluang Jadi Ganda Ketiga

Fajar/Rian Berpeluang Jadi Ganda Ketiga

Pasangan ganda putra nomor satu dunia Marcus Gideon Fernaldi/Kevin Sanjaya Sukamuljo sudah pasti menjadi ganda pertama di Thomas Cup 2018.


Di Bahrain, Ferrari Bisa Lebih Kencang

Di Bahrain, Ferrari Bisa Lebih Kencang

Kemenangan Ferrari di GP Australia menyalakan alarm peringatan bagi Mercedes.


Crutchlow Anggap Zarco Tak Layak ke Honda

Crutchlow Anggap Zarco Tak Layak ke Honda

Belum juga kosong, kursi balap milik Daniel Pedrosa di Repsol Honda sudah jadi buruan.


Honda Maju Pesat, Marquez Bisa Tidur Nyenyak

Honda Maju Pesat, Marquez Bisa Tidur Nyenyak

Andrea Dovizioso boleh menang pada MotoGP Qatar. Namun, Marquez yang finis hanya beberapa sentimeter di belakang bintang Ducati.


Gagal Jadi Nomor 1 Lagi

Gagal Jadi Nomor 1 Lagi

Keinginan petenis nomor dua dunia Caroline Wozniacki merampas mahkota ranking satu dunia milik Simona Halep melalui Indian Wells Masters gagal terwujud.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!