Sport
Share this on:

Tak ada Pilihan, kecuali Jaga Pace

  • Tak ada Pilihan, kecuali Jaga Pace
  • Tak ada Pilihan, kecuali Jaga Pace

**ASSEN ** - Tabrakan luar biasa yang terjadi pada lap kedua di GP Barcelona tidak akan pernah dilupakan seorang Jorge Lorenzo. Atas aksinya, tiga pembalap top harus tersungkur selanjutnya mengakhiri persaingan. Padahal saat itu, Valentino Rossi, Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales bersaing ketat dengan rekan setimnya di Honda, Marc Marquez dalam rombongan terdepan.

Tetapi, Lorenzo tak mau mengulangi nasib buruk yang sama. Dia percaya pace (kecepatan) RC213V tunggangannya sudah membaik seperti halnya di Barcelona. Menjelang balapan pada Minggu (30/6) akhir pekan ini, Lorenzo akan berupaya mempertahankan kecepatannya di Sirkuit Assen, Belanda.

"Jika kami terus bekerja dengan cara seperti ini bersama Repsol Honda, kami bisa mendapatkan kembali kecepatan seperti yang kami dapatkan di Barcelona," urai pembalap Spanyol tersebut dikutip Crash. Balapan pekan ini juga menjadi kesempatan lainnya buat Lorenzo untuk menembus persaingan top 10 pembalap dalam sebuah race MotoGP musim ini.

Setelah bergabung di awal musim bersama Honda, Lorenzo tak kunjung memperlihatkan performa terbaik. Dari tujuh balapan, dua, dia tidak pernah finis di 10 besar. Bahkan, dua kali race dia gagal finis. Termasuk di Barcelona dua pekan lalu. "Kami datang ke sini (Assen) setelah akhir pekan paling konsisten yang kami dapatkan sepanjang tahun ini," lanjut Lorenzo, kemarin (26/6).

Sementara itu, Marquez, kompatriotnya, mengungkapkan sirkuit Assen punya tipikal sulit untuk ditaklukkan. Sirkuit sepanjang 4,545 km itu menyajikan 18 tikungan. Di antaranya, 12 tikungan ke kanan, 6 lainnya ke sisi kiri. "Assen merupakan sirkuit yang menuntut ketepatan, di sana sangat sulit untuk tampil konsisten," paparnya.

Dari empat pembalap Honda yang tampil reguler musim ini, hanya Marquez yang tampil konsisten musim ini. Sebagai juara bertahan kelas premier, dia kini masih memimpin klasemen pembalap, sekaligus menjadi satu-satunya pembalap Honda di jajaran rider papan atas.

Saat ini, Marquez memimpin klasemen dengan 37 poin dari peringkat kedua, Dovizioso. Artinya sekalipun, dia gagal finis di Assen, dan Dovi mencapai podium pertama, Marquez tetap akan memimpin klasemen. Tetapi, berharap Marquez masih menjadi favorit dalam balapan akhir pekan ini. Apalagi dengan dengan ketangguhan RC213V yang semakin padu dengan pembalap Spanyol itu.

Di kelas MotoGP, Marquez sudah dua kali mendulang kemenangan di sirkuit Assen. Yakni pada musim 2014 dan 2018. "Saya tak sabar kembali di sana. Kami punya balapan yang bagus di masa lalu, dan memperlihatkan pertunjukkan yang bagus buat para fans," tukasnya. (nap/zul/ful)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pesepakbola Belanda Ditembak Mati

Pesepakbola Belanda Ditembak Mati

Sepakbola tak melulu bicara tentang keindahan lapangan hijau. Kisah tragis juga tercipta di tengahnya.


Tunggal Putra Hanya Tersisa Ginting

Tunggal Putra Hanya Tersisa Ginting

Tunggal Putra Indonesia, Tommy Sugiarto tak berdaya saat melawan Kento Momota pada putaran kedua China Open 2019.


Tiga Pebalap Indonesia Siap Terjun ke Moto2

Tiga Pebalap Indonesia Siap Terjun ke Moto2

Garuda muda tak selalu identik dengan sepakbola. Kancah dunia racing juga dilakoni para milenial di lintasan balap.


Ansu Fati Lewati Rekor Lionel Messi

Ansu Fati Lewati Rekor Lionel Messi

Anssumane Fati tak mengira akan melewati rekor bintang Barcelona, Lionel Messi.


Mantan Kapolres Tegal Maju sebagai Calon Ketua PSSI

Mantan Kapolres Tegal Maju sebagai Calon Ketua PSSI

Sebelum dibukanya pendaftaran calon ketua umum PSSI, tercatat sudah ada tiga nama yang tertarik maju sebagai kandidat.


Pemerintah Tak Sigap Atasi Polemik Djarum

Pemerintah Tak Sigap Atasi Polemik Djarum

Penghentian pencarian bakat atlet bulu tangkis oleh Djarum Foundation pada 2020 disesalkan Wakil Ketua Komisi X DPR Reni Marlinawati.


Hadapi Thailand, Timnas Harus Menang

Hadapi Thailand, Timnas Harus Menang

Kekalahan atas Malaysia 2-3 memang menyayat hati fanatisme timnas. Terlebih timbulnya insiden yang tak mengenakan di tribun penonton.


Tak Ada Kejutan di Akhir Bursa Transfer

Tak Ada Kejutan di Akhir Bursa Transfer

Meski sejumlah kepindahan tak terduga terjadi pada detik-detik akhir jelang penutupan bursa transfer, tapi tak ada kejutan yang mencolok..


Paruh Pertama Liga 1, Petaka Kartu Merah sang Top Skor

Paruh Pertama Liga 1, Petaka Kartu Merah sang Top Skor

Putaran pertama kompetisi Liga 1 Indonesia 2019 akan segera berakhir. Bahkan, sudah ada beberapa peserta yang telah menyelesaikan 17 pertandingan.


Naomi Gusur Ambisi Gauff

Naomi Gusur Ambisi Gauff

Tak butuh waktu lama bagi juara bertahan Naomi Osaka untuk menghempaskan petenis muda asal Amerika Serikat Coco Gauff pada US Open di New York tadi malam.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!