Sport
Share this on:

Rossi Mulai Berumur, Yamaha Telat Panas

  • Rossi Mulai Berumur, Yamaha Telat Panas
  • Rossi Mulai Berumur, Yamaha Telat Panas

SILVERSTONE - Rider Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi merasakan ada gebrakan positif dari tim Yamaha MotoGP di musim ini. Itu dirasakanya setelah tim pabrikan Jepang itu membuat serangkaian peningkatan mesin dalam upaya mengejar ketertinggalan dari pabrikan lain.

Hal itu diakui Rossi dalam peningkatan performanya musim ini. Ia mengakhiri paruh pertama musim 2019 dengan hasil yang mengecewakan. Tiga kali gagal finis (DNF) secara berturut-turut. Perolehan terbaiknya hanya finish kedelapan di race Sachsenring, Jerman, Juli lalu.

Kegagalan itu melengkapi catatan Rossi yang tidak pernah menang dalam 30 seri sejak terakhir kali memenangi MotoGP Belanda 2017. Setelah liburan panjang, rider Italia merasakan hal yang baru dengan sepeda motornya. Ia mengawali paruh kedua dengan penampilan impresif. Finis keenam dan keempat masing-masing di Brno dan Red Bull Ring, Austria.

Dilansir dari Crash, Rossi menuturkan, sepeda motor Yamaha YZR-M1 yang ditungganginya mengalami peningkatan akselarasi pada paruh kedua musim ini. Artinya, problem akselarasi yang selama ini dikeluhkanya sejak race Qatar sedikit demi sedikit diperbaki.

"Yamaha mulai ada kemajuan pada masalah utama mereka, yakni akselerasi," paparnya.

Ia mengaku senang, meski belum meraih performa terbaik di atas motor Yamaha M1-nya. "Saya cukup senang bisa melalui paruh kedua musim ini dengan hasil yang lumayan. Berbanding terbalik dengan paruh pertama Yamaha yang sangat negatif, katanya. Saya melihat, Yamaha mulai melakukan pebekerja lebih keras dan lebih baik untuk M1," imbuhnya.

Dalam race Silverstone minggu depan, Rossi dan Yamaha mulai melakukan koordinasi untuk memaksimalkan kerja rider dan motornya. Seperti di bagian elektronik dan akselerasi yang telah diubah sedemikian rupa.

"Di sana (Silverstone, Red.) kami harus berlari cepat. Kami paham ada Andrea Dovizioso dan Marc Marquez lebih cepat dari kami, tetapi ini adalah cara yang baik untuk memulai," harap rider yang akrab disapa The Doctor.

Kendati demikian, Rossi mengatakan Yamaha tengah berlari cepat mengejar ketertinggalan. Namun, faktor umum bisa saja menggeser kemampuanya mengikuti arah tim. Ini mengingat ia sudah 40 tahun dan mungkin tak punya banyak waktu lagi, karena mungkin sudah mendekati masa pensiun.

"Saya masih punya semangat tinggi ingin kembali mendapat hasil paling maksimal," paparnya.

Dilansir dari Tuttomotoriweb.com, kepala teknisi Rossi di Monster Energy Yamaha, Silvano Galbusera Galbusera mengakui Rossi susah untuk meninggalkan jok sepeda motornya. Ia optimistis jika tahun ini sang anak emas gagal meraih gelar juara dunianya, musim depan adalah kesempatan meraih gelar yang kesepuluhnya.

"Kemampuannya belum habis, dia masih seperti dulu," paparnya. "Namun, masalahnya ada pada kami. Apakah kami bisa memberinya motor yang tepat untuknya," imbuhnya.

Meski tahun ini gelar sulit didapat, Galbusera lebih mencari hasil positif Rossi dan The Doctor bisa meraih apa yang menjadi impiannya."Bagaimanapun juga, saya optimis dan yakin bahwa kami dapat melakukannya," tandasnya.

Ya, harapan itu memang masih ada meski jauh dari genggaman. Dalam race Spielberg, The Doctor gagal naik podium. Ia tak mampu mengejar Marc Marquez (Repsol Honda) dan juga Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati). Ironisnya, pemilik Nomor 46 dikangkangi oleh pembalap rookie Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) yang mampu finis di urutan ketiga di lap terakhir. (fin/zul/tgr)

Berita Sebelumnya

Trek Silverstone Masih Diragukan
Trek Silverstone Masih Diragukan

Berita Berikutnya

Tiga Tunggal Putra Merah Putih Mulus
Tiga Tunggal Putra Merah Putih Mulus

Berita Sejenis

Quartararo Lewati Rekor Pedrosa

Quartararo Lewati Rekor Pedrosa

Rider Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo tampil impresif di latihan resmi (FP2) MotoGP seri Malaysia 2019, kemarin.


Marquez Semakin Tak Terkejar

Marquez Semakin Tak Terkejar

Seri Australia menjadi balapan yang tak terlupakan bagi rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales.


Arsenal Mulai Temukan Formulasi Terbaik

Arsenal Mulai Temukan Formulasi Terbaik

Arsenal baru saja menang dengan skor fantastis. Ya, The Gunners (julukan Arsenal) menang 4-0 atas Standard Liege di Emirates Stadium, Jumat (4/10) kemarin.


Kallio Gantikan Zarco, Oliveira Punya Kesempatan

Kallio Gantikan Zarco, Oliveira Punya Kesempatan

Test rider KTM, Mika Kallio akhirnya menggantikan pembalap Prancis, Johann Zarco di Red Bull KTM Factory Racing mulai seri Aragon pekan lalu.


DBL Academy Mulai Rambah Jogjakarta

DBL Academy Mulai Rambah Jogjakarta

Setelah berhasil mengembangkan dua sekolah basket di Surabaya, Senin (2/9) kemarin, DBL Indonesia secara resmi membuka satu fasilitas baru di kota Jogjakarta.


Gegar Otak Ringan, Quartararo Tercepat di Latrihan Resmi Perdana

Gegar Otak Ringan, Quartararo Tercepat di Latrihan Resmi Perdana

Pencinta MotoGP dibuat kebingungan oleh kelakuan rider Petronas Yamaha, Fabio Quartararo. Cedera kepala yang membuatnya geger otak ringan tak membuat pembalap P


Dovi Alami Geger Otak Ringan

Dovi Alami Geger Otak Ringan

Pembalap Ducati Andrea Dovizioso harus mendapat sejumlah perawatan di rumah sakit usai menabrak pembalap Petronas Yamaha Fabio Quartararo di race MotoGP Inggris


Quartararo Tercepat, Rossi Tercecer

Quartararo Tercepat, Rossi Tercecer

Rider Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo menjadi yang tercepat dalam Latihan Bebas kedua (FP2) MotoGP Inggris, Jumat (23/8) siang.


Rossi Menyukai Tantangan Balapan di Silverstone

Rossi Menyukai Tantangan Balapan di Silverstone

Pembalap Yamaha Valentino Rossi mulai mempersiapkan diri jelang gelaran MotoGP Inggris akhir pekan ini.


Kapan Ferrari Angkat Tropi Lagi?

Kapan Ferrari Angkat Tropi Lagi?

Dua belas seri berlalu, namun Ferrari belum pernah mengangkat trofi juara hingga balapan Formula 1 mengambil jeda musim panas setelah GP Hungaria pada awal bula



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!