Sport
Share this on:

Tenaga Mulai Habis. Perenang Belum Dekati Waktu Terbaik

  • Tenaga Mulai Habis. Perenang Belum Dekati Waktu Terbaik
  • Tenaga Mulai Habis. Perenang Belum Dekati Waktu Terbaik

Ilustrasi.

JAKARTA - Hari keempat Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2017 nomor renang menjadi tantangan serius bagi perenang Indonesia. Final yang berlangsung mulai pukul 19.00 di Stadion Akuatik Senayan berdampak pada perenang mengalami masalah recovery. Alhasil, performa mereka juga belum maksimal.

FInal sesi malam juga menjadi pengalaman perdana buat sejumlah perenang Indonesia. Alhasil, ritme istirahat juga harus adaptasi untuk menjaga tubuh tetap ready mengikuti setiap perlombaan.

Total ada empat nomor final yang yang berlangsung tadi malam (13/12). Dua nomor 50 meter gaya bebas putra putri akhirnya dikuasai perenang asing. Di sektor putra, Lee Sang-soo dari Korea Selatan melesat terdepan dengan waktu 23.10 detik.

Sedangkan, perenang nasional, Triady Fauzi Sidiq menyusul setelahnya dengan 23,24 detik. Lalu Glenn Victor Sutanto (23,71 detik). Adapun pada bagian putri, Chan Marina (Singapura) mencatat waktu tercepat dengan 26,00 detik. Selanjutnya, dua perenang pelatnas, AA Istri Kania Ratih dan Patrisia Yosita harus rela menempati peringkat kedua dan ketiga.

Aji-sapaan Triady Fauzi-menerangkan bahwa dirinya kecewa dengan hasil yang dia capai. ”Bingung juga, mungkin karena latihan belum maksimal juga, karena saya lihat 100 meter saya masih bagus gitu,” sebutnya selesai lomba tadi malam.

Catatan 23,24 menjadi capaian terburuk yang dia ciptakan sepanjang setahun terakhir. Rekornas dia sejauh ini di kisaran 22,66 detik yang tercipta pada SEA Games 2017 Kuala Lumpur 2017. “Januari lalu sempat renang 23 detik, setelah itu masih di 22 detik besar,” ungkapnya.

Sementara itu, pada final nomor 400 meter gaya ganti perorangan putra, Aflah Fadlan Prawira mendulang medali emas dengan catatan waktu 4 menit, 30.33 detik. Di tempat kedua Daniel Setyawan (4 menit, 32.70 detik) dan Athalarik Maulidio (4 menit, 38.05 detik).

Fadlan mengakui bahwa dia mulai kehabisan “bensin” mulai kemarin. “Badan emang gak ready juga untuk dipush, nyampe sih nyampe waktunya yang gak bagus,” terangnya.

Pada sektor putri 400 meter gaya ganti putri, Azzahra Permatahani masih menjadi penguasa. Sayangnya, dia gagal mempertajam waktu terbaiknya sekaligus menjadi rekornas saat ini. Pada final kemarin, Azzahra mencatatkan 4 menit,56.96 detik. Adapun medali perak diraih Angel Gabriel Yus (5 menit, 09.91 detik, disusul Vanessae Evato (5 menit, 10.08 detik. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Comeback Manis Namun Kalah
Comeback Manis Namun Kalah

Berita Berikutnya

Owi/Butet Lolos, Praveen/Debby Tersingkir
Owi/Butet Lolos, Praveen/Debby Tersingkir

Berita Sejenis

Belum Saatnya Juara Serena

Belum Saatnya Juara Serena

Serena Williams masih jauh dari performa terbaiknya.


Ricciardo Ke Renault Musim Depan

Ricciardo Ke Renault Musim Depan

Baru tiga hari lalu Daniel Ricciardo menjanjikan bahwa pengumuman masa depannya di Formula 1 bakal datang dalam waktu dekat.


Bukan Hari Terbaik Minions

Bukan Hari Terbaik Minions

Kekalahan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di perempat final Kejuaraan Dunia 2018 menjadi tamparan keras bagi PP PBSI dan tim pelatih.


Aturan Servis Baru Untungkan Nadal

Aturan Servis Baru Untungkan Nadal

Aturan baru tentang waktu jeda servis yang diberlakukan ATP langsung menuai kontroversi.


Tak Terdeteksi Tapi Efektif

Tak Terdeteksi Tapi Efektif

Meski belum tutup, klimaks bursa transfer NBA di offseason 2018 bisa dibilang telah lewat.


Ferrari Siapkan Perlawanan Berikutnya

Ferrari Siapkan Perlawanan Berikutnya

Usai memenangi GP Inggris di Sirkuit Silverstone 8 Juli lalu, Ferrari seakan mengonfirmasi bahwa merekalah tim terbaik di Formula 1 saat ini.


Pembuktian The Minions Jadi Terbaik Dunia

Pembuktian The Minions Jadi Terbaik Dunia

Meski menempati peringkat satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo belum sah sebagai ganda terbaik dunia.


Jepang Luncurkan Maskot Resmi Olimpiade 2020

Jepang Luncurkan Maskot Resmi Olimpiade 2020

Olimpiade Tokyo 2020 masih dua tahun lagi. Namun, denyut acara olahraga multievent terakbar sejagat tersebut sudah mulai terasa.


Wade Dirayu Tim Tiongkok

Wade Dirayu Tim Tiongkok

Dwyane Wade menjadi salah satu nama besar di bursa free agent yang belum menemukan tim baru sampai saat ini.


Batal ke Tiongkok, Tetap di Bali

Batal ke Tiongkok, Tetap di Bali

Keterbatasan anggaran pelatnas membuat perenang jarak menengah dan jauh yang disiapkan ke Asian Games batal berlatih di Tiongkok.



Populer

KPU kab

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!