Sport
Share this on:

Setelah Bertahan 18 tahun, Rekornas Junior 18 Tahun Pecah Juga

  • Setelah Bertahan 18 tahun, Rekornas Junior 18 Tahun Pecah Juga
  • Setelah Bertahan 18 tahun, Rekornas Junior 18 Tahun Pecah Juga

ilustrasi.

JAKARTA - Meski gagal naik podiumdi Kejuaraan Asia Junior 2018, Halomoan Edwin Binsar, atlet lari 400 meter gawang mampu memecahkan rekor nasional junior di nomor tersebut. Dia finis keempat dengan waktu 51,61 detik.

Sedangkan rekor terdahulu yakni milik Zulkarnain Purba yang tercipta pada 27 Juni 2000 silam. Rekornas junior selama 18 tahun tersebut dipangkas Halomoan.

Sebagai atlet muda berpotensi, Moan (sapaan Halomoan) juga sudah memastikan tiket ke Kejuaraan Dunia Junior di Tampere, Finlandia Juli mendatang. Dengan usia yang masih 18 tahun, Moan menjadi tumpuan atletik Indonesia di masa depan. Apalagi pemuda asli Bogor itu juga disiapkan untuk Asian Games.

Tentu, dengan harapan menambah jam terbang dan pengalaman dia menghadapi atlet top Asia. Pada final yang berlangsung di Stadion Gifu Nagarawaga, Jepang, cuaca yang cukup dingin sekitar 21 derajat celcius memberikan tantangan tersendiri.

“Apalagi saya terbiasa latihan di suhu yang cukup panas,” terang Moan via pesan singkat kepada Jawa Pos kemarin. Selepas bertarung, dia dan tim atlet Indonesia yang tampil di Kejuaraan Dunia junior langsung bertolak pulang ke Jakarta.

Berikutnya, Moan, akan dipersiapkan untuk tampil di Kejuaraan Dunia junior dan Asean School Games. Bersama dengan Lalu Muhammad Zohri dan Idan Fauzan yang sebelumnya juga mendulang medali di Kejuaraan Asia.

“Untuk berikutnya, saya akan berusaha memperbaiki catatan pribadi, harapannya di Kejuaraan Asia bisa pecah rekor lagi,” urainya. Terpisah, Agustinus Ngamel, team leader kontingen Indonesia menyatakan hasil di Jepang memberikan optimisme tersendiri bagi atletik Indonesia.

Terlebih dengan komposisi 8 atlet yang ambil bagian, Indonesia mendulang 1 emas, dan 1 perak. Selanjutnya, Kontingen Merah Putih menempati peringkat ke-8. Indonesia menjadi 1 di antara kontingen Asia Tenggara bersama Vietnam di top 10 Kejuaraan Asia Junior.

“Kalau melihat potensi yang ada saat ini, seharusnya bisa meningkat di ASG dan Kejuaraan Dunia,” kata Agus Ngamel (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Warriors Juara Back to Back
Warriors Juara Back to Back

Berita Sejenis

Jumpa Intanon, Jorji Harus Tampil Menekan

Jumpa Intanon, Jorji Harus Tampil Menekan

Bertahun-tahun menjadi sektor terlemah dan paling diremehkan, tunggal putri Indonesia menggebrak pada awal tahun ini.


Nadal Comeback di Australia Terbuka

Nadal Comeback di Australia Terbuka

Setelah tiga bulan vakum total dari lapangan tenis akibat cedera lutut, ranking dua dunia Rafael Nadal pagi ini comeback untuk kali pertama.


Lolos ke Semifinal, Sedikit Lagi Fitriani

Lolos ke Semifinal, Sedikit Lagi Fitriani

Sudah tak terhitung ejekan maupun caci maki yang diterima Fitriani sepanjang tahun lalu.


Trofi Pertama setelah Sembilan Final

Trofi Pertama setelah Sembilan Final

Kei Nishikori akhirnya kembali mengangkat trofi.


Harden, Harden, Harden!

Harden, Harden, Harden!

Si berewok James Harden benar-benar sedang hot. Kemarin giliran juara bertahan Golden State Warriors yang menjadi korban MVP NBA 2018 tersebut.


Positif di Serena, Negatif di AS

Positif di Serena, Negatif di AS

Tim Amerika Serikat (AS) memang gagal total di ajang Hopman Cup tahun ini. Keinginan untuk meraih gelar ketujuh sudah punah.


Mulai Berusia 32 tahun, Hasrat Messi Masih Membara

Mulai Berusia 32 tahun, Hasrat Messi Masih Membara

Usia Lionel Messi menapak 32 tahun di 2019. Dia juga sudah merasakan semua gelar di ajang yang diikuti Barcelona.


Target, Incar Poin Olimpiade

Target, Incar Poin Olimpiade

Dalam lima tahun terakhir, untuk pertama kalinya Indonesia akan menggelar Asian Track Championships (ATC) 2019.


Mayweather Bukan Buru KO

Mayweather Bukan Buru KO

Di malam tahun baru ini, Floyd Mayweather Jr tidak berpesta seperti kebiasaannya.


Comeback ke Tanah Liat

Comeback ke Tanah Liat

Di usia yang sudah menginjak 37 tahun, Roger Federer tetap enggan mencari aman dengan hanya tampil di turnamen-turnamen yang menjadi favoritnya.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!