Sport
Share this on:

Verstappen Menjanjikan, Mesinnya Belum

  • Verstappen Menjanjikan, Mesinnya Belum
  • Verstappen Menjