Sport
Share this on:

Tunggal Putri Pelatnas Mengkhawatirkan

  • Tunggal Putri Pelatnas Mengkhawatirkan
  • Tunggal Putri Pelatnas Mengkhawatirkan

JAKARTA - Dari delapan pebulu tangkis tunggal putri Indonesia di Thailand Masters, hanya tersisa dua pemain saja. Mereka yakni Gregoria Mariska Tunjung, satu lagi adalah Yulia Yosephin. Ini cukup mengkhawatirkan, sebab Thailand Masters merupakan turnamen Level 5 di grade 2.

Di antara yang tersingkir ada dua penggawa Pelatnas Cipayung, Dinar Dyah Ayustine dan Ruselli Hartawan. Pada pertandingan pembuka kemarin, Gregoria menang atas pemain India, Sai Uttejitha 21-8, 18-21, 21-11. Sedangkan Yulia mengatasi Chua Hui (Singapura), 21-19, 19-21, 21-9.

Sayangnya, pada babak kedua hari ini, Gregoria bakal betarung untuk melangkah ke babak 8 besar. “Tadi (kemarin, Red) sempat lihat mainnya Yulia, udah tau dia bagusnya di mana,” kata Gregoria dalam pesan singkat kepada Jawa Pos (induk radartegal.com), kemarin.

Tetapi, lawan tak kalah berat bakal menanti Gregoria ataupun Yulia pada babak selanjutnya. Unggulan pertama sekaligus tumpuan tuan rumah, Nitchaon Jindapol punya kans besar menjadi lawan mereka. Hari ini, Jindapol terlebih dulu akan bersua dengan Mugdha Agrey (India).

Hasil di Thailand Masters ini memang belum bisa menjadi tolok ukur kekuatan tunggal putri. Tetapi, pada turnamen pembuka 2018 itu, seharusnya mereka bisa membuktikan pada PP PBSI bahwa mereka bisa diandalkan. Terlebih tahun ini ada merupakan tahun padat dengan turnamen besar seperti Thomas-Uber Cup dan Asian Games 2018.

Pada sektor lain, ganda putra Indonesia, Berry Angriawan/Hardianto harus berjuang hingga tiga game, 21-12, 14-21, 21-16 kala menghadapi Chang Tak Ching/Yeung Ming Nok (Hongkong). Sebagai unggulan pertama, Berry/Hardi memang menjadi tumpuan ganda putra Indonesia.

Hari ini, mereka akan berjumpa dengan wakil Thailand, Inkarat Apisuk/Tanupat Viriyangkura. “Menjadi unggulan pertama gak terlalu kami pikirkan, cuma memang menjadi motivasi buat kami untuk berbuat lebih,” terang Berry.

Dia mengakui, secara permainan belum merasa nyaman. Khususnya berkaitan dengan angin yang ada di Nimitbur Stadium, Bangkok. “Jadi harus lebih antisipasi aja, belum nemu ritmenya,” pungkasnya. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Penantian 12 Tahun Berakhir
Penantian 12 Tahun Berakhir

Berita Berikutnya

Pastikan SUGBK Jadi Venue Tunggal
Pastikan SUGBK Jadi Venue Tunggal

Berita Sejenis

Cari Atmosfer Pertandingan

Cari Atmosfer Pertandingan

Untuk pertama kalinya, pelatnas angkat besi menjalani latihan di Hall A JIExpo Kemayoran, Jakarta kemarin sore (14/8).


Fokus Latihan Fisik Seminggu ke depan

Fokus Latihan Fisik Seminggu ke depan

Tunggal putri Indonesia menjadi sorotan bagi banyak pihak.


Ganda Campuran Teruskan Tradisi di Kudus

Ganda Campuran Teruskan Tradisi di Kudus

Ganda campuran pelatnas Indonesia memutuskan untuk menjalani persiapan akhir di Kudus menjelang turun di Asian Games 2018.


Hadapi Lawan Berat di Babak Kedua

Hadapi Lawan Berat di Babak Kedua

Dua tunggal putri Indonesia sukses meraih kemenangan pada hari pertama Kejuaraan Dunia 2018 kemarin.


Hantu Doping Teror Kenya

Hantu Doping Teror Kenya

Pemegang rekor dunia Maraton putri asal Kenya Mary Keitany buka suara terkait kondisi olahraga atletik di negaranya.


Batal ke Tiongkok, Tetap di Bali

Batal ke Tiongkok, Tetap di Bali

Keterbatasan anggaran pelatnas membuat perenang jarak menengah dan jauh yang disiapkan ke Asian Games batal berlatih di Tiongkok.


Momentum Pembuktian Ihsan

Momentum Pembuktian Ihsan

Duel sesama tunggal putra pelatnas Indonesia mewarnai babak pertama Singapore Open 2018.


Harapan Gelar dari Sektor Tunggal

Harapan Gelar dari Sektor Tunggal

Persaingan menuju tangga juara Thailand Open 2018 masih terbuka lebar bagi pebulu tangkis Indonesia.


Nadal Buru Rekor Borg

Nadal Buru Rekor Borg

Memasuki pekan kedua (babak 16 besar) hari ini, grand slam Wimbledon sektor tunggal putra makin panas.


Juara Bertahan Muguruza Angkat Koper

Juara Bertahan Muguruza Angkat Koper

Wimbledon tahun ini benar-benar tidak bersahabat untuk para unggulan tunggal putri.



Populer

KPU kab

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!