Sport
Share this on:

Tiga Ringan, Satu Berat

  • Tiga Ringan, Satu Berat
  • Tiga Ringan, Satu Berat

**** - Sektor ganda campuran bertanding mulai hari ini. Tanpa Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, ekspektasi tinggi dibebankan kepada Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Untung, tugas mereka di babak pertama cenderung ringan. Praveen/Melati akan bersua pasangan Tiongkok Ou Xuanyi/Tang Jinhua. Sang lawan berada di peringkat 105 dunia, dan baru dipasangkan pada turnamen kali ini.

Lalu, ada pasangan Ronald Alexander/Annisa Saufika yang bakal bertemu wakil tuan rumah Kim Hwi Tae/Kim Hye Jeong. Dua pasangan tersebut belum pernah bertemu sebelumnya. Jika melihat catatan prestasi tahun ini, Ronald/Annisa lebih difavoritkan.

Pasangan muda Merah Putih itu pernah tampil di final Tiongkok Masters (level Super 100 April lalu). Sedangkan Hwi Tae/Hye Jeong hanya mampu menjejak perempat final turnamen yang sama. '

'Menghadapi lawan hari ini, seharusnya kami bisa tampil lebih lepas dan tetap fokus,'' janji Ronald. Sementara itu, jawara Bangka Belitung Indonesia Masters Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari akan menghadapi lawan berat: Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo.

Meskipun pasangan baru, Yuki/Misaki lebih berpengalaman bertanding di turnamen BWF dengan level yang lebih tinggi. Keduanya mulai berduet di Jepang Terbuka pada 11-16 September lalu. Meskipun, langsung terhenti di babak kedua. Mungkin belum benar-benar padu. Hal itulah yang harus dimanfaatkan oleh Rinov/Mentari.

''Lawan memang lebih diunggulkan. Justru itu yang menjadi tantangan bagi kami,'' jelas Rinov. Satu gelar BWF Tour Super 100 Minggu lalu mampu mendongkrak motivasi dan semangat ganda campuran juara dunia junior 2017 itu.

Sementara itu Pelatih Ganda Putri Eng Hian memang sudah pasrah dengan performa dua pasangan pelapis, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta dan Anggia Shitta/Ni Ketut Mahadewi sungguh sulit diharapkan.

Prestasi terbaik kali terakhir dicatatkan Della/Rizki pada Kejuaraan Dunia Juli lalu. Yakni masuk perempat final. Setelah itu, di BWF World Tour, paling banter mereka mentok di 16 besar.

Korea Terbuka menjadi kans terbaik untuk menunjukkan bahwa mereka masih bisa berprestasi. Beberapa pasangan top tidak terjun di sini. Misalnya peringkat dua dunia, Chen Qinceng/Jia Yifan (Tiongkok) serta peringkat tiga Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Di samping itu, jalan mereka sejak babak pertama relatif mudah. Belum bertemu pasangan yang peringkatnya di atas mereka.

Jalan mulus itu berlangsung sampai babak kedua. Jadi, hitungannya, baik Della/Rizki maupun Anggia/Ketut mestinya lolos ke perempat final. Nah, drawing memungkinkan mereka bertemu di delapan besar. Jadi, jika penampilan mereka memenuhi ekspektasi, otomatis kita menempatkan satu wakil di semifinal.

Baru di empat besar itu tantangan berat menanti. Mereka bisa bertemu ganda putri terbaik dunia, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang). Kabidbinpres PP PBSI Susy Susanti, mengharapkan Della/Rizki dan Anggita/Ketut mampu memberikan bukti.

''Ini tantangan buat mereka, setidaknya hingga akhir tahun. Sebab, tahun depan pengumpulan poin untuk Olimpiade sudah berjalan,'' jelas Susy. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Tampil Lepas dan Fokus
Tampil Lepas dan Fokus

Berita Berikutnya

Satu Agen dengan LeBron
Satu Agen dengan LeBron

Berita Sejenis

Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Empat pasangan ganda campuran sudah melakoni babak pertama kemarin. Sayang, yang lolos hanya satu. Yakni pasangan senior Tontowi Ahmad/Debby Susanto.


Nadal Comeback di Australia Terbuka

Nadal Comeback di Australia Terbuka

Setelah tiga bulan vakum total dari lapangan tenis akibat cedera lutut, ranking dua dunia Rafael Nadal pagi ini comeback untuk kali pertama.


Ihsan Langsung Keok, Tunggal Putra Sisa Satu

Ihsan Langsung Keok, Tunggal Putra Sisa Satu

Entah treatment apa yang harus diberikan buat Ihsan Maulana Mustofa. Selamat dari degradasi pelatnas bukan membuat dia makin semangat berprestasi.


Besok, Kepastian Minions Tampil di Malaysia Masters

Besok, Kepastian Minions Tampil di Malaysia Masters

Publik badminton lovers yang sudah kangen berat menonton Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo beraksi kembali, harus bersabar lebih lama.


Rekor yang Mengungkap Aib

Rekor yang Mengungkap Aib

Duel Golden State Warriors kontra Sacramento Kings di Golden 1 Center kemarin memecahkan rekor NBA dengan total kedua tim menciptakan 41 tembakan tiga angka.


Welcome Back, Murray!

Welcome Back, Murray!

Selamat datang kembali Andy Murray. Mantan ranking satu dunia itu kemarin menjalani pertandingan pertamanya di 2019.


Kemenpora Bantah Ada Pelatih Fiktif

Kemenpora Bantah Ada Pelatih Fiktif

Puspita Mustika Adya, salah satu pelatih para-cycling Indonesia di Asian Para Games (APG) 2018 masih menanti keadilan.


Menang Tiga Set, Minions Belum Panas

Menang Tiga Set, Minions Belum Panas

Ketangguhan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mendapatkan ujian cukup berat dari pasangan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.


Sudah, Lupakan Saja Statistik

Sudah, Lupakan Saja Statistik

Dua wakil Indonesia langsung berjumpa lawan berat dalam pertandingan perdana BWF World Tour Finals hari ini (12/12).


Alonso Gunakan Mesin Chevrolet

Alonso Gunakan Mesin Chevrolet

Upaya McLaren mewujudkan mimpi Fernando Alonso memenangi tiga balapan klasik “Trple Crown” (GP Monako, Le Mans 24 jam, dan Indy 500) makin all out.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!