Sport
Share this on:

Tira-Kabo Tertahan Lagi di Kandang

  • Tira-Kabo Tertahan Lagi di Kandang
  • Tira-Kabo Tertahan Lagi di Kandang

BOGOR - PS Tira Persikabo masih belum mampu kembali ke jalur kemenangan. Ya, lagi-lagi tim berjuluk Laskar Padjajaran itu meraih hasil imbang meski menjalani laga kandang menghadapi tim juru kunci Semen Padang. Pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2019 di Stadion Pakansari Cibinong, Bogo, Jumat (27/9) kemarin, Tira-Kabo hanya mampu bermain imbang 1-1 atas tamunya Semen Padang.

Sejak peluit tanda dimulainya pertandingan, kedua kesebelasan bermain dengan tempo lamban. Namun, beberapa kali, kedua kesebesalan silih berganti mampu menciptakan peluang untuk mencetak gol.

Namun, tuan rumah dikejutkan dengan gol Semen Padang di menit ke-24. Berawal dari umpan Irsyad Aras dari sisi kanan gawang Tira-Kabo, mampu dimaksimalkan oleh Vanderlei Francisco dengan sontekannya yang menembus gawang Angga Saputra.

Usai gol, kembali jual beli serangan terus diperagakan oleh kedua tim. Namun, tim tuan rumah lebih agresif melancarakan serangan demi mengimbangi kedudukan. Sayang, hingga akhir babak pertama, peluang yang didapat tuan rumah belum menemui hasil. Skor 0-1 untuk kemenangan tamu bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Tira-Kabo berinisiatif melancarakan serangan lebih dulu. Alhasil, pada menit ke-59, mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol yang dicetak oleh Osas Saha. Berawal umpan dari lini tengah, pemain naturalisasai itu mampu mengontrol dan memanfaatkan untuk merobek jala gawang Semen Padang yang dikawal Teja Paku Alam.

Peluang emas, didapat Vanderlei pada menit ke-66. Sayang, sepakannya saat udah berhadapan satu lawan satu dengan Angga Saputra masih bisa diamankan. Lagi-lagi, Semen padang mendapat peluang serupa. Berawal dari bola rebound hasil tendangan bebas, Vendry Mofu yang juga sudah berhadapan satu lawan satu dengan Angga tak mampu memanfaatkannya dengan baik. Sebab, sepakan Vendry masih bisa dihalau oleh kaki Angga dan bola melambung ke sisi gawang.

Memang nampak, di sisa laga itu, Semen Padang lebih mendominasi melancarakan serangan. Sayang, peluang yang didapat belum mampu membuahkan hasil. Sedangkan tuan rumah hanya mampu mengharapkan serangan balik. Alhasil skor imbang 1-1 menjadi akhir dari pertandingan Tira Kabo kontra Semen Padang.

"Pertama alhamdulillah menyelesaikan pertandingan ini dengan selamat. Terima kasih pemain yang sudah berusaha sekuat tenaga, kita tahu hari ini mungkin kurang mengenakan buat tim kita. Miskin sekali kreatifitas, miskin determinasi, miskin sirkulasi bola," ujar pelatih Tira Kabo Rahmad Darmawan usai pertandingan.

"Jujur ini mungkin penampilan kita yang paling di bawah standar. Tapi saya tak menyalahkan pemain. Tak ada masalah tim. Penyebabnya apa, saya pelatih punya tanggung jawab untuk mencari tahu. Bukan non teknis, ini kesalahn saya. Untuk memberikan treatment yang tepat. Kita akan menghadapi pertandingan ke depan saya harap pemain oke. Kita draw melawan Semen Padang," jelasnya.

Ini merupakan laga keenam, berturut-turut Tira Kabo gagal meraih kemenangan. Bahkan, dari enam laga itu, Tira-Kabo menelan dua kekalahan atas Persela Lamongan (1-6) dan PSM Makassar (0-2).

"Kita langsung siap main lawan Persipura tanggal2 Oktober baru jeda. Jadi memang harus siap lagi nanti untuk cari solusi yang terbaik. Saya terlalu sering dengar habis bensin, saya tak setuju, tiga laga kemarin lawan Persib dan PSM dan Badak Lampung ada kalah dan menang tapi tak begitu kecewa karena main bagus dan punya peluang," ujarnya.

