Sport
Share this on:

Tekanan Intens Dari Al-Attiyah

  • Tekanan Intens Dari Al-Attiyah
  • Tekanan Intens Dari Al-Attiyah

SAN JUAN DE MARCONA - Setelah menjadi yang tercepat pada etape pertama, pembalap Toyota Nasser Al-Attiyah meraih podium keduanya kemarin pada etape ketiga ajang Reli Dakar 2018. Bersama sang navigator asal Prancis Matthieu Baumel, Al-Attiyah menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 3 jam 9 menit 8 detik.

Pada etape ketiga kemarin, para pembalap melahap rute sejauh 295 kilometer dari Pisco menuju San Juan de Marcona, Peru. ''Memenangi etape itu adalah hal yang sangat baik. Kami butuh memberikan tekanan, namun tidak dengan cara yang gila,” ucap Al-Attiyah kepada situs resmi Dakar 2018.

''Jalanan sangat tidak mudah sangat sangat berbahaya. Itu tadi adalah penampilan yang baik dan saya bahagia bisa menang,'' imbuh juara dua kali Reli Dakar asal Qatar tersebut.

Di etape ketiga ini juga diwarnai dengan mundurnya pembalap X-Raid Mini Mikko Hirvonen. Pembalap Finlandia tersebut mengalami kerusakan mesin.

Mundurnya Hirvonen membuatnya menyusul dua pembalap tim X-Raid Mini lain yakni Brice Menzies dan Yazeed Al-Rajhi yang lebih dulu mengundurkan diri lantaran insiden kecelakaan pada etape kedua.

Bukan hanya itu. Kesialan lain tim X-Raid Mini juga terjadi ketika mobil Nani Roma terguling jelang garis finis. Meski begitu, pembalap Spanyol itu masih bisa mengakhiri lomba dengan finis terpaut 26 menit dari Al-Attiyah. Namun, dia tampak langsung membutuhkan perawatan medis sesaat setelah mencapai finis.

Roma tampak langsung dievakuasi menggunakan helikopter untuk menuju bandara terdekat untuk dilanjutkan perjalanan ke rumah sakit. Kejadian yang dialami Roma ini sekaligus membuat perlawanan tim X-Raid Mini di ajang Reli Dakar 2018 berakhir. Kini kontan tinggal dua pabrikan yakni Peugeot dan Toyota yang bersaing ketat.

Finis di posisi kedua adalah Stephane Peterhansel. Pembalap Team Peugeot Total tersebut terpaut 4 menit 5 detik dari Al-Attiyah. Artinya, Peterhansel masih berada di puncak klasemen disusul oleh pembalap Peugeot lainnya,Cyril Despres. Al-Attiyah sendiri berada di posisi ketiga, berselisih 7 menit dan 43 detik dari Peterhansel. (irr/nur/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Penantian 12 Tahun Berakhir
Penantian 12 Tahun Berakhir

Berita Sejenis

Menang Tiga Set, Minions Belum Panas

Menang Tiga Set, Minions Belum Panas

Ketangguhan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mendapatkan ujian cukup berat dari pasangan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.


Gelar Pembuka Sebelum Berlaga

Gelar Pembuka Sebelum Berlaga

Seperti tahun lalu, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mendapatkan penghargaan dari BWF sebagai pebulu tangkis pria terbaik tahun ini.


Pensiun dari MotoGP, Pedrosa Dapat Hadiah Dua Motor

Pensiun dari MotoGP, Pedrosa Dapat Hadiah Dua Motor

Dedikasi Dani Pedrosa selama 18 tahun membela Honda membuat pabrikan asal Jepang itu ingin berterima kasih kepadanya semaksimal mungkin.


Hamilton Kecelakaan di Jerez

Hamilton Kecelakaan di Jerez

Liburan juara dunia Formula 1 2018 Lewis Hamilton tidak jauh-jauh dari balap.


Tiga Beruntun Pertama Lakers

Tiga Beruntun Pertama Lakers

Di tujuh menit pertama pertandingan Los Angeles Lakers tertinggal 8-25 dari sang tamu Phoenix Suns. Tapi setelah itu LeBron James cs bangkit.


Owi/Butet Pastikan Turun di Indonesia Masters

Owi/Butet Pastikan Turun di Indonesia Masters

Perpisahan Liliyana Natsir dari dunia bulu tangkis dunia bakal ditunda.


Berharap Satu Gelar dari Korea

Berharap Satu Gelar dari Korea

Indonesia tidak tampil dengan kekuatan penuh di Korea Masters yang dimulai hari ini hingga 2 Desember mendatang.


Raih Perak di Kejuaraan Invitasi Jepang

Raih Perak di Kejuaraan Invitasi Jepang

Kabar gembira datang dari perenang andalan Indonesia I Gede Siman Sudartawa.


Ganda Campuran Saatnya Juara Lagi

Ganda Campuran Saatnya Juara Lagi

Bukan hal mudah bagi nomor di luar ganda putra untuk membawa pulang gelar dari ajang BWF Tour.


Ginting Amankan Satu Slot ke Guangzhou

Ginting Amankan Satu Slot ke Guangzhou

Kekalahan Jonatan Christie dari Kento Momota, 24-22, 9-21, 9-21 menutup peluang peraih emas Asian Games 2018 itu tampil di BWF Tour Finals 2018.



Berita Hari Ini

IKLAN ARIP

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!