Sport
Share this on:

Sudah Kalah, Suporter Timnas Rusuh Lagi

  • Sudah Kalah, Suporter Timnas Rusuh Lagi
  • Sudah Kalah, Suporter Timnas Rusuh Lagi

JAKARTA - Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia menelan kekalahan 2-3 di laga perdana putaran kedua Grup G Piala Dunia 2022 Zona Asia atas Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (5/9) malam WIB, kemarin.

Kerusuhan sempat terjadi antara suporter Indonesia dengan pendukung Malaysia yang hadir di Stadion. Tanpa sebab, suporter Indonesia tiba-tiba menyerang pendukung Malaysia yang ada di tribun.

Bahkan, kejadian tersebut sempat membuat pertandingan terhenti pada menit ke-72. Namun, tak lama pertandingan kembali dijalankan setelah pihak keamanan dari TNI-Polri mencoba mengamankan kerusuhan tersebut.

Pelatih Timnas Indoensia, Simon McMenemy mengaku kecewa atas hasil kemarin. Simon pun mengakui, kekalahan itu sulit untuk diterima oleh semua pihak termasuk suporter. "Memang sulit untuk diterima (kekalahan ini), menyakitkan untuk semua, bukan hanya untuk kami, tapi juga untuk seluruh penonton di stadion, ungkap Simon usai pertandingan.

"Meski kami sadari di babak pertama kita bermain cukup bagus, dan sesuai rencana. Bahkan, meski ada tekanan dari tim lawan, kami tetap bisa menjaga jarak yang berhasil dimanfaatkan pemain," sambungnya.

Simon mengaku, Andik Vermansyah dan kawan-kawan sudah terlihat kelelahan di pertengahan babak kedua. Simon juga mengakui bahwa timnya kalah dari Malaysia. "Pada 20 menit akhir, pemain terlihat kelelahan, kita mencoba bertahan di lima menit akhir, namun umpan silang (di masa injury time) melukai kami (kobobolan)," tuturnya.

"Meski berat, saya tetap ingin mengucapkan selamat kepada Malaysia. Kami benar-benar kalah, ini benar-benar hasil yang sangat sulit untuk diterima," sambung Simon.

Sementara itu, Kapten Timnas Indonesia, Andritany Ardhiyasa mengaku kecewa dengan tindakan suporter Indonesia di laga tersebut. Di mana, menurut Andritany, tindakan itu telah mencoreng nama bangsa dan negara.

"Cukup sakit, karena kita sempat dua kali unggul, namun akhirnya kalah juga. Rasa sakit dan kecewa pasti ada. Namun, hati saya paling sakit melihat sesuatu (kerusuhan suporter) di stadion. Ini mencoreng nama bangsa," tuturnya.

Penjaga gawang milik klub Persija Jakarta itu juga menyebutkan kekalahan ini tidak sama sekali diinginkan timnya. Namun, kerusuhan itu yang membuatnya lebih sedih ketimbang kekalahan yang diterima timnas Indonesia.

"Kita semua di sini ingin menang. Walaupun hasilnya tidak berpihak kedapa kita. Namun, harus kita terima. Jujur, saya sedih dengan kekalahan ini, namun saya lebih sedih dengan ulah suporter. Saya ucapkan selamat kepada Malaysia," tutupnya.

Dengan kekalahan ini, Indonesia kini menempati peringkat dasar klasemen Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia dengan nol poin. Sedangkan Malaysia menempati puncak dengan koleksi tiga poin yang didapat dari kemenangan atas Indonesia ini.

Posisi Malaysia ditempel Thailand dan Vietnam yang meraih poin sama yakni satu. Hasil itu didapat setelah keduanya bermain imbang tanpa gol. (gie/zul/fin/tgr)

Berita Sebelumnya

Liga Premier Minim Pemain Lokal
Liga Premier Minim Pemain Lokal

Berita Berikutnya

Hadapi Thailand, Timnas Harus Menang
Hadapi Thailand, Timnas Harus Menang

Berita Sejenis

Danny Kosasih Nyalon Lagi

Danny Kosasih Nyalon Lagi

Ketua Pengurus Pusat Persatuan Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) Danny Kosasih kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PP Perbasi Periode 2019-2023.


Lawan Tiongkok, Timnas U23 Disambut Cuaca Dingin

Lawan Tiongkok, Timnas U23 Disambut Cuaca Dingin

Tim Tirai Bambu (sebutan Cina) menjadi lawan pertama Timnas U-23 Indonesia di laga pembuka CFA Team China Chongqing Gorges Bank Cup International Football Tourn


11 Nama Akan Berebut Ketum PSSI 2019-2023

11 Nama Akan Berebut Ketum PSSI 2019-2023

Nama-nama bakal calon ketua umum (ketum), wakil ketua umum (wakteum), dan anggota eksekutif (exco) PSSI 2019-2023 mendatang, sudah diumumkan..


Cuaca Ekstrim Sambut Timnas di Dubai

Cuaca Ekstrim Sambut Timnas di Dubai

Cuaca ekstrim menyambut kedatangan Tim Nasional Indonesia di Dubai, Kamis (3/10) pagi.


Timnas ke Dubai Lebih Awal

Timnas ke Dubai Lebih Awal

Timnas berangkat menuju Kota Dubai lebih awal, tadi malam, untuk bersiap jelang laga kualifikasi melawan Uni Emirat Arab di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 202


Timnas U23 Harus Juara Sea Games

Timnas U23 Harus Juara Sea Games

Indra Sjafri telah memanggil 30 pemain untuk menjalani training camp (TC) Timnas U23 di Bogor, Selasa (1/10).


Tira-Kabo Tertahan Lagi di Kandang

Tira-Kabo Tertahan Lagi di Kandang

Tira-Kabo kembali harus puas bermain imbang, meski menjalani laga kandang menghadapi tim juru kunci Semen Padang, Jumat (27/9) kemarin..


Sayang, Fajar/Rian Harus Ketemu Kevin/Marcus Lagi

Sayang, Fajar/Rian Harus Ketemu Kevin/Marcus Lagi

Meski duel hari ini masih mempertandingkan babak perempatfinal, namun sektor ganda putra Indonesia sudah memastikan satu tiket semifinal Korea Open 2019.


Jika Kalah Lagi, Tekanan Giampaolo Makin Besar

Jika Kalah Lagi, Tekanan Giampaolo Makin Besar

Nada pesimistis meluncur dari mulut Marco Giampaolo, kemarin. Sang juru taktik AC Milan itu mengakui skuatnya hanya membutuhkan waktu untuk kembali pada trek ke


Kevin/Marcus Jumpa Goh/Tan Lagi

Kevin/Marcus Jumpa Goh/Tan Lagi

Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil melangkah ke babak kedua, Korea Open 2019.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!