Sport
Share this on:

Tribute untuk Pembalap Muda Indonesia

  • Tribute untuk Pembalap Muda Indonesia
  • Tribute untuk Pembalap Muda Indonesia

SEPANG - Ingin menang balapan, kuncinya hanya satu, konsisten. Strategi ini dipakai Maverick Vinales, setelah tampil dominan sepanjang balapan MotoGP Malaysia, Minggu (3/11) kemarin. Ia pun keluar menjadi kampiun kedua kalinya di musim ini.

Pembalap Spanyol itu mampu mengasapi rekan senegaranya, Marc Marquez dengan selisih waktu cukup dalam, 3 detik yang puas di posisi kedua. Kemenangan di Sepang membalikkan penilaian publik atas performanya pasca insiden yang membuatnya gagal merebut podium di Philip Island, Australia pekan lalu.

Vinales yang start dari posisi kedua, langsung menggebrak sejak lap pertama.

Maverick Vinales menyudahi balapan 20 lap dengan catatan waktu 40 menit 14,632 detik. Atau unggul 3,059 detik atas Marquez dan 5,611 detik atas Andrea Dovisioso yang meraih podium ketiga.

Konsistensi Vinales dimulai sejak lap pertama. Usai start dimulai, rider Pramac Ducati Jack Miller dengan mudah menyalip pembalap SRT Petronas Yamaha Franco Morbidelli di Tikungan 1.

Hanya berjarak nol per sekian detik, Maverick Vinales telah membuntuti Jack Miller. Sementara, sang juara dunia, Marc Marquez masih berjuang di posisi ke-11.

Perlahan namun pasti, Marquez kembali ke posisi empat besar setalah menyalip Franco Morbidelli di Tikungan 9. Tak jauh didepannya, rider Winnow Ducati Andrea Dovizioso bersaing merebut posisi kedua dengan Vinales.

Setelah dua tikungan, akhirnya Vinales berhasil merebut posisi Jack Miller usai menyalipnya di turn 11. Posisi itu membuatnya langsung melesat dan menjauh dari incaran para rivalnya.

Di lap kedua, Marquez akhirnya berhasil mengasapi Andrea Dovizioso dan Jack Miller. Meski sempat dibayangi Miller, hingga lap ke-20, Marquez mampu mempertahankan posisi tersebut.

Saat memasuki lap ke-15, Maverick Vinales semakin sulit dikejar. Pembalap 24 tahun tersebut akhirnya melewati bendera bidak catur, Vinales berhasil finis terdepan.

Tepat dibelakang Maverick Vinales ditempati Marc Marquez, Andrea Dovizioso, Valentino Rossi, dan Alex Rins di jajaran lima besar. "Race yang sangat luar biasa, saya sudah melihat ada peluang di lap pertama, dan saya lakukan, terus dan terus tancap gas dan akhirnya berhasil," ujarnya kepada Motogp.com.

Tanpa keraguan, Vinales mengungkapkan bahwa kemenangannya kali ini, ia persembahkan untuk Afridza Munandar, pembalap Asia Talent Cup asal Indonesia yang wafat, setelah mengalami kecelakaan, Sabtu (2/11).

"Kemenangan ini saya dedikasikan untuk rider remaja Idemitsu Asian Talent Cup yang meninggal kemarin (Afridza Munandar), duka cita yang mendalam dari saya dan keluarga untuknya," ujar Vinales dalam video wawancara oleh MotoGP.com.

Kemenangan ini menggerek peringjat Vinales ke posisi tiga klasemen rider MotoGp dengan nilai 201. Ia tertinggal 194 poin dari Marc Marquez yang masih kukuh berada di peringkat teratas.

Meski berada di posisi kedua, senyum lebar khas Marc Marquez masih menghias wajahnya saat diwawancarai usai balap kemarin. "Ini laga yang sempurna, saya dan Vinales merasakannya," katanya.

Sama seperti Vinales, pembalap Spanyol itu juga tak lupa mengucapkan belasungkawanya atas kepergian Afridza Munandar. "Aku dan tentunya Vinales, tak bisa melupakan Munandar, (dia) adalah pembalap muda, aku bertemu dengannya sekali. Aku mengucapkann duka cita untuk keluarganya dan para sahabatnya," tandasnya. (fin/zul/tgr)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

PSM Belum Stabil di Usia 104 Tahun
PSM Belum Stabil di Usia 104 Tahun

Berita Sejenis

PSM Belum Stabil di Usia 104 Tahun

PSM Belum Stabil di Usia 104 Tahun

Pada 2 November lalu, PSM menginjak usia 104 tahun. Usia matang untuk memberikan yang terbaik.


Belasungkawa Pebalap MotoGP Terus Mengalir

Belasungkawa Pebalap MotoGP Terus Mengalir

Meninggalnya pembalap Indonesia asal Kota Tasikmalaya Afridza Munandar di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (2/11) lalu, memunculkan banyak ungkapan duka cita dar


Kandidat Caketum Cium Kejanggalan Kongres PSSI

Kandidat Caketum Cium Kejanggalan Kongres PSSI

Hari ini, Kongres Pemilihan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dihelat Hotel Shangri-La, Jakarta.


Setiap Venue SEA Games Akan Dilengkapi Musala

Setiap Venue SEA Games Akan Dilengkapi Musala

Usulan Indonesia terkait ketersediaan musala di setiap venue SEA Games 2019 akhirnya disetujui tuan rumah, Filipina.


Lolos ke Babak Kedua, Siti/Ribka Jumpa Ganda Malaysia

Lolos ke Babak Kedua, Siti/Ribka Jumpa Ganda Malaysia

Pasangan ganda putri Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto sukses melewati hadangan pertama di kejuaraan Macau Open 2019.


Kevin/Marcus Sudah Raih 7 Gelar Super Series

Kevin/Marcus Sudah Raih 7 Gelar Super Series

Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon kembali mempersembahkan trofi juara untuk Indonesia.


Jadi Tuan Rumah, Indonesia Jangan Manja

Jadi Tuan Rumah, Indonesia Jangan Manja

FIFA mengumumkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 dalam FIFA Council Meeting di Shanghai, China, Kamis (24/10) lalu.


Motor Dimas Ekky Terpelanting Hebat

Motor Dimas Ekky Terpelanting Hebat

Pembalap Idemitsu Honda Asia Dimas Ekky Pratama gagal mengaspal di sesi latihan bebas kedua (FP2) Moto2 Australia 2019, Jumat (25/10) kemarin.


Ginting Mulus, Tommy Langsung Tersingkir

Ginting Mulus, Tommy Langsung Tersingkir

Nasib berbeda diterima dua tunggal putra Indonesia di babak pertama French Open 2019, Selasa (22/10) kemarin..


Gelar Pertama Praveen/Melati

Gelar Pertama Praveen/Melati

Indonesia kembali unjuk gigi di Eropa. Hasil menggembirakan datang dari pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di Denmark Open 2019.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!