Sport
Share this on:

Suksesnya Gelaran Indonesia Open 2019 Bikin BWF Terkesan

  • Suksesnya Gelaran Indonesia Open 2019 Bikin BWF Terkesan
  • Suksesnya Gelaran Indonesia Open 2019 Bikin BWF Terkesan

**JAKARTA ** - Perhelatan Indonesia Open 2019 telah selesai dilangsungkan, Minggu (21/07) kemarin, di Istora Senayan, Kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Indoneia hanya mampu meraih satu dari lima gelar juara yang diperebutkan. Raihan gelar juara Indonesia didapat dari sektor ganda putra atas nama Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Raihan yang didapat pasangan nomor satu dunia yang dijuluki The Minions itu, sekaligus mempertahankan gelar juara yang didapatnya pada tahun lalu. Selain itu, gelar juara yang didadat Kevin/Marcus itu merupakan target yang dibebankan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang memang menargetkan satu gelar juara dalam ajang bulu tangkis paling bergengsi di Tanah Air dan dunia itu.

Dalam perhelatan tahun ini, Jepang sukses menjadi juara umum setelah meraih dua gelar juara dari sektor ganda putri dan tunggal putri. Sementara itu, Cina membawa pulang 1 gelar juara dari sektor ganda campuran, dan Taiwan membawa 1 gelar juara dari sektor tunggal putra.

Meski hanya meraih satu gelar juara, Indonesia tetap mendapat pujian dari Federasi Bulu Tangkis Dunia atau Badminton World Federation (BWF). Head of Event Project BWF Koh Wa Cheng mengaku terkesan dengan perhelatan salah satu seri turnamen BWF World Tour yang menyandang kategori Super 1000 yang digelar di Indonesia tersebut.

Menurutnya, Indonesia Open 2019 yang dinilainya sukses, tak hanya memberikan kenyamanan dan berbagai fasilitas kepada para pemain, tetapi juga kepada penonton. "Indonesia Open 2019 merupakan turnamen yang bagus, banyak sekali peningkatan. Saya ada di turnamen ini sejak tahun 2011 dan saya sangat menikmati berada di sini," ungkap Cheng seperti dikutip Fajar Indonesia Network (FIN) dari situs resmi PBSI, Senin (22/07) kemarin.

"Indonesia adalah tuan rumah yang baik, fans bulutangkisnya luar biasa. Saking meriahnya, fans Indonesia telah membuat seluruh pemain yang bermain di sini merasa seperti seorang bintang, baik itu pemain unggulan maupun pemain nonunggulan. Dan event ini sangat bagus untuk mempromosikan bulutangkis ke masyarakat," sambung Cheng.

Selain itu, Wa Cheng juga mengapresiasi gelaran Indonesia Open 2019 yang begitu kental dengan kebudayaan Indonesia. Hal itu bisa dilihat dari penggunaan atribut tradisional oleh para wasit, hakim servis, dan hakim garis. Dia mengaku sangat menikmati selama pelaksanaan turnamen.

Ya, dalam Indonesia Open 2019 itu, pihak penyelenggara memang menyediakan berbagai atribut tradisional yang digunakan oleh para pengadil pertandingan tersebut. Wasit dan hakim servis menggunakan seragam batik, sedangkan para hakim garis menggunakan baju lurik Jawa serta blangkon.

"Saya melihat di sini bulutangkis sangat mudah diakses berbagai kalangan, penyelenggara juga menyajikan turnamen ini begitu bagus. Indonesia juga bisa menunjukkan budayanya kepada dunia, seragam yang dipakai wasit menambah identitas Indonesia di turnamen ini," tutur Cheng.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Open 2019, Achmad Budiharto mengucap syukur atas sukses dan pujian BWF terhadap peerhelatan tersebut. Meski demikian, pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jendral (Sekjen) PBSI itu menyayangkan prestasi Indonesia dalam kejuaraan tersebut menurun dibandingkan tahun lalu. Dimana dua gelar yang didapat Indonesia tahun lalu, menurun menjadi satu pada tahun ini.

"Kita patut bersyukur event ini bisa berjalan dengan baik, bisa kita lihat antusiasme penonton, mereka sangat menikmati situasi di BIO. Secara prestasi harus diakui sedikit lebih rendah dari tahun lalu, mudah-mudahan tahun depan akan lebih baik," tutur Budiharto. (gie/fin/zul/wsa)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Gelar Pertama Praveen/Melati

Gelar Pertama Praveen/Melati

Indonesia kembali unjuk gigi di Eropa. Hasil menggembirakan datang dari pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di Denmark Open 2019.


Minions dan Praveen/Melati Juara di Denmark

Minions dan Praveen/Melati Juara di Denmark

Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mempertahankan gelar juara ganda putra Denmark Open setelah mengalahkan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan,


Greysia/Apri Mulus, Tunggal Putri Habis

Greysia/Apri Mulus, Tunggal Putri Habis

Pasangan ganda putri andalan Indonesia, Greysia Poli/Apriyani Rahayu berhasil melangkah ke babak kedua Denmark Open 2019.


Bawa Pulang Piala Suhandinata dan Satu Juara Dunia

Bawa Pulang Piala Suhandinata dan Satu Juara Dunia

Pencapaian gemilang didapat tim bulutangkis junior Indonesia pada ajang World Junior Championships 2019 atau Kejuaraan Bulutangkis Dunia Junior 2019.



Danny Kosasih Nyalon Lagi

Danny Kosasih Nyalon Lagi

Ketua Pengurus Pusat Persatuan Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) Danny Kosasih kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PP Perbasi Periode 2019-2023.


Lawan Tiongkok, Timnas U23 Disambut Cuaca Dingin

Lawan Tiongkok, Timnas U23 Disambut Cuaca Dingin

Tim Tirai Bambu (sebutan Cina) menjadi lawan pertama Timnas U-23 Indonesia di laga pembuka CFA Team China Chongqing Gorges Bank Cup International Football Tourn


KOI Targetkan Indonesia Tuan Rumah Olimpiade 2032

KOI Targetkan Indonesia Tuan Rumah Olimpiade 2032

Setelah terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olimpade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari langsung membidik percepatan proses persiapan Indonesia mengambil alih


Kirim 16 Atlet ke Qatar, Indonesia Target Satu Emas

Kirim 16 Atlet ke Qatar, Indonesia Target Satu Emas

Kontingen Indonesia yang akan berlaga di ANOC World Beach Games 2019 di Qatar dilepas Plt Menpora Hanif Dhakiri, Selasa (7/10) siang.


11 Nama Akan Berebut Ketum PSSI 2019-2023

11 Nama Akan Berebut Ketum PSSI 2019-2023

Nama-nama bakal calon ketua umum (ketum), wakil ketua umum (wakteum), dan anggota eksekutif (exco) PSSI 2019-2023 mendatang, sudah diumumkan..



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!