Sport
Share this on:

Tunggu Cabor Prioritas ke SEA Games 2019

  • Tunggu Cabor Prioritas ke SEA Games 2019
  • Tunggu Cabor Prioritas ke SEA Games 2019

JAKARTA - Keberhasilan Indonesia di Asian Games 2018 dengna 31 emas, 24 perak dan 43 perunggu merupakan capain terbesar Indonesia di ajang multievent olahraga se Asia. Tetapi, masih ada tugas yang menanti atlet Indonesia. Tahun depan, sudah ada SEA Games yang berlangsung di Filipina.

Kemenpora selaku pemangku kebijakan olahraga Indonesia baru menjalankan evaluasi untuk pelatnas berikutnya. Yang pasti, akan ada cluster terbaru cabor prioritas untuk Asian Games dan SEA Games berikutnya. Sebab, pada SEA Games 2018, bakal mempertandingkan sekitar 30 cabor saja.

Sayangnya, di antara cabor tersebut, tidak terlihat cabor-cabor andalan Indonesia yang berkibar di Asian Games 2018. Pencak silat misalnya, hingga kini belum ada kepastian bahwa bela diri tradisional Indonesia itu bakal dipertandingkan di SEA Games 2017. Maklum, secara teknis, Filipina tidak terlalu berpotensi kuat untuk mengamankan medali emas.

Sejauh ini, hanya Indonesia, Malaysia, dan Vietnam yang cukup kompetitif di pencak silat. Gatot S. Dewa Broto, Sesmenpora menjelaskan, pihaknya terus melakukan lobi lewat jalur diplomasi terkait hal tersebut. “Kami juga meminta PB IPSI untuk melakukan lobi dengan pengurus silat Asia Tenggara,” sebutnya.

Selain itu, cabor balap sepeda BMX yang kerap memberikan medali emas di SEA Games juga belum mendapatkan kepastian. Demikian pula dengan voli pantai yang juga bernasib serupa. Sebagai gambaran, SEA Games 2017 mempertandingkan 38 cabor dan 403 nomor event. Sedangkan tahun depan baru diputuskan 30 cabor, selanjutnya, nomor event masih belum dipastikan.

Terkait hal ini, Budi Saputra, manajer pelatnas balap sepeda juga belum mendapatkan kepastian terkait nomor event apa saja yang akan berlangsung di SEA Games tahun depan. Namun, PB ISSI berkomitmen untuk menjalankan pelatnas jangka panjang.

Sebab, pengumpulan poin untuk kualifikasi Olimpaide juga berlangsung awal tahun depan. “Dimainkan atau tidak, prinsip kami pelatnas jalan terus,” ujarnya. Sementara itu, khusus balap sepeda track Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia tahun depan. Itu juga menjadi fokus lain PB ISSI dan para atlet balap sepeda Indonesia. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Fokus Kejuaraan Dunia Meski Turun Kelas
Fokus Kejuaraan Dunia Meski Turun Kelas

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Raih Gelar Ketiga ATP Challenger 

Raih Gelar Ketiga ATP Challenger

Kabar baik datang dari petenis putra peraih emas Asian Games 2018 Christopher Rungkat.


Satu Kata, Jendi Luar Biasa!

Satu Kata, Jendi Luar Biasa!

Perenang difabel Indonesi Jendi Pangabean akhirnya pecar telor. Perenang 27 tahun tersebut sukses meraih emas perdananya di Asian Para Games 2018 kemarin.


Kevin dkk Terharu Perjuangan Skuad Bulutangkis

Kevin dkk Terharu Perjuangan Skuad Bulutangkis

Tim ganda putra pelatnas hadir memberikan dukungan langsung kepada para pebulutangkis yang tengah berjuang di Asian Para Games 2018.


Merah Putih Dominasi Catur Klasik

Merah Putih Dominasi Catur Klasik

Tim catur Indonesia sejak awal menjadi salah satu lumbung medali emas di Asian Para Games 2018.


Pastikan Lima Atlet ke Taoulu World Cup

Pastikan Lima Atlet ke Taoulu World Cup

Wushu masih menjadi salah satu cabor prioritas Indonesia.


Inapgoc Siapkan Enam Unit Mobil Khusus 

Inapgoc Siapkan Enam Unit Mobil Khusus

Asian Para Games (APG) 2018 menjadi pesta bagi atlet difabel se Asia.


Lobi Ekstra Buat SEA Games 2019

Lobi Ekstra Buat SEA Games 2019

PB FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) punya langkah sigap agar atlet Indonesia bisa tampil di SEA Games 2018.


Ayo, Ginting Pasti Bisa

Ayo, Ginting Pasti Bisa

Untuk pertama kalinya, sejak Asian Games 2018, Anthony Sinisuka Ginting berhasil menembus semifinal Tiongkok Open 2018.


Panagahan Pede Pasang Target Emas di SEA Games

Panagahan Pede Pasang Target Emas di SEA Games

Tim nasional Merah Putih saat ini masih dalam masa transisi usai perhelatan Asian Games berakhir. Para pemanah pun pulang ke rumah masing-masing.


Berharap Emas dari Bulu Tangkis dan Voli Pantai

Berharap Emas dari Bulu Tangkis dan Voli Pantai

Kontingen Indonesia akan menurunkan 17 atlet muda dalam ajang prestisius Youth Olympic Games (YOG) 2018.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!