Sport
Share this on:

Usai Balapan, Rossi dan Marquez Panas Lagi

  • Usai Balapan, Rossi dan Marquez Panas Lagi
  • Usai Balapan, Rossi dan Marquez Panas Lagi

TERMAS DE RIO HONDO - Cal Crutchlow berhasil memenang seri kedua MotoGP di Argentina, Senin (9/4) dinihari WIB. Namun sorotan utama balapan penuh drama itu adalah aksi Marc Marquez.

Dalam kebut-kebutan seri kedua MotoGP 2018 di Termas de Rio Hondo, Marquez sudah berulah, gila, nakal sejak start. Puncaknya saat rider Repsol Honda pemilik nomor 93 itu berusaha menyalip Valentino Rossi, dalam perebutan posisi keenam di empat lap tersisa.

Marc Marquez menyenggol Rossi. Keduanya melebar, tapi sial buat Rossi, ban depannya menapak di area rumput dan terjatuh. Usai balapan, Marquez berusaha menemui Rossi dengan mendatanginya di paddock.

Sepanjang perjalanan ke garasi Movistar Yamaha, terdengar suara teriakan penonton di tribun yang pastinya terarah buat Marquez. Saat berada di pintu, Marquez ditahan tim Rossi. Marquez dicegah masuk dan diminta pergi.

Wajar pebalap berjuluk The Doctor menyebut Bayi Alien menghancurkan MotoGP. Rossi memang masih bisa meneruskan lomba setelah kejadian tersebut. Namun, dia kehilangan banyak posisi dan akhirnya cuma finis di posisi ke-19.

Sementara itu, Marquez yang finis di posisi kelima dihukum penalti 30 detik akibat 'mengendara ugal-ugalan' dan membuatnya melorot ke posisi ke-18. "Marquez membuat situasi sangat buruk. Dia menghancurkan olahraga kami. Marquez tak punya sedikit pun respek untuk lawannya, tak pernah," kata Rossi seperti dikutip dari Crash.

"Saat Anda melaju 300 km/jam di atas trek, itu tentang nyawa. Anda harus punya respek untuk lawan Anda. Memang Anda harus berusaha maksimal, tapi kalau berbuat seperti itu sudah berlebihan, membahayakan hidup lawan Anda," imbuh Rossi.

Pembalap tertua (39) di MotoGP 2018 ini pun mengaku takut untuk balapan dengan Marquez. Rossi menyerukan Direktur Race, Mike Webb mengambil tindakan keras buat Marquez.

"Mereka harus melakukan sesuatu agar Marquez tidak bertingkah lagi seperti ini. Di MotoGP Qatar dia menyentuh kaki Zarco dan lalu pergi ke Dovizioso. Di sini dengan Vinales dalam latihan. Tadi (race) bersamaku," tutur Rossi.

Pemilik nomor motor 46 ini menjelaskan, dia menyadari dan melihat di papan pit Marquez lebih cepat satu detik. "Jadi mengapa dia tidak menyusul saya di tikungan berikutnya? Tapi ketika dia datang kepada saya, dengan sengaja ke saya, di motor saya, kaki saya. Apakah hanya untuk membuatku keluar?" sesal Rossi.

Legenda grand prix ini pun mengaku khawatir rasa takut kepada Marquez di trek akan membayangi dia di setiap balapan. "Saya khawatir setiap melihat namanya di papan pit, karena saya tahu bahwa dia datang kepada saya. Jadi Anda harus berpikir, berharap, bahwa Anda tidak jatuh. Saya bukan Race Direction, mereka akan memutuskan," pungkas Rossi. (adk/jpnn)

Berita Sebelumnya

Beban Ada di Pelita Jaya
Beban Ada di Pelita Jaya

Berita Berikutnya

Gara-gara Kopling Bermasalah
Gara-gara Kopling Bermasalah

Berita Sejenis

Formula E Perdana Bergulir di Riyadh

Formula E Perdana Bergulir di Riyadh

Seri perdana balapan Formula E musim 2018-2019 resmi bergulir kemarin di Riyadh, Arab Saudi.


Menang Tiga Set, Minions Belum Panas

Menang Tiga Set, Minions Belum Panas

Ketangguhan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mendapatkan ujian cukup berat dari pasangan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.


Kalah Lagi, Bulls di Titik Nadir

Kalah Lagi, Bulls di Titik Nadir

Dalam sejarah 52 tahun tim Chicago Bulls, hasil pertandingan kemarin menjadi yang paling menyakitkan.


Label Timnas Bukan Jaminan

Label Timnas Bukan Jaminan

Ungkapan ''Bola itu bundar'' dan ''Apa pun bisa terjadi di lapangan'' biasanya diucapkan tim underdog untuk menyemangati diri sendiri.


Alonso Gunakan Mesin Chevrolet

Alonso Gunakan Mesin Chevrolet

Upaya McLaren mewujudkan mimpi Fernando Alonso memenangi tiga balapan klasik “Trple Crown” (GP Monako, Le Mans 24 jam, dan Indy 500) makin all out.


Duo Honda Jalani Operasi

Duo Honda Jalani Operasi

Dua pembalap Repsol Honda Marc Marquez dan Jorge Lorenzo menjalani operasi di waktu yang hampir bersamaan.


Rematch Wilder-Furry Bisa di London

Rematch Wilder-Furry Bisa di London

Setelah duel Deontay Wilder dan Tyson Fury berakhir dengan draw pada Minggu (2/12), wacana kedua petinju untuk melakukan tanding ulang alias rematch langsung mu


BNI Yakin Bisa Beri Ancaman

BNI Yakin Bisa Beri Ancaman

Tim putra BNI 46 berusaha memecah dominasi Surabaya Bhayangkara Samator dan Palembang Bank SumselBabel dalam persaingan perebutan gelar juara Proliga 2019.


Raksasa La Liga Runtuhkan Dominasi NBA

Raksasa La Liga Runtuhkan Dominasi NBA

Perang finansial Real Madrid dan Barcelona bukan lagi soal besar pemasukannya per musim.


Djokovic, Nadal, dan Federer Masih Kuasai Puncak

Djokovic, Nadal, dan Federer Masih Kuasai Puncak

Rentetan ajang tenis 2018 telah menutup buku.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!