"Ada faktor tak beruntung melawan Badak Lampung dan Persib, Hari ini jujur di bawah performa. Penyebabnya tak ada teknis, murni kesalahan, saya treatment yang pas. salah saya, selesai," tambahpelatih yang akrab disapa RD itu.

Ya, dengan hasil ini, untuk sementara PS Tira Kabo masih bertahan di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 36 poin dari 21 pertandingan yang sudah dijalaninya.

Posisi Tira-Kabo bisa tergeser oleh Madura United yang menempati posisi ketiga dengan 34 poin. Madura United baru akan menjalani ertandingan pekan ke-21 pada Minggu (29/9) besok menghadpai tuan rumah PSS Sleman.

Sedangkan, Semen Padang masih tetap berada di zona merah atau degradasi dengan menempati posisi ke-17 klasemen sementara. Tim Kabau Sirah (julukan Semen Padang) hanya memiliki 16 poin dari 20 laga.

Meski demikian, pelatih Semen Padang, Weliansyah puas dengan hasil imbang dan raihan satu poin adri markas Tira Kabo. Selain itu, ia juga mengaku puas dengan permainan anak asuhnya yang mengalami peningkatakan di putaran kedua Liga 1 Indonesia 2019 ini.

"Kami bersyukur dapat meraih poin di Bogor, kita mengetahui tim PS Tira Persikabo adalah tim yang bagus dan mendapatkan satu poin itu adalah hasil yang bagus. Saya mengapresiasi permainan anak-anak yang bermain sangat baik," ungkapnya.

"Diputaran kedua kita ada tambahan pemain baru Flavio Beck Junior, Vendry Mofu. Ini sangat membantu kita. Kita mengalami perubahan yang cukup baik. Semoga kita bisa keluar dari zona degradasi," sambungnya. (gie/zul/fin/tgr)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lini Serang Masih Kurang tajam

Lini Serang Masih Kurang tajam

Selama berlaga di kandang, PSM masih kesulitan menghasilkan gol dari penggawa lini depan.


Danny Kosasih Nyalon Lagi

Danny Kosasih Nyalon Lagi

Ketua Pengurus Pusat Persatuan Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) Danny Kosasih kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PP Perbasi Periode 2019-2023.


Sayang, Fajar/Rian Harus Ketemu Kevin/Marcus Lagi

Sayang, Fajar/Rian Harus Ketemu Kevin/Marcus Lagi

Meski duel hari ini masih mempertandingkan babak perempatfinal, namun sektor ganda putra Indonesia sudah memastikan satu tiket semifinal Korea Open 2019.


Jika Kalah Lagi, Tekanan Giampaolo Makin Besar

Jika Kalah Lagi, Tekanan Giampaolo Makin Besar

Nada pesimistis meluncur dari mulut Marco Giampaolo, kemarin. Sang juru taktik AC Milan itu mengakui skuatnya hanya membutuhkan waktu untuk kembali pada trek ke


Kevin/Marcus Jumpa Goh/Tan Lagi

Kevin/Marcus Jumpa Goh/Tan Lagi

Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil melangkah ke babak kedua, Korea Open 2019.


Indonesia Berharap Gelar Lagi di Korea Open 2019

Indonesia Berharap Gelar Lagi di Korea Open 2019

Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow gagal melangkah ke babak kedua Korea Open 2019.


Tim Eropa Kalahkan Petenis Dunia Lagi

Tim Eropa Kalahkan Petenis Dunia Lagi

Kemenangan Alexander Zverev atas Milos Raonic 6-4, 3-6, 10-4 di pertandingan keempat hari terakhir, kemarin.


Ahsan Cedera, Kevin/Marcus Juara Lagi di Cina

Ahsan Cedera, Kevin/Marcus Juara Lagi di Cina

Marcus Fernandi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih gelar juara Cina Open 2019.


Johann Zarco Pilih Mundur

Johann Zarco Pilih Mundur

Johann Zarco memilih mengundurkan diri dari MotoGP 2019 disaat race masih tersisa enam balapan lagi, Kamis (19/9) kemarin.


Unggul Jauh, Kans Marquez Juarai MotoGP Lebih Awal

Unggul Jauh, Kans Marquez Juarai MotoGP Lebih Awal

Gelaran MotoGP tinggal tujuh seri lagi. Pembalap Repsol Honda Marc Marquez masih memuncaki klasemen rider MotoGP dengan 250 poin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!