Sport
Share this on:

Tahun Pembuktian Grego

  • Tahun Pembuktian Grego
  • Tahun Pembuktian Grego

Gregoria Mariska.(dok Jawapos)

JAKARTA - Performa tunggal putri pelatnas Indonesia sepanjang 2017 lalu mendapatkan sorotan. Tim tunggal putri yang kini diisi skuad muda memang butuh konsistensi saat tampil di event besar.

Pada awal tahun ini, Gregoria Mariska, Dinar Dyah Ayustine, dan Russeli Hartawan akan memulai turnamen di Thailand Masters 9-14 Januari 2018. Pada turnamen tersebut, pebulu tangkis tunggal putri Indonesia bakal mendapatkan tantangan besar dari wakil tuan rumah.

Nitchaon Jindapol, Busanan Ongbamrungphan, dan Porpanwee Chochuwong siap menghadang laju Gregoria dkk. Pelatih tunggal putri Indonesia, Minarti Timur, menjelaskan turnanamen pembuka awal tahun itu akan menjadi salah satu penilaian dalam pembentukan tim Uber Cup Indonesia.

"Saat ini yang bisa diandalkan pemain yang ada di pelatnas, ada beberapa event di Januari-Februari yang jadi acuan kami," terang Minarti.

Tahun lalu, tunggal putri Indonesia kesulitan dalam menjalankan persaingan di turnamen penting internasional. Lebih lanjut, Minarti sebenarnya berharap banyak kepada Gregoria yang dia nilai sebagai sosok yang cukup komplet.

Secara teknis, stroke Grego mampu menyulitkan lawan-lawan tangguh. Hanya, yang menjadi persoalan adalah, pebulu tangkis dari klub Mutiara Cardinal Bandung itu kerap main tidak konsisten.

"Apalagi saat menghadapi pemain yang kualitasnya di bawah dia," sebut Minarti.

Namun, perhatian juga diberikan kepada Ruselli, pebulu tangkis muda lainnya. Dari tunggal putri Indonesia lainnya, Ruselli punya rangking yang cukup jauh.

Dia kini berada di 83 dunia. Kondisi itu juga menyulitkan Ruselli bisa tampil di turnamen yang lebih bergengsi. "Misalnya, di Indonesia Masters saja dia harus masuk daftar tunggu ke-8," urai Minarti.

Sementara itu, Gregoria yang kini naik kelas ke level senior punya mimpi besar. Salah satunya bisa bersaing dengan pebulu tangkis top tunggal putri dunia.

"Minimal bisa menang di masters dulu, pelan-pelan," ujarnya.

Gelar juara dunia junior 2017 lalu menjadi salah satu modal besar bagi Gregoria menyongsong serangkaian turnamen pada 2018. (nap/tom/jpg)


Berita Sebelumnya

Hmmm... Loeb Membalap tanpa Rem
Hmmm... Loeb Membalap tanpa Rem

Berita Berikutnya

Angeloni Lengkapi Petrokimia Gresik
Angeloni Lengkapi Petrokimia Gresik

Berita Sejenis

Isunya, KTM Siapkan Rp321 Miliar untuk Bajak Marquez

Isunya, KTM Siapkan Rp321 Miliar untuk Bajak Marquez

Satu tim yang diprediksi bakal agresif dalam memburu pembalap-pembalap top tahun ini adalah KTM.


Penantian 12 Tahun Berakhir

Penantian 12 Tahun Berakhir

Penantian panjang Minnesota Timberwolves untuk menghempaskan Cleveland Cavaliers di kandang sendiri, Target Center, berakhir kemarin.


Butuh Pembuktian dari Thailand

Butuh Pembuktian dari Thailand

Ada satu seri balapan yang bakal menjadi pilihan penggemar MotoGP khususnya di Asia Tenggara untuk menontonnya secara langsung tahun ini.


Rekor Penalti F1 Pecah

Rekor Penalti F1 Pecah

Dalam beberapa tahun terakhir, angka penalti yang menimpa pembalap Formula 1 terus meningkat. Tapi pada 2017 lalu, rekor baru tercipta.


Hadiah Spesial untuk Martina

Hadiah Spesial untuk Martina

Superstar Real Madrid Cristiano Ronaldo untuk kedua kalinya tahun ini mempecundangi superstar Barcelona Lionel Messi.


GP Malaysia Terbaik Musim 2017

GP Malaysia Terbaik Musim 2017

Antusiasme penggemar MotoGP di Asia Tenggaradi GP Malaysia meraih penghargaan sebagai Best Grand Prix tahun ini.


Mobil Tambah Kencang, Jaminan Musim Depan Lebih Seru

Mobil Tambah Kencang, Jaminan Musim Depan Lebih Seru

Dengan mobil yang lebih kencang, ternyata tak menambah seru secara signifikan balapan Formula 1 tahun ini.


Pembuktian Mercedes Di Akhir Musim

Pembuktian Mercedes Di Akhir Musim

Sejak GP Amerika Serikat 22 Oktober lalu tim juara Formula 1 2017 Mercedes selalu gagal finis di posisi terdepan.


Kandas di Babak Pertama, Jojo-Ginting Lupakan Dubai

Kandas di Babak Pertama, Jojo-Ginting Lupakan Dubai

Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting akhirnya harus melupakan kesempatan tampil di Super Series (SS) Masters Finals akhir tahun ini.


Marcus/Kevin Masih Jadi Tumpuan

Marcus/Kevin Masih Jadi Tumpuan

Dalam lima tahun terakhir, sektor ganda putra membuktikan bahwa mereka layak menjadi andalan.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!