Sport
Share this on:

Tak Tertunda karena Komitmen Sponsor

  • Tak Tertunda karena Komitmen Sponsor
  • Tak Tertunda karena Komitmen Sponsor

JAKARTA - Piala Presiden dari tahun ke tahun layak dijadikan contoh pengelolaan keuangan yang baik. Pembayaran match fee lancar, pelunasan hadiah kepada klub juara dan pemain cepat, dan panpel lokal pun mendapatkan bagi hasil yang fair. Situasi yang bertolak belakang dengan kompetisi resmi.

Lalu, apa yang membuat panitia Piala Presiden bisa melakukan itu. ”Kebetulan sponsor sudah bekerjasama dengan kami dalam tiga edisi terakhir. Jadi, sudah tahu treatment-nya,” kata Bendahara OC Piala Presiden 2018.

”Kebutuhan OC sudah terselesaikan sejak awal kerjasama disepakati,” lanjutnya.

Contohnya, kata Irzan, OC menuntaskan match fee dan subsidi klub sehari setelah pertandingan. ”Kecuali kalau pertandingannya Jumat, baru bisa kami selesaikan Senin pekan berikutnya,” bebernya.

Kondisi yang berbanding terbalik dengan Liga 1 2017. Kompetisi memang sudah rampung, tetapi mereka masih punya utang kepada klub. ”Secara manajemen bujet, Liga dan Piala Presiden sama, hanya kondisinya kemarin ada sponsor yang belum terselesaikan di Liga 1,” ujar Tigorshalom Boboy, Chief Executive Officer PT. Liga Indonesia Baru (LIB).

Tigor yang juga menjadi anggota OC Piala Presiden 2018 paham betul situasi yang dihadapi. ”Bahkan kalau boleh bilang, klub yang ikut Piala Presiden tidak ada yang rugi. Sebab, ada support dana dari kami,” lanjutnya.

Terpisah, salah satu Executive Commitee (Exco) PSSI Hidayat membenarkan bahwa sponsor menjadi problem PT LIB. Pada rapat terakhir pertengahan Januari lalu, PT. LIB melaporkan rencana kompetisi 2018 dan adanya piutang mereka dari sponsor.

”Saya kira, untuk sponsor ini memang krusial. Sebab, menjadi ujung tombak penyelesaian kepada klub,” terangnya. Menurutnya, PT LIB berkomitmen untuk menyelesaikan sisa subsidi yang belum terbayarkan sebelum kompetisi Liga 1 pada 10 Maret mendatang. (nap/ham/jpg)

Berita Sebelumnya

Olahraga Satukan Dua Korea
Olahraga Satukan Dua Korea

Berita Berikutnya

Indonesia Raja Asia
Indonesia Raja Asia

Berita Sejenis

Pacquiao Kembali ke AS

Pacquiao Kembali ke AS

Setelah dua tahun tak pernah naik ring di Amerika Serikat (AS), petinju Filipina, Manny Pacquiao kemarin mengumumkan bahwa dirinya siap kembali bertarung.


Tak Terhibur Anugerah Gol Terbaik

Tak Terhibur Anugerah Gol Terbaik

Timnas U-16 memang gagal meraih tiket Piala Dunia U-17 di Peru tahun depan. Namun, bukan berarti timnas U-16 pulang tanpa prestasi.


Tak Tahu Kalau Cetak Gol Ke-800

Tak Tahu Kalau Cetak Gol Ke-800

David da Silva langsung menitikan air mata usai mencetak gol pertama ke gawang Mitra Kukar di menit 30'.


Singkirkan Lin Dan, Langkah Ginting Tak Mudah

Singkirkan Lin Dan, Langkah Ginting Tak Mudah

Nama besar Lin Dan di tunggal putra dunia mulai terkikis.


Ramos Nggak Kapok

Ramos Nggak Kapok

Carlos Ramos tak kehilangan ketegasannya gara-gara masalah yang dia hadapi dengan Serena Williams di final grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka pekan lalu (9


The Minions Tak Terbendung

The Minions Tak Terbendung

Ambisi Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo meraih juara back-to-back Jepang Terbuka terwujud.


Indonesia Butuh Tambahan Pembalap Track

Indonesia Butuh Tambahan Pembalap Track

Hingga hari terakhir balap sepeda disiplin track, skuad Indonesia tak berhasil meraih satu pun medali. Kemarin, ada empat nomor pemungkas yang dilombakan.


Kalah karena Kurang Tryout

Kalah karena Kurang Tryout

Timnas voli putri menyusul para pemain putra. Amalia Fajrina dkk terhenti di perempat final.


Lorenzo Juara, Marquez Semakin Tak Terkejar

Lorenzo Juara, Marquez Semakin Tak Terkejar

Ducati dengan susah payah mempertahankan statusnya sebagai Raja Red Bull Ring tadi malam.


Tak Terdeteksi Tapi Efektif

Tak Terdeteksi Tapi Efektif

Meski belum tutup, klimaks bursa transfer NBA di offseason 2018 bisa dibilang telah lewat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!