Sport
Share this on:

Soal Honda, Renault Ingatkan Red Bull

  • Soal Honda, Renault Ingatkan Red Bull
  • Soal Honda, Renault Ingatkan Red Bull

MONTREAL - Red Bull yang sedang menjajaki kerjasama dengan Honda sebagai pemasok mesin musim depan mendapat peringatan dari Renault. Pabrikan mesin asal Prancis tersebut meyakini bakal sulit bagi Red Bull untuk menjadi juara dunia jika menggunakan mesin produksi pabrikan Jepang tersebut.

Renault bahkan berani memberi jaminan bahwa Red Bull akan menjadi jawara dalam dua musim ke depan. Menjadi tim Formula 1 seperti Red Bull memang tidak segampang tim pabrikan layaknya Mercedes atau Ferrari.

Secara sumber daya manusia mereka memiliki kekuatan yang bisa dibilang setara dengan dua tim pabrikan tersebut. Bahkan, terkait sasis dan aerodinamika, kemungkinan besar Red Bull lebih unggul.

Karenanya, baik Mercedes dan Ferrari enggan memasok mesin kepada Red Bull. Karena sama saja “bunuh diri”. Dua musim yang lalu, Red Bull kesulitan mendapatkan pemasok mesin hingga kembali ke Renault. Nah, kontrak dengan Renault akan selesai pada akhir tahun ini, dan Red Bull kembali alternatif lain.

Yang paling dekat adalah Honda. Sejak awal tahun ini, Red Bull terus mengamati perkembangan performa mesin Honda melalui tim juniornya Toro Rosso. Sejauh ini perkembangan performa Honda dianggap positif meski masih belum sekompetitif dibandingkan dengan pabrikan lainnya seperti Renault, Ferrari, dan Mercedes.

''Jujur saya, sejauh yang saya pahami, mereka (Red Bull) punya peluang untuk menjadi juara dunia lagi bersama kami (Renault). Saya tidak yakin kalau dengan Honda,'' ucap Bos Renault Cyril Abiteboul.

Menurutnya, Red Bull memiliki mobil terbaik di F1 saat ini. Dan, dengan program pengembangan mesin yang sudah terencana Renault akan mampu mengembalikan posisi Red Bull sebagai juara pembalap dan konstruktor empat kali beruntun, 2011-2013.

Kemenangan dua kali Ricciardo musim ini, lanjut Abiteboul, menunjukkan bahwa paket mesin Renault memiliki potensi kuat untuk bertarung dengan Ferrari dan Mercedes. Renault memang masih harus membuktikan lebih jauh jika mereka memang kompetitif. Namun pilihan tersebut adalah yang terbaik dari yang tersedia saat ini.

''Saya sudah bekerja 12 tahun merontokkan rambut saya bersama Christian (Horner, team principal Red Bull), dan Helmut (Marko, penasihat Red Bull), dan saya tidak ingin kehilangan itu semua,'' tandas Abiteboul.

Bagi Red Bull, Honda akan membawa dampak lain selain hanya pemasok mesin. Dari sisi komersial, Honda tentu akan membawa lebih banyak uang untuk pengembangan mobil. Selain itu, status tim akan meningkat dari konsumer atau partner bersama Renault menjadi works team dengan Honda.

''Ini sangat berbeda dan saya menghargai pertimbangan itu,'' tambah Abiteboul. Dengan menjadi works team Red Bull punya kontrol penuh atas pengembangan mesin. Sedangkan konsumer hanya menunggu upgrade terbaru dari pabrikan mesin. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Jangan Tunda Lagi Halep
Jangan Tunda Lagi Halep

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Balapan 2019, Resmi Berganti Red Bull-Honda

Balapan 2019, Resmi Berganti Red Bull-Honda

Keputusan besar itu telah diambil. Tim juara empat kali Formula 1 Red Bull Racing mengumumkan bakal menggunakan mesin Honda mulai musim depan.


Honda Dongkrak Power Mesin

Honda Dongkrak Power Mesin

Kemenangan gemilang Daniel Ricciardo pada GP Monaco dua pekan lalu rasanya akan sulit terulang di Kanada akhir pekan ini.


Lorenzo ke Honda, Petrucci Tunggangi Ducati

Lorenzo ke Honda, Petrucci Tunggangi Ducati

Tidak butuh waktu lama bagi Repsol Honda menemukan pengganti Dani Pedrosa.


Ricciardo Ambil Penalti di Kanada

Ricciardo Ambil Penalti di Kanada

Pasca merengkuh podium tertinggi di GP Monako (27/5), pembalap Red Bull Daniel Ricciardo bakal sulit kembali meraih hasil apik.


Honda-Pedrosa Akhirnya Sepakat Berpisah

Honda-Pedrosa Akhirnya Sepakat Berpisah

Berakhir sudah kebersamaan Dani Pedrosa dengan Honda yang terjalin panjang hampir dua dekade (Sejak 2001).


Upgrade Besar Renault untuk Kanada

Upgrade Besar Renault untuk Kanada

GP Kanada akan dijadikan momentum yang pas bagi Renault untuk membawa upgrade besar pada mesin mereka.


Red Bull Menciptakan “Monster”

Red Bull Menciptakan “Monster”

Gelombang kritikan terus menghantam Red Bull usai tabrakan yang melibatkan kedua pembalapnya pada GP Azerbaijan (29/4).


Alvin Janji Lebih Garang di Seri-3

Alvin Janji Lebih Garang di Seri-3

Pembalap andalan tim Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar makin bergairah paska meraih posisi kedua di kelas Kejurnas Indonesia Touring Car (1600 Max.


Dimas Ekky Finis ke Enam di Valencia

Dimas Ekky Finis ke Enam di Valencia

Dua pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) menuai hasil kurang memuaskan pada putaran kedua CEV International Championship di Circuito Ricardo Tormo.


Honda Cari Pengganti Pedrosa

Honda Cari Pengganti Pedrosa

Honda sedang serius mencari calon rekan satu tim Marc Marquez untuk musim depan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!