Sport
Share this on:

Tetap Berharap pada Marcus/Kevin

  • Tetap Berharap pada Marcus/Kevin
  • Tetap Berharap pada Marcus/Kevin

JAKARTA - Denmark Open 2018 menjadi sasaran berikutnya pebulu tangkis Indonesia. Turnamen selevel Super 750 di BWF Tour itu menjadi ajang mandatory yang harus diikuti pebulu tangkis top Indonesia.

Dalam hal ini, Indonesia masih berharap banyak kepada ganda putra terbaik, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada turnamen yang berlangsung 16-21 Oktober di Odense Sports Park, Denmark.

Susy Susanti, Kabidbinpres PP PBSI menyatakan pasangan ini merupakan peluang terbaik yang dimiliki Indonesia. Sebagai peringkat satu dunia ganda putra, Marcus/Kevin secara otomastis juga menjadi unggulan pertama di Denamrk Open kali ini.

“Target kami satu gelar dulu, itu yang paling realistis,” kata Susy. Secara persaingan ganda putra masih cukup berpeluang besar. Hanya saja, legenda tunggal putri Indonesia itu juga berharap banyak kepada sektor lain untuk berjuang bersama.

Selain Marcus/Kevin, menurunkan empat pasangan yang lain. Yakni Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Berry Angriawan/Hardianto, Wahyu Nayaka/Ade Yusuf dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Tantangan ganda putra tidak hanya berasal dari pasangan Asia. Tetapi juga ganda putra terbaik tuan rumah.

Di sisi lain, Indonesia mengirim tiga wakil di tunggal putra. Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto akan memulai perjuang esok hari. Jojo menghadapi Wong Wing Ki Vincent dari Hongkong, sedangkan Tommy berjumpa delegasi Inggris, Rajiv Ouseph.

Perjuangan sengit harus dilalui Ginting yang kembali dihadapkan dengan Kento Momota yang merupakan unggulan kedua. Susy melihat, sudah saatnya tunggal putra Indonesia bisa bersaing lebih konsisten melawan top elit dunia.

Di sisi lain, tim ganda putri pelapis di pelatnas menjalankan eksperimen kembali. Itu seiring hasil yang kurang bagus yang diperlihatkan mereka. Eng Hian, pelatih ganda putri Indonesia sudah memutuskan membongkar pasangan pelapis.

Di Denmark Open, Anggia Shitta akan berpasangan dengan Della Destiara Haris, sedangkan Ni Ketut Mahadewi berpartner dengan Rizki Amelia Pradipta. “Ini ujian lain bagi mereka. Saya mau mereka bisa maksimal lagi,” terang Eng Hian.

Namun, informasi terakhir, Anggia/Della dipastikan mundur dari Denmark Open. Della masih harus menyelesaikan urusan pendidikannya. Selanjutnya, mereka dijadwalkan turun di French Open, pekan depan.

Sejak awal tahun beberapa kali perubahan dijalankan Eng Hian. Namun, hasilnya belum sesuai dengan harapannya. Sejauh ini, baru Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang bisa menembus dominasi ganda putri Jepang dan Tiongkok. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Panjat Tebing Borong Medali di Tiongkok
Panjat Tebing Borong Medali di Tiongkok

Berita Sejenis

Owi Akhirnya Berpasangan dengan Debby

Owi Akhirnya Berpasangan dengan Debby

Tantowi Ahmad bakal berpasangan dengan Debby Susanto pada ajang Malaysia Masters 2019. Itu tentu saja sebuah kejutan.


Jumpa Intanon, Jorji Harus Tampil Menekan

Jumpa Intanon, Jorji Harus Tampil Menekan

Bertahun-tahun menjadi sektor terlemah dan paling diremehkan, tunggal putri Indonesia menggebrak pada awal tahun ini.


Besok, Kepastian Minions Tampil di Malaysia Masters

Besok, Kepastian Minions Tampil di Malaysia Masters

Publik badminton lovers yang sudah kangen berat menonton Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo beraksi kembali, harus bersabar lebih lama.


JPE Waspada, BNI 46 Siap Lanjutkan Kejutan

JPE Waspada, BNI 46 Siap Lanjutkan Kejutan

Tim putra Jakarta Pertamina Energi (JPE) mampu tampil trengginas pada putaran pertama Proliga 2019.


Federer Berharap Tuah Perth Lagi

Federer Berharap Tuah Perth Lagi

Selalu tampil di Hopman Cup dalam dua musim terakhir sudah terbukti membawa berkah untuk Roger Federer.


Comeback ke Tanah Liat

Comeback ke Tanah Liat

Di usia yang sudah menginjak 37 tahun, Roger Federer tetap enggan mencari aman dengan hanya tampil di turnamen-turnamen yang menjadi favoritnya.


Kesal Sering Difault, Kevin Minta Rekaman

Kesal Sering Difault, Kevin Minta Rekaman

Rusak sudah skenario final ideal di Kejurnas PBSI 2018. PB Djarum Kudus, unggulan kedua sekaligus juara bertahan, gagal melangkah ke final.


Marcus Hanya Perlu Minum Obat

Marcus Hanya Perlu Minum Obat

Pencinta bulu tangkis yang menonton Kejurnas PBSI 2018 dengan harapan bisa bertemu Marcus Fernaldi Gideon, harus siap-siap kecewa.


Lima Kali Kalah, CLS Masih Optimis

Lima Kali Kalah, CLS Masih Optimis

CLS Knights Indonesia telah menjalani tujuh dari dua puluh games pada ASEAN Basketball League (ABL) 2018-2019.


Marcus Cedera Leher, Minions Mundur dari BWF Finals

Marcus Cedera Leher, Minions Mundur dari BWF Finals

Hanya cedera yang bisa menghentikan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Itulah yang terjadi di BWF World Tour Finals kali ini.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!