Sport
Share this on:

Suzuki Dapat Konsesi Lagi

  • Suzuki Dapat Konsesi Lagi
  • Suzuki Dapat Konsesi Lagi

VALENCIA - Musim MotoGP 2017 berakhir di Valencia tadi malam. Hingga seri terakhir, Suzuki tak sekalipun finis di podium.

Namun hasil tersebut akan sangat berarti bagi tim pabrikan asal Hamamatsu, Jepang tersebut karena mereka akan memperoleh kembali keistimewaan seperti yang pernah didapatkan sebagai “tim baru”.

MotoGP memberlakukan aturan konsesi bagi tim baru agar bisa mengejar ketertinggalan dari tim-tim mapan. Konsesi itu di antaranya terbebas dari aturan engine freeze, di mana tim dilarang mengembangkan mesin sepanjang musim.

Selain itu, mereka juga tidak dibatasi melakukan uji coba privat. Masih ada lagi keistimewaan lainnya. Yakni jatah mesin yang normalnya tujuh unit akan ditambah menjadi sembilan.

Juga tambahan jatah wildcard dari tiga kali menjadi enam. Dengan demikian, mereka bisa mendapatkan masukan lebih banyak dari rider wildcard untuk pengembangan motor sepanjang musim.

Sampai saat ini, hanya KTM dan Aprilia yang masih mendapatkan konsesi tersebut. Sumber masalah dari buruknya performa Suzuki sudah ditemukan. Andrea Iannone salah memilih konfigurasi mesin yang digunakan sepanjang musim ini.

Pada uji coba post-season November tahun lalu, Suzuki menyediakan dua jenis mesin. Pertama, mesin yang lebih dekat karakternya dengan spek tahun lalu, di mana Maverick Vinales merebut dua kemenangan.

Kedua, mesin yang sama sekali baru. Hanya Iannone yang menjajal dua mesin tersebut. Sebab, rekan satu timnya Alex Rins masih dalam pemulihan cedera saat itu.

Akhirnya, Iannone dengan yakin memilih mesin baru. Mesin itulah yang dipakai balapan sepanjang musim ini dan ternyata hasilnya buruk. Nah, Agustus lalu Suzuki menguji coba mesin yang tidak dipilih Iannone. Hasilnya, Alex Rins sangat puas dengan performanya.

''Usai tes di Brno itu Alex (Rins) puas dengan spek mesin 2016. Andrea juga merasakan hal yang sama,'' ucap Bos Suzuki Davide Brivio.

Tapi semuanya sudah terlambat. Karena aturan di MotoGP, melarang tim mengganti mesin di tengah musim atau engine freeze. Dengan konsesi yang didapat Suzuki tahun depan, mereka bisa mengganti-ganti mesin di sepanjang musim jika mengalami kasus sama seperti tahun ini. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Tiga Wakil Merah Putih Tembus Semifinal
Tiga Wakil Merah Putih Tembus Semifinal

Berita Berikutnya

Trek Basah Adalah PR Besar Yamaha
Trek Basah Adalah PR Besar Yamaha

Berita Sejenis

Halep Tumbang Di Perempat Final

Halep Tumbang Di Perempat Final

Satu lagi petenis unggulan di Madrid Open tumbang secara mengejutkan.


Zarco Resmi ke KTM

Zarco Resmi ke KTM

Saty lagi tim pabrikan MotoGP memastikan line up pembalapnya musim depan. Johann Zarco resmi mengisi satu kursi balap tim KTM.


Owi/Butet Kalah Lagi di Final

Owi/Butet Kalah Lagi di Final

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus berjuang lebih keras untuk mengakhiri paceklik gelar yang mereka alami.


Yamaha dan Suzuki Mulai Bangkit

Yamaha dan Suzuki Mulai Bangkit

Tiga seri pembuka MotoGP berakhir di Texas, Amerika Serikat dinihari kemarin. Sejumlah kejutan lahir dari seri balapan pembuka.


2019, Marc VDS-Suzuki

2019, Marc VDS-Suzuki

Balapan di Austin, Texas akhir pekan ini bakal menjadi momentum penting bagi Suzuki.


Ducati Belum Sempurna, Suzuki Percaya Diri

Ducati Belum Sempurna, Suzuki Percaya Diri

Insiden antara Valentino Rossi (Yamaha) dan Marc Marquez (Honda) di GP Argentina (8/4) menjadi berkah bagi Andrea Dovizioso.


Akhirnya, Ricciardo “Shoey” Lagi

Akhirnya, Ricciardo “Shoey” Lagi

Tidak ada yang memprediksi hasil balapan GP Tiongkok akan seperti kemarin. Bahkan, bagi sang jawara Daniel Ricciardo sekalipun.


Suzuki Buru Tandatangan Lorenzo

Suzuki Buru Tandatangan Lorenzo

Suzuki masih kesulitan mengembalikan performa terbaiknya setelah ditinggal Maverick Vinales ke Yamaha akhir 2016 lalu.


Jangan Kendur, Tetap Waspada

Jangan Kendur, Tetap Waspada

Sekali lagi Ferrari sukses mencuri kemenangan di balapan dimana tim rival Mercedes terlihat begitu kuat, GP Bahrain.


Kalau Begini, Yamaha Sulit Juara

Kalau Begini, Yamaha Sulit Juara

MotoGP 2018 baru memasuki seri kedua. Tapi pilot Movistar Yamaha Maverick Vinales tak mampu lagi menahan frustasi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!