Sport
Share this on:

Tak Terdeteksi Tapi Efektif

  • Tak Terdeteksi Tapi Efektif
  • Tak Terdeteksi Tapi Efektif

DeMarcus Cousins.

DENVER - Meski belum tutup, klimaks bursa transfer NBA di offseason 2018 bisa dibilang telah lewat. September mendatang tim-tim NBA sudah akan memulai training camp jelang musim baru 2018-2019 yang start pada akhir Oktober. Menarik untuk melihat sejauh mana pergerakan tim-tim NBA sejauh ini.

Los Angeles Lakers memang paling menyita perhatian. Mereka sukses mendatangkan LeBron James. Berhasilnya Golden State Warriors memiliki DeMarcus Cousins juga diyakini membuat tim juara bertahan itu makin solid. Apalagi, komposisi starter tim asuhan Steve Kerr itu juga masih lengkap.

Namun, ada tim-tim lain yang juga melakukan pergerakan tak kalah efektif sepanjang off season ini. Tanpa banyak mendapat sorotan media, mereka berhasil membuat kerangka tim yang lebih solid.

Salah satu pergerakan efektif itu dilakukan Denver Nuggets. Tim asuhan Michael Malone mengawalinya dengan mendapat salah satu rookie bertalenta di NBA Draft 2018 yakni Michel Porter Jr. Setelah itu, mereka sukses kembali mengikat dua pemain penting musim lalu untuk jangka panjang. Keduanya adalah center Nikola Jokic dan small forward Will Barton.

Jokic yang musim lalu membuat sepuluh triple double (hanya kalah dari Russell Westbrook, LeBron James, dan Ben Simmons) diikat dengan kontrak maksimal selama lima tahun. Nilainya mencapai USD 147 juta (Rp 2,1 Triliun). Sementara itu, Barton memperbaharui kontrak dengan nilai USD 50 juta (Rp 721 Miliar) untuk empat tahun.

“Mereka menyebut kami sebagai Kobe dan Shaq,” ucap Jokic usai menandatangai kontrak baru dengan Nuggets dilansir Associated Sports. “Dengan kontrak baru ini, kami akan terus tumbuh bersama,” tambahnya.

Musim lalu, center 23 tahun asal Serbia itu menjadi pemain paling tokcer Nuggets dengan raihan 18,5 point per game. Pergerakannya di paint area juga sangar dengan membukukan 10,7 rebound per game.

Performa apik Jokic ini juga yang membuat Nuggets percaya diri melepas power forward Kenneth Faried ke Brooklyn Nets. Faried sebelumnya andalan utama Nuggets di paint area. Namun, musim lalu dia keteteran diganggu cedera dengan hanya tampil 32 kali sepanjang seri reguler.

Barton musim lalu juga impresif. Donasi 15,7 point, 5,0 rebound, dan 4,1 assist per game yang dia bukukan membuat Malone selalu mempercayakan posisi starter.

Tak sampai di situ, Nuggets juga sudah menambahkan pemain anyar senior yakni Isaiah Thomas. Point guard 29 tahun itu bakal menjadi mentor yang baik untuk point guard muda Nuggets Jamal Murray. Pemain 21 tahun itu musim lalu menjadi pilihan utama Malone di posisi playmaker.

“Kami bukan tim yang hanya mengikuti tim lain untuk cara membangun sebuah skuad,” ucap Presiden Basketball Opertions Nuggets Tim Connelly dilansir CBS Sports. “Kami selalu berusaha menemukan seoarang pemain yang sedang berkembang. Yang mau berada di tim ini untuk waktu yang lama,” tambahnya.

Musim lalu Nuggets gagal lolos ke playoff lantaran hanya finis di posisi sembilan wilayah barat. Dengan pergerakan efektif ini, bukan tidak mungkin tim asuhan Malone mampu menembus ketatnya persaingan wilayah barat musim depan. (irr/jpg)

Berita Sebelumnya

Hafiz/Gloria Bertemu Unggulan Pertama
Hafiz/Gloria Bertemu Unggulan Pertama

Berita Berikutnya

Saatnya Lindswell Dapat Emas
Saatnya Lindswell Dapat Emas

Berita Sejenis

19 Gol dari 18 Laga

19 Gol dari 18 Laga

Kylian Mbappe kembali membuktikan jika bahwa absennya dua tandem lini depan Neymar Jr dan Edinson Cavani tak jadi halangan bagi dirinya untuk mencetak gol.


Drawing Tak Menguntungjan, Waswas Sebelum All England

Drawing Tak Menguntungjan, Waswas Sebelum All England

All England sudah dilansir awal pekan ini. Yang paling mengkhawatirkan adalah sektor tunggal putri.


Ferrari Tersandung Pesan Tak Terlihat

Ferrari Tersandung Pesan Tak Terlihat

Mission Winnow kini melekat di nama resmi Ferrari pada musim balap Formula One (F1) 2019.


Fokus Turnamen, Momota Janji Nggak Akan Nakal Lagi

Fokus Turnamen, Momota Janji Nggak Akan Nakal Lagi

Tahun 2016 menjadi momen yang tak terlupakan bagi Kento Momota. Saat itu dia berada di peringkat keempat dunia.


Mulai Berat, Tapi Harus Bisa!

Mulai Berat, Tapi Harus Bisa!

Nasib baik berpihak pada Jonatan Christie. Dia menang tanpa perlu banyak berkeringat.


Fitriani Juara Thailand Masters

Fitriani Juara Thailand Masters

Ketika smes Busanan Ongbamrungphan nyangkut di net, Fitriani tak kuasa lagi menahan emosi. Dia berteriak histeris.


Lolos ke Semifinal, Sedikit Lagi Fitriani

Lolos ke Semifinal, Sedikit Lagi Fitriani

Sudah tak terhitung ejekan maupun caci maki yang diterima Fitriani sepanjang tahun lalu.


Allegri (Mungkin) Bisa Jadi Solusi

Allegri (Mungkin) Bisa Jadi Solusi

Real Madrid mungkin menyesali keputusan mereka mengikat Santiago Solari hingga 2021. Sebab, Solari ternyata tak bisa menawarkan solusi.


Txingurri Mulai Tak Percaya Diri

Txingurri Mulai Tak Percaya Diri

Sapu bersih trofi domestik. Ya, Ernesto Valverde sudah melakukannya dalam musim pertamanya sebagai entrenador Barcelona musim lalu.


Andalkan Stok Lama, Darurat Tunggal Putri

Andalkan Stok Lama, Darurat Tunggal Putri

Prestasi tunggal putri Indonesia memang kurang menjanjikan sepanjang 2018. Mereka tak mampu bersaing di turnamen sekelas BWF World Tour.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!