Sport
Share this on:

Semakin Ketat, Proliga Hanya Sisakan Dua Tempat

  • Semakin Ketat, Proliga Hanya Sisakan Dua Tempat
  • Semakin Ketat, Proliga Hanya Sisakan Dua Tempat

PALEMBANG - Empat tim dipastikan lolos final four setelah seri II putaran kedua Proliga 2018 di PSCC, berakhir. Dari tim putra ada Jakarta Pertamina Energi dan Palembang Bank SumselBabel.

Sedangkan tim putri yakni Jakarta Pertamina Energi, dan Bandung Bank BJB Pakuan. Secara berurutan mereka menempati posisi pertama dan kedua di klasemen. Sehingga masing-masing menyisakan dua tempat di putaran empat besar itu.

Palembang Bank SumselBabel sendiri memastikan tempat setelah menang lawan Bekasi BVN. Hal ini membuat mereka duduk sebagai runner-up klasemen dan mengantungi 13 poin. Sementara, BVN sebagai juru kunci klasemen masih memiliki peluang lolos.

Mereka meraih 4 poin dengan menyisakan dua pertandingan, “Kami menargetkan menang di Bandung. Kami lemah karena absennya Kitsada Somkane, pemain asing kami dari Thailand. Dia akan hadir di seri terakhir,” ucap asisten pelatih BVN Chairil Mufti optimis.

Surabaya Bhayangkara Samator harus menyapu bersih dua laga sisa jika ingin memantapkan diri lolos final four. Saat ini tim asuhan Ibarsja Djanu Tjahjono mengoleksi 8 poin. Manajer tim Hadi Sampurno berusaha realistis dengan kondisi tim sekarang.

”Minimal kami harus bisa menang dengan tiga poin di dua laga sisa,” ucapnya. Kurang padunya pemain asing Yosvani Gonzales Nicolas dan Toiran dengan pemain lokal masih menjadi masalah. Nicolas yang berposisi sebagai setter belum mampu memberikan bola manja untuk spiker Surabaya Bhayangkara Samator.

Sedangkan, Toiran yang diharapkan mampu menambah daya gedor dan memperkokoh blok tim belum tampil sesuai harapan. Ditambah, usai seri II putaran kedua lalu, dia mengalami cedera punggung meski tidak terlalu parah.

”Kami masih lemah di blok. Ketika pemain asing lawan melakukan spike keras, kami seolah tidak mampu menahan,” ungkapnya.

Padahal, selama latihan, penampilan Nicolas dan Toiran sangat baik. namun, ketika berbanding malah berbanding terbalik 180 derajat. ”Kami tentu akan evaluasi demi tampil di final four,” tandas Hadi. Sebab, kualitas pemain asing sangat memengaruhi mental pemain lokal saat bertanding di lapangan.

Gelaran Seri II putaran kedua di PSCC, Palembang, ini sebenarnya memberikan banyak kejutan terutama di tim putri. Seperti Bandung Bank BJB Pakuan yang menginginkan juara Proliga putaran kedua. Ia sanggup melibas tim yang belum sekalipun merasakan kekalahan, Jakarta Pertamina Energi, sehingga ia menjadi pemuncak klasemen putaran kedua.

Begitu pula tim putri Jakarta BNI Taplus. Meski sebelumnya kalah melawan Jakarta PGN Popsivo Polwan, mereka mampu balas dendam. Open spiker anyar Popsivo yang didatangkan dari Venezuela, Perez Rodriguez Mariangel del Carmen, belum mampu membawa Popsivo bangkit.

Tim asuhan pelatih asal Thailand, Apichat Kongsawat, itu hanya sanggup memberi perlawanan di set pertama. Sebaliknya, kedatanganspikerasal Tiongkok Xu Ruoya sejak seri I putaran kedua itu memberi kontribusi positif kepada tim.

“Anak-anak bermain lepas sehingga dapat menguasai pertandingan. Bila sebelumnya kami lemah di receive sehingga lawan mudah menyerang, kini kami sudah perbaiki,” ucap asisten pelatih BNI Taplus Rastoni.

