Sport
Share this on:

Semua Bisa Terjadi di Buriram

  • Semua Bisa Terjadi di Buriram
  • Semua Bisa Terjadi di Buriram

BURIRAM - Pembalap Ducati Andrea Dovizioso mengakui balapan GP Thailand di sirkuit Chang International akhir pekan ini bakal sulit diprediksi. Cuaca yang diperkirakan panas menyengat saat race juga dia sebut sebagai faktor penting yang menentukan hasil lomba.

Dovizioso saat ini menduduki posisi kedua klasemen pembalap. Jaraknya dengan pemuncak klasemen yakni pembalap Repsol Honda Marc Marquez sudah mencapai 72 poin. Marquez berada di peringkat pertama dengan 246 poin. Dovi berada di posisi kedua dengan 174 poin.

Dengan cuaca yang terik, pemilihan jenis ban juga penting di GP Thailand yang memainkan 27 lap ini. “Sepeda motor akan sangat panas nanti. Ini membuat semuanya lebih sulit,” ucap Dovi, sapaan akrab Dovizioso dilansir Crash.

Sepanjang balapan musim ini, Dovi kerab bersaing secara ketat dengan Marquez. Hal serupa kemungkinan besar bisa terjadi di GP Thailand akhir pekan ini. Makin menarik karena GP Thailand tahun ini memainkan balapan pertama.

Dovi menyebut tes yang dilakukan para pembalap Februari lalu tidak bisa menjadi gambaran hasil pertarungan di lintasan akhir pekan ini. Banyak data-data detail penting yang belum dimiliki setiap pembalap. “Semuanya bisa saja terjadi di sini, “ ucap Dovizioso.

Tahun ini GP Thailand resmi masuk dalam kalender MotoGP. Sirkuit tersebut mengikat kontrak pertama bersama MotoGP untuk tiga tahun. Nantinya, setelah menjalani GP Thailand, para pembalap menyisakan empat seri lagi musim ini.

Repsol Honda sendiri datang ke GP Thailand dengan target besar yakni menang. Jika itu bisa mereka lakukan, kesempatan untuk mengunci gelar di GP Jepang di sirkuit Twin Ring Motegi pada 21 Oktober mendatang akan terbuka lebar.

Marquez menyebut dirinya sangat antusias menyambut balapan akhir pekan ini. Hasil positif yang diraih Honda pada uji coba Februari lalu membuat Marquez yakin dia bisa meraih hasil maksimal di Thailand.

“Kelembaban dan suhu tinggi membuat balapan makin sulit. Namun, ketika anda sudah berada di atas motor, anda akan melupakan semuanya dan hanya fokus pada berkendara dengan sebaik mungkin,” ucap Marquez.

Sampai saat ini Marquez sudah mencuri enam podium tertinggi musim ini. Pembalap 25 tahun itu memburu gelar juara dunia kelima sepanjang karir musim ini. (irr/jpg)

Berita Sebelumnya

Wozniacki ke Babak Ketiga
Wozniacki ke Babak Ketiga

Berita Berikutnya

Vettel: Persaingan Masih Terbuka
Vettel: Persaingan Masih Terbuka

Berita Sejenis

Ultah ke-40, Rossi Bisa Balapan Sampai 46 Tahun

Ultah ke-40, Rossi Bisa Balapan Sampai 46 Tahun

Hari ini Valentino Rossi genap berusia 40 tahun. Musim ini pembalap Italia tersebut memasuki musim ke-24 nya berkarir di ajang World Championship.


Dugaan Pelecehan Seksual, Marko Simic Bisa Dipenjara

Dugaan Pelecehan Seksual, Marko Simic Bisa Dipenjara

Kasus pelecehan seksual yang menimpa Striker Persija Jakarta Marko Simic terus bergulir.


Seven Heaven Djokovic usai Kandaskan Nadal

Seven Heaven Djokovic usai Kandaskan Nadal

“Hanya sembilan errors... dalam tiga set... Tidak bisa dipercaya...,”cuit legenda tenis dunia Chris Evert di Twitter kemarin.


Mulai Berat, Tapi Harus Bisa!

Mulai Berat, Tapi Harus Bisa!

Nasib baik berpihak pada Jonatan Christie. Dia menang tanpa perlu banyak berkeringat.


Rekor lagi dari Klay

Rekor lagi dari Klay

Jika Klay Thompson sedang hot tidak ada yang bisa menghentikannya.


Targetkan Sprint Bisa Lolos Olimpiade

Targetkan Sprint Bisa Lolos Olimpiade

Hasil Asian Track Championship (ATC) 2019 menjadi tolok ukur PP ISSI untuk menentukan langkah menuju Olimpiade Tokyo 2020.


Aaron Ramsey Tes Medis di Juve

Aaron Ramsey Tes Medis di Juve

Hampir tidak ada lagi yang bisa menghalangi kepergian gelandang Arsenal Aaron Ramsey ke Juventus.


Belum Ada Sponsor Proliga Sekuat Rokok

Belum Ada Sponsor Proliga Sekuat Rokok

Seandainnya hadiah Proliga lebih besar dari Rp1,5 miliar, tentu akan lebih menarik minat peserta. Setidaknya, bisa membantu pembiayaan.


Allegri (Mungkin) Bisa Jadi Solusi

Allegri (Mungkin) Bisa Jadi Solusi

Real Madrid mungkin menyesali keputusan mereka mengikat Santiago Solari hingga 2021. Sebab, Solari ternyata tak bisa menawarkan solusi.


Mulai Berusia 32 tahun, Hasrat Messi Masih Membara

Mulai Berusia 32 tahun, Hasrat Messi Masih Membara

Usia Lionel Messi menapak 32 tahun di 2019. Dia juga sudah merasakan semua gelar di ajang yang diikuti Barcelona.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!