Sport
Share this on:

Tiongkok Lawan Berat Tim Uber

  • Tiongkok Lawan Berat Tim Uber
  • Tiongkok Lawan Berat Tim Uber

JAKARTA - Perjuangan Indonesia di kejuaraan Piala Thomas dan Uber diprediksi tidak mudah. Tim putra Merah Putih memiliki peluang cukup terbuka untuk meraih gelar juara tahun ini. Sedangkan, tim putri diprediksi hanya mampu menembus empat besar.

Tim Thomas Indonesia menjadi unggulan ketiga di sektor putra pada turnamen yang akan dihelat di Bangkok 20-27 Mei tersebut. Mereka masuk dalam grup B bersama Korea Selatan, Kanada, dan Thailand. Sementara tim Uber yang menempati unggulan ke tujuh berada di grup D dengan Tiongkok, Prancis, dan Malaysia.

Peraih gelar All England 1979 sektor ganda putri Imelda Wiguna menuturkan, tim Thomas memiliki pemain yang menjanjikan sekelas ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Selain itu, Anthony Sinisuka Ginting memiliki progress positif sejak Indonesia Master 2018 Januari lalu.

”Dengan turnamen dan latihan menjelang Piala Thomas seharusnya ada peningkatan,” tuturnya.

Di fase grup, Korea Selatan berpotensi memberikan perlawanan lebih dibanding dua negara lainnya. Mengingat, skuad Negeri Gingseng pemain kuat di sektor tunggal putra. Yakni Son Wan Ho yang menempati peringkat ke-3 dunia dan Jeon Hyeok Jin di rangking 18.

Imelda menilai tim Uber terlalu pesimis. Meski, dia juga tidak memungkiri target semifinal cukup realistis. Memang, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu memiliki prestasi gemilang sejak dipasangkan Mei tahun lalu. ”Tapi Uber Cup adalah turnamen beregu. Jadi tidak bisa hanya mengandalkan satu atau dua orang,” katanya.

Secara peringkat, hanya pasangan Greysia/Apriyani yang berhasil masuk 10 besar. Sedangkan, Fitriani yang menjadi tumpuan di sektor tunggal putri hanya bertengger di posisi 34. Sementara, calon lawan terkuat Tiongkok memiliki dua pemain yang berada di 10 besar tunggal putri. Di nomor ganda putri pun Chen Qingchen/Jia Yifan masih menyandang duet terbaik dunia.

”Bagaimanapun kalau para pemain mau berusaha sungguh dan selalu kompak, pasti bisa,” mantan pebulutangkis nasional 63 tahun tersebut.

Sementara itu, legenda bulutangkis lainnya Rudy Hartono mengatakan, daya juang atlet muda saat ini tidak sebaik atlet zaman dulu. Jika ingin menjadi juara harus memiliki kemauan yang keras. ”Setiap latihan harus ada peningkatan. Percuma kalau hanya sesuai jadwal pelatih. Lu harus nambah porsi. Bisa tiga kali lipat? Ya harus bisa kalau mau juara,” ujarnya.

Menurut dia, seorang juara itu hari menjalani latihan yang sulit. ”Enaknya saat di podium. Sudah itu aja,” tegasnya. Fisik dan kecepatan menjadi kunci permainan bulutangkis. Sebab, bulutangkis merupakan permainan reflek dan harus dilatih.

”Nggak ada cerita setiap latihan tidak ada progress. Minimal seminggu latihan harus ada progress satu persen. Jadi kamu hitung aja peningkatannya dalam setahun. Gitu kalau mau juara,” jelas jawara tujuh kali All England itu. (han/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Ferrari Bisa Juara Tahun Ini
Ferrari Bisa Juara Tahun Ini

Berita Sejenis

Panagahan Pede Pasang Target Emas di SEA Games

Panagahan Pede Pasang Target Emas di SEA Games

Tim nasional Merah Putih saat ini masih dalam masa transisi usai perhelatan Asian Games berakhir. Para pemanah pun pulang ke rumah masing-masing.


Lawan Beiwen, Ujian Konsistensi Gregoria

Lawan Beiwen, Ujian Konsistensi Gregoria

Gregoria Mariska Tunjung, tunggal putri Indonesia membuka perjuangan di Tiongkok Open 2018 dengan kemenangan.


Pembuktian Skuad Pelapis Cipayung

Pembuktian Skuad Pelapis Cipayung

Pebulu tangkis utama Indonesia masih berjuang di pentas Tiongkok Open 2018 pekan ini.


Dua Pasangan Indonesia Tembus ke Semifinal

Dua Pasangan Indonesia Tembus ke Semifinal

Dua di antara lima wakil Indonesia memastikan tiket semifinal Jepang Open 2018. Hari ini lawan tangguh sudah menunggu mereka di Musashino Forest Sports Plaza.


Ultimatum buat Ganda Putri

Ultimatum buat Ganda Putri

Sektor ganda putri berangkat ke tiga kejuaraan level tinggi, Jepang Terbuka, Tiongkok Terbuka, dan Korea Selatan Terbuka dengan beban berat.


Alonso Geber Indycar Lagi

Alonso Geber Indycar Lagi

Jeda dua minggu balapan Formula 1 dimanfaatkan Fernando Alonso untuk melakukan tes balapan Indycar bersama tim Andretti Autosport.


Langkah Ferrari Makin Berat

Langkah Ferrari Makin Berat

Kesempatan pembalap Ferrari Sebastian Vettel untuk menipiskan jarak poin dengan pimpinan klasemen yakni pembalap Mercedes Lewis Hamilton di GP Italia.


Tiongkok Pertegas Dominasi di Asian Games

Tiongkok Pertegas Dominasi di Asian Games

Tiongkok kembali memperlihatkan dominasi mereka pada nomor loncat indah pada Asian Games 2018.


Emas Tiongkok Sudah Tembus Keping ke-100

Emas Tiongkok Sudah Tembus Keping ke-100

Kemarin, kontingen Tiongkok mencatat milestone spesial di Asian Games 2018. Mereka merebut medali emas ke-100.


Indonesia Kalah Kelas dari Korea

Indonesia Kalah Kelas dari Korea

Tim bola voli putra Indonesia harus melupakan target tiga besar yang sudah disiapkan PP PBVSI sebelum Asian Games berlangsung.



Berita Hari Ini

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!