Tim yang dinahkodai pelatih timnas, Risco Herlambang itu memang mau tak mau harus memetik kemenangan. Posisi mereka yang kini di nomor lima klasemen, masih belum aman untuk final four.

Empat tim putri memang masih akan memperebutkan dua tempat di final four. Mereka adalah Jakarta Elektrik PLN, Jakarta PGN Popsivo Polwan, Jakarta BNI Taplus, dan Gresik Petrokimia. Bekasi BVN telah tereliminasi sejak akhir putaran pertama, karena tak berhasil mencetak satu kemenangan pun.

Petro sendiri sebenarnya kecil kemungkinan untuk lolos. Dua pertandingan yang tersisa, mereka akan menghadapi laga berat bertemu Jakarta Pertamina Energi dan Jakarta PGN Popsivo Polwan. Dalam pertemuan sebelumnya, tim asuhan Victor Laiyan ini hanya sanggup menang lawan Popsivo.

“Tiga tim akan bersaing ketat. Kami akan fokus berbenah diri untuk bertemu Popsivo nanti. Kalau lawan Pertamina, kami tahu diri. Kemarin lawan BJB saja sudah ketakutan,” kata asisten pelatih Jakarta Elektrik PLN, Abdul Munib.

Dua hal yang akan ia benahi adalah soal servis dan receive. Sebelumnya, lawan BNI Taplus, Elektrik PLN menang. Namun, kehadiran pemain asing BNI Taplus Xu Ruoya ini yang menjadikan pertandingan sulit diprediksi. (amb/han/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dua Pasangan Indonesia Tembus ke Semifinal

Dua Pasangan Indonesia Tembus ke Semifinal

Dua di antara lima wakil Indonesia memastikan tiket semifinal Jepang Open 2018. Hari ini lawan tangguh sudah menunggu mereka di Musashino Forest Sports Plaza.


Selanjutnya Khan Ingin Pacquiao

Selanjutnya Khan Ingin Pacquiao

Koaran petinju Kolombia Samuel Vargas yang akan merusak momen comeback Amir Khan di atas ring ternyata hanya angin lalu.


Pelatnas Balap Sepeda Jalan Terus

Pelatnas Balap Sepeda Jalan Terus

Kegembiraan meraih dua emas di Asian Games harus disudahi oleh para atlet balap sepeda. Pekan ini, mereka harus kembali menjalani pelatnas di Jakarta.


Ducati Kuasai FP2

Ducati Kuasai FP2

Dua pembalap Ducati Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo menguasai latihan bebas kedua (FP2) GP San Marino di sirkuit Misano kemarin.


Alonso Geber Indycar Lagi

Alonso Geber Indycar Lagi

Jeda dua minggu balapan Formula 1 dimanfaatkan Fernando Alonso untuk melakukan tes balapan Indycar bersama tim Andretti Autosport.


Langsung Ngebut Pelatnas di Jogja

Langsung Ngebut Pelatnas di Jogja

Meraih tiga emas, dua perak, dan satu perunggu di Asian Games 2018 tidak membuat skuad panjat tebing Indonesia bersantai.


Ferrari: Mercedes Sangat Tertekan

Ferrari: Mercedes Sangat Tertekan

Kemenangan Sebastian Vettel di GP Belgia Minggu kemarin membuat Ferrari semakin percaya diri.


Lindswell Pensiun usai Raih Emas

Lindswell Pensiun usai Raih Emas

Dua edisi Asian Games sudah dilewati seorang Lindswell Kwok, selama itu pula dia belum mendulang medali emas di nomor andalannya taijijian/taijiquan putri.


Korsel Dua Level di Atas Indonesia

Korsel Dua Level di Atas Indonesia

Seperti dugaan sebelumnya, center Korea Selatan (Korsel), Ricardo Preston Ratliffe menjadi monster yang menakutkan bagi timnas Indonesia.


Lorenzo Juara, Marquez Semakin Tak Terkejar

Lorenzo Juara, Marquez Semakin Tak Terkejar

Ducati dengan susah payah mempertahankan statusnya sebagai Raja Red Bull Ring tadi malam.



Berita Hari Ini

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!