Sport
Share this on:

Tenang, Marquez Sudah Pede

  • Tenang, Marquez Sudah Pede
  • Tenang, Marquez Sudah Pede

SAXONY - Raja Sachsenring Marc Marquez melakukan pendekatan berbeda dalam mempersiapkan setingan motornya untuk balapan besok. Jika tak melihat namanya di puncak daftar pembalap tercepat pada dua sesi latihan bebas hari pertama kemarin itu bukan tanda bahaya. Justru Marquez sudah terkesan pede dengan kondisinya saat ini.

Pada sesi latihan sore (FP2), sang juara bertahan sama sekali tidak menyentuh ban soft untuk memburu lap cepat. Fokusnya langsung pada simulasi balapan. Marquez memasang ban medium di awal sesi untuk membukukan waktu terbaik untuk FP2. Torehannya itu hanya cukup membawanya ke posisi lima pembalap tercepat.

Marquez kemudian memasang ban depan hard. Tapi tak mengalami perbaikan catatan waktu. Pada sesi itu pula dia menjajal lengan ayun berbahan fiber yang sudah beberapa kali sukses membawanya memenangi lomba tahun ini.

Dengan menggunakan ban medium, Marquez mendominasi catatan waktu di FP2. Jika menilik performanya, rider 25 tahun itu diprediksi bakal sangat cepat begitu memasang ban soft. ''Sirkuit ini sangat khas. Saya berharap bisa melanjutkan tren positif tahun lalu,'' ucapnya.

Tim Marquez sudah memiliki data berlimpah mengenai ban soft ini. Bahkan, dengan ban tersebut sang juara bertahan mampu memenangi seri GP Belanda di Assen dua pekan lalu. Padahal sirkuit tersebut merupakan “kandang” Yamaha. Karena itu pula, kemenangan di Belanda itu menjadi mengejutkan. Dengan data tersebut, Marquez tinggal bekerja untuk detil-detil penting di sesi latihan bebas.

Saat FP2 menyisakan dua menit, Jorge Lorenzo (Ducati) melakuka time attack menggunakan kombinasi ban soft-soft baru. Dia membukukan 1 menit 20,885 detik dan menapaki posisi teratas daftar pembalap tercepat. Hanya dia satu-satunya pembalap yang sukses menerabas catatan waktu di bawah 1 menit 21 detik di FP2.

''Sachsenring (ini) bukan sirkuit favoritku. Jadi di satu sisi saya senang,'' kata Lorenzo dilansir Crash.

Lorenzo lebih cepat 0,257 detik dari rider yang bakal menggantikannya di tim pabrikan Ducati musim depan, Danilo Petrucci (Pramac). Pembalap Italia tersebut memasang kombinasi ban medium-soft baru untuk membukukan waktu terbaik. Pada menit-menit terakhir menjelang FP2 usai, nyaris semua pembalap memang melakukan simulasi kualifikasi untuk mendapatkan waktu tercepat.

Pembalap tercepat di sesi pagi, Andrea Iannone juga memilih medium-soft dan menempatkan namanya di posisi ketiga pembalap tercepat. Jaraknya, 0,319 detik. Sementara Andrea Dovizioso membuat tiga Ducati berada di empat besar pembalap tercepat di FP2. Menggunakan soft-soft catatan waktunya hanya terpaut 0,424 detik di belakang rekan satu timnya.

Yang ada dalam posisi bahaya adalah runner up di klasemen sementara pembalap MotoGP saat ini Valentino Rossi, Johann Zarco, dan Dani Pedrosa. Ketiganya gagal menembus 10 besar. Secara berurutan, mereka finis 17, 18, dan 20. Rossi menjajal kombinasi medium-soft pada akhir sesi. Sedangkan Zarco juga mencoba kombinasi yang sama pada run kedua dari tiga run yang dilakukannya. Begit pula Pedrosa.

Jika tidak menggeber motornya lebih keras pada akhir sesi, bisa dipastikan Pedrosa akan finis di belakang Stefan Bradl yang menggantikan Franco Morbidelli di Marc VDS. Morbidelli sendiri masih dalam proses pemulihan pasca mengalami cedera tangan akibat kecelakaan di FP1 GP Assen.

Bagi Rossi, Pedrosa, dan Zarco, mereka wajib memperbaiki catatan waktunya pada FP3 pagi ini. Jika gagal menembus 10 besar mereka terpaksa harus melalui ujian di kualifikasi pertama (Q1) dulu untuk bisa bertarung di Q2. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Kesempatan Kerber Balas Dendam
Kesempatan Kerber Balas Dendam

Berita Sejenis

Belum Juga Teken Jontrak, David De Gea Bikin Cemas MU

Belum Juga Teken Jontrak, David De Gea Bikin Cemas MU

David De Gea membuat cemas Manchester United. Meskipun sudah menyetujui kesepakatan baru, kiper tim nasional Spanyol tersebut belum juga menandatangani kontrak


Balapan di Silverstone, Peluang untuk Mengkudeta Marquez

Balapan di Silverstone, Peluang untuk Mengkudeta Marquez

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez punya beban berat. Ia harus kerja keras menjaga tren positifnya jelang race MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (25


Bukan Favorit, Marquez Simpan Kenangan Pahit di Silverstone

Bukan Favorit, Marquez Simpan Kenangan Pahit di Silverstone

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez masih mencari celah agar bisa naik podium di seri MotoGP Inggris.


Pebulu Tangkis Indonesia Optimis, Meski Persaingan Kian Ketat

Pebulu Tangkis Indonesia Optimis, Meski Persaingan Kian Ketat

Kejuaraan Dunia 2019 dimulai hari ini (19/8). Di hari perdana, tiga tunggal putra Indonesia sudah bermain di babak pertama.


Tetap di Moto2, Alex Marquez Urung Bersaing dengan Marc

Tetap di Moto2, Alex Marquez Urung Bersaing dengan Marc

Sempat digadang-gadang menjadi rival sang kakak, Alex Marquez malah meneken kontrak baru Moto2 bersama Marc VDS hingga tahun 2020.


Marquez Kuwalahan, Dovizioso Mendominasi di Red Bull Ring

Marquez Kuwalahan, Dovizioso Mendominasi di Red Bull Ring

Andrea Dovizioso meneruskan dominasi Ducati di Red Bull Ring, Spielberg.


Dovi Salip Marquez di Tikungan Terakhir

Dovi Salip Marquez di Tikungan Terakhir

Pembalap Ducati Andrea Dovizioso berhasil meraih gelar juara pada MotoGP Austria 2019.


Dovizioso Jatuh, Marquez Teratas

Dovizioso Jatuh, Marquez Teratas

Performa Marc Marquez (Repsol Honda) memang patut diacungi jempol. Kemarin (9/8) ia berhasil memuncaki sesi latihan bebas FP2 GP Austria.


Wakil Merah Putih Habis di Thailand Open

Wakil Merah Putih Habis di Thailand Open

Indonesia sudah tak memiliki wakil di babak semifinal Thailand Open 2019. Hasil itu setelah empat wakil yang tembus ke babak perempatfinal menelan kekalahan.


Satria Muda Pede Tatap Grand Final IBL 3x3

Satria Muda Pede Tatap Grand Final IBL 3x3

Babak Grand Final IBL 3x3 Basketball Indonesia Tour 2019 bakal digelar di Cilandak Town Square, Jakarta, 3-4 Agustus nanti.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!