Sport
Share this on:

Tunggal Putri Bertemu Lawan Berat Sejak Awal

  • Tunggal Putri Bertemu Lawan Berat Sejak Awal
  • Tunggal Putri Bertemu Lawan Berat Sejak Awal

JAKARTA - Gregoria Mariska Tunjung punya memori buruk dengan Indonesia Masters. Pada debutnya tahun lalu, Jorji —demikian dia akrab disapa— langsung terhenti di babak pertama. Dia kalah oleh Goh Jin Wei, pemain Malaysia, lewat rubber game.

Saat itu, Jorji memang baru naik kelasdari level junior. Peringkatnya masih di luar 30 besar. Tepatnya 37. Tidak jauh dari Goh yang saat Indonesia Masters digelar menempati peringkat 38. Jorji sudah berkembang sangat pesat dari setahun yang lalu. Kini dia ada di jajaran 15 besar dunia, dan sudah bisa dibebani tanggung jawab tinggi. Apakah Jorji akan tersungkur sangat awal lagi?

Dia tentu ogah. Masalahnya, lawan yang dihadapinya pada babak pertama hari ini relatif berat juga. Yakni Aya Ohori, wakil Jepang. Sepanjang tahun lalu, penampilan Ohori sedikit lebih baik daripda Jorji. Dia sempat mencapai perempat final All England (super 1000) dan semifinal Japan Open (super 750).

Namun, setelah Japan Open pada September, performa Ohori menurun. Mendekati akhir tahun, dia konsisten gugur di babak-babak awal turnamen. Sebaliknya, setelah Asian Games 2018, Jorji malah meroket. Dia mencapai perempat final China Open (super 1000) dan empat besar Denmark Open (super 750). Meski setelah itu harus langsung istirahat karena cedera.

Selain kondisi yang ''imbang'' dengan Ohori, Jorji punya catatan kurang menyenangkan saat melawan wakil Jepang. Tahun lalu, dari enam pertemuan dengan pemain asal negeri pengekspor anime itu, dia kalah empat kali. Maka, dia benar-benar harus waspada hari ini.

Langkah Fitriani, di sisi lain, tidak kalah berat. Dia melawan Line Hojmark Kjaersfeldt asal Denmark. Dari segi ranking, Fitri memang kalah. Saat ini Fitri berada pada peringkat 31, sedangkan Kjaersfeldt sepuluh level lebih tinggi. Bekal juara di Thailand Masters (level Super 300) lalu menjadi sedikit tidak berarti. Sebab Indonesia Masters punya level lebih tinggi.

''Persaingan memang ketat, karena banyak pemain top. Lawannya dari babak pertama sudah berat-berat,'' papar Fitri. ''Saya harus siap dan fokus,'' tegas dia.

Pada Thailand Masters, Fitriani menunjukkan kematangan mental yang bagus. Terutama ketika melawan para pemain yang peringkatnya ada di atas dia. Dan terbukti, dia bisa mengalahkan Nitchaon Jindapol, Busanan Onggamrungphan.

Namun, jika harus menghadapi pemain 10 besar dunia, dia masih sangat kesulitan. Itu terbukti ketika dia terhenti pada babak kedua Malaysia Masters pekan lalu. Fitriani takluk pada pemain Tiongkok He Bingjiao yang menempati peringkat 7 dunia.

Pelatih tunggal putri pelatnas Minarti Timur mengakui jalan terjal yang dihadapi anak asuhnya. Terutama Jorji. Yang jika hari ini berhasil mengatasi Ohori, kemungkinan besar bertemu unggulan kedua Pusarla V. Sindhu.

''Di turnamen super 500, apapun bisa terjadi. Bisa bertemu siapa pun. Dan melawan siapa pun, memang harus siap,'' kata Minarti. ''Namun, bermain di depan publik sendiri, seharusnya bisa menjadi motivasi buat mereka,'' imbuhnya. (feb/gil/na/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Mulai Berat, Tapi Harus Bisa!
Mulai Berat, Tapi Harus Bisa!

Berita Sejenis

Beatrice Gumulya/Jessy Rompies Gagal

Beatrice Gumulya/Jessy Rompies Gagal

Babak final ITF Women's Circuit 25K berakhir mengecewakan bagi ganda putri terbaik Indonesia Beatrice Gumulya/Jessy Rompies.


Derby Jartim yang Paling Ditunggu

Derby Jartim yang Paling Ditunggu

Madura United adalah lawan favorit bagi Persebaya Surabaya. Buktinya, Persebaya tak pernah kalah setiap bertemu Madura United.


Rossi Minta Layout Tikungan Diubah

Rossi Minta Layout Tikungan Diubah

Keinginan pembalap Monster Yamaha Maverick Vinales agar Jorge Lorenzo (Repsol Honda) mendapat sanksi berat tak terwujud.


Pola Permainan Jojo Kini Lebih Lengkap dan Variatif

Pola Permainan Jojo Kini Lebih Lengkap dan Variatif

PBSI menilai performa tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengalami peningkatan yang cukup signifikan.


Ditinggal Chong Wei Pensiun, Hendrawan Bertahan

Ditinggal Chong Wei Pensiun, Hendrawan Bertahan

Setelah kehilangan bintang tunggal putra yang pensiun, Lee Chong Wei, pelatnas bulu tangkis mereka terancam kehilangan satu personel penting lagi.


Ginting Pasang Target Tinggi, Tunggal Putri Tetap Berat

Ginting Pasang Target Tinggi, Tunggal Putri Tetap Berat

Tidak ada rehat buat para penghuni pelatnas Cipayung. Hari ini (4/6), mereka mulai berjuang di Australian Open 2019.


Awal Baik Rafael Nadal

Awal Baik Rafael Nadal

Unggulan kedua asal Spanyol Rafael Nadal mengawali Grand Slam Prancis Terbuka dengan sempurna.


Tunggal Putra Belum Konsisten, Tunggal Putri Payah

Tunggal Putra Belum Konsisten, Tunggal Putri Payah

Skuad Indonesia tidak pulang dengan tangan hampa. Setidaknya pada ajang Piala Sudirman 2019 ini mereka mampu naik podium.


Hadapi Jepang, Indonesia Bisa Curi Angka dari Sektor Tunggal

Hadapi Jepang, Indonesia Bisa Curi Angka dari Sektor Tunggal

Indonesia akan berhadapan dengan Jepang di semifinal Piala Sudirman 2019, Sabtu (25/5) hari ini.


Indonesia Waspadai Tunggal dan Ganda Putra Taiwan

Indonesia Waspadai Tunggal dan Ganda Putra Taiwan

Tim Bulu Tangkis Indonesia, Jumat (24/5) hari ini, akan menghadapi Taiwan di perepamtfinal Piala Sudirman 2019.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!