Sport
Share this on:

Ubah Skenario, Langsung Hatt-trick

  • Ubah Skenario, Langsung Hatt-trick
  • Ubah Skenario, Langsung Hatt-trick

SINGAPURA - Nama M. Rafli sempat diragukan ketika dipercaya pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri untuk bergabung dalam skuad Timnas yang berlaga di Merlion Cup. Apalagi sebelumnya Rafli sempat terdepak dari Timnas U-23 dan gagal berlaga di AFF Cup serta AFC Cup U-23.

Ditambah, performanya bersama Arema FC juga kurang menjanjikan. Dia jarang mendapat menit bermain. Dari tiga laga yang sudah dilakoni Arema, dua hanya mendapat kesempatan turun sebanyal 22 menit. Itupun dari bangku cadangan.

Namun, kali ini M. Rafli mampu membuktikan kualitasnya. Diturunkan sebagai starter saat kontra Filipina kemarin di Stadion Jalan Besar, Singapura. Rafli menjadi salah satu aktor kemenangan 5-0 timnas atas Filipina.

Ya, pemain berusia 20 tahun tersebut sukses mencetak hatt-trick bagi Garuda Muda. Gol pertamanya dilesatkan pada menit ke-enam setelah menerima sodoran dari Sani Rizky Fauzi. Dua gol lainnya diciptakan pada menit ke-60 dan 67'.

"Di turnamen ini ada dua pemain yang kami rubah posisinya. Yaitu Rian (Rachmat Irianto, red) dan M. Rafli. Dan penampilannya cukup menjanjikan. Termasuk Rafli yang membuktikan dengan tiga gol," ucap Indra Sjafri.

Ya, posisi awal Rafli memang sebagai gelandang. Namun eskperimen Indra untuk menjadikan Rafli sebagai target man sukses besar. Insting mencetak golnya cukup oke. Selain tiga gol yang berhasil diciptakan, masih banyak peluang yang didapat.

"Mudah-mudahan perubahan posisi ini akan berbuah baik bagi tim dan mereka berdua," ucap mantan pelatih Bali United tersebut.

Sebenarnya Rafli memang tidak terlalu asing dengan posisi striker. Sebelum menjalani karir profesionalnya bersama Arema FC, Rafli sempat merasakan menjadi striker ketika masih di SSB ASIFA. Hadirnya Rafli bisa jadi menjadi jawaban atas tumpulnya lini depan Garuda Muda.

Selama ini, Timnas memang cukup kesulitan untuk mencari ujung tombak yang pas. Ada pula nama Rafli Mursalim yang hampir selalu menjadi langganan timnas. Namun ketajamannya di pertahanan lawan masih diragukan.

Disisi lain, Rian yang biasanya mengisi bek tengah, tampil cukup menawan sebagai gelandang bertahan. Pemain yang saat ini berseragam Persebaya Surabaya bisa meredam serangan Filipina. Rian juga cukup bagus dalam membagi bola. Hanya, memang Rian masih terlihat kagok dengan posisi barunya. (nia/ful/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jadwal Siaran Langsung Sepakbola

Jadwal Siaran Langsung Sepakbola


Pakai DBL Play, Ada 88 Tayangan Langsung Basket

Pakai DBL Play, Ada 88 Tayangan Langsung Basket

Honda DBL (Developmental Basketball League) 2019 di 6 kota mencapai fase puncak, Sabtu lalu (3/8).


Persebaya Mulai Temukan Jati Dirinya

Persebaya Mulai Temukan Jati Dirinya

Misi Persebaya Surabaya memburu hat-trick kemenangan di Liga 1 akhirnya terwujud.


Praveen/Melati Langsung Bertemu Lawan Tangguh

Praveen/Melati Langsung Bertemu Lawan Tangguh

Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sudah harus berhadapan dengan lawan tangguh.


Vinales Langsung Fokus MotoGP Jerman

Vinales Langsung Fokus MotoGP Jerman

Pembalap Monster Energy Yamaha Maverick Vinales langsung memfokuskan diri menatap balapan MotoGP Jerman di pekan depan.


Garuda Select Imbangi Leicester City

Garuda Select Imbangi Leicester City

PSSI memantau langsung perkembangan program Garuda Select di Inggris, senin (6/5) kemarin.


Gregoria Langsung Tersingkir, Rinov/Pitha ke Babak Kedua

Gregoria Langsung Tersingkir, Rinov/Pitha ke Babak Kedua

Tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung langsung tersingkir di babak perama Singapore Open 2019, Rabu (10/4).


Ihsan dan Shesar Hiren Langsung Tersingkir

Ihsan dan Shesar Hiren Langsung Tersingkir

Shesar Hiren Rhustavito dan Ihsan Maulana Mustofa langsung tersingkir di babak kualifikasi Singapore Open 2019.


Juara di Swiss, Fajar/Rian Langsung ke Hong Kong

Juara di Swiss, Fajar/Rian Langsung ke Hong Kong

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menyelamatkan muka Indonesia di ajang Swiss Terbuka 2019.


Rossi Kagumi Kecepatan Ducati

Rossi Kagumi Kecepatan Ducati

Pasca menyelesaikan tes pra musim di Sepang, juara dunia sembilan kali Valentino Rossi langsung menaruh kagum kepada mantan timnya yakni Ducati.



Video

Populer

Digital Interaktif. GRATIS

Edisi 1 Januari 1970

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!