Sport
Share this on:

Tommy Selamatkan Muka Indonesia

  • Tommy Selamatkan Muka Indonesia
  • Tommy Selamatkan Muka Indonesia

Tommy Sugiarto.

BANGKOK - Dari tiga wakil Indonesia yang menembus babak final hanya satu yang mampu menggamit gelar, yakni Tommy Sugiarto. Dua wakil lainnya, ganda putra Wahyu Nayaka/Ade Yusuf dan Anggia Shitta/Ni Ketut Mahadewi (ganda putri) terjungkal di laga pemungkas.

Tommy menang dua game, 21-16, 21-15 atas Jun Hao Leong (Malaysia). Dengan demikian, Tommy mampu mempertahankan gelar yang dia amankan pada tahun lalu. Back-to-back menjuarai Thailand Masters 2018.

Di tengah terpuruknya tunggal putra Indonesia, Tommy yang kini berada di luar pelatnas mampu menyelamatkan muka Indonesia di turnamen pertama BWF tahun ini. “Kunci kemenangan saya di sini (Thailand, Red) adalah bermain dengan sabar,” katanya dalam surat elekrotnik PP PBSI tadi malam.

Terlebih lagi, Tommy menjadikan keluarga sebagai motivasi terbesar dia dalam mengarungi musim turnamen 2018. Tantangan terbesar dia pada Thailand Masters ini adalah sosok pemain muda yang bertebaran.

“Saya bisa mengatasi mereka, karena mungkin saya menang dari segi pengalaman dan saya masih bisa menjaga stamina,” urainya.

Harapan terbesar dia yakni bisa mendapatkan kesempatan untuk berlaga di Asian Games membela nama Indonesia. “Apalagi main di Jakarta, saya mau keluarga juga bisa menonton kalau saya bertanding,” lanjutnya.

Terpisah, dua pemain ganda Indonesia harus menahan angan meraih gelar di tahun ini. Anggia/Ketut takluk dri unggulan pertama tuan rumaj, ongkolphan Kittiharakul/Rawinda Prajongjai, 19-21, 17-21. Sedangkan Wahyu/Ade kalah dari Tinn Isriyanet/Kittisak Namdash dalam tiga game, 18-21, 21-11, 20-22.

“Kurang berungtung aja mereka, pemain Thailand lebih bagus,” beber Herry IP mengenai permainan pasangnnya.

Setelah mampu unggul di game ketiga dengan interval 11-6, mereka mengubah pola permainan. “Terlalu banyak angkat bola, dan defense Wahyu tembus terus,” lanjutnya. (nap/tom/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Sainz Kudeta Peterhansel
Sainz Kudeta Peterhansel

Berita Sejenis

Bawa Pulang Dua Gelar dari Bangkok

Bawa Pulang Dua Gelar dari Bangkok

Pebulu tangkis Indonesia menggamit dua gelar dari turnamen Thailand Open 2018.


Harapan Gelar dari Sektor Tunggal

Harapan Gelar dari Sektor Tunggal

Persaingan menuju tangga juara Thailand Open 2018 masih terbuka lebar bagi pebulu tangkis Indonesia.


Jhuara Grup, Malaysia Tantang Indonesia di Semi Final

Jhuara Grup, Malaysia Tantang Indonesia di Semi Final

Malaysia memastikan diri melangkah ke babak semi final Piala AFF U-19 2018 setelah kemenangan tipis 1-0 atas Myanmar sore kemarin.


Di Thailand Open, Indonesia Berharap pada Pelapis

Di Thailand Open, Indonesia Berharap pada Pelapis

Secara kualitas pebulu tangkis dan sisi kompetitif, Thailand Open 2018 berbeda jauh dengan Indonesia Open.


Indonesia Open 2 Masih Turnamen yang Terbaik

Indonesia Open 2 Masih Turnamen yang Terbaik

Blibli Indonesia Open (BIO) 2018 sejauh ini masih menjadi turnamen terbaik di BWF World tour.


Putus Keangkeran Istora

Putus Keangkeran Istora

Indonesia memastikan dua gelar juara dari laga pemungkas Blibli Indonesia Open (BIO) 2018 di Istora Senayan, Jakarta kemarin (8/7).


Drama The Minions

Drama The Minions

Sudah menjadi tipikal pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menampilkan permainan cepat dan menekan.


Tergabung di Grup Medioker, Timnas U-23 Berpeluang Lolos

Tergabung di Grup Medioker, Timnas U-23 Berpeluang Lolos

Harapan Timnas U-23 Indonesia untuk bicara banyak pada Asian Games 2018 terbuka.


Asa Tunggal Putra di Pundak Tommy

Asa Tunggal Putra di Pundak Tommy

Dua kali Tommy Sugiarto terpeleset pada babak kedua Blibli Indonesia Open (BIO) 2018.


Pebulu Tangkis Indonesia Buru Tuah Istora

Pebulu Tangkis Indonesia Buru Tuah Istora

Istana Olahraga (Istora) Senayan, Jakarta kembali menjadi venue utama pagelaran Blibli Indonesia Open (BIO) 2018.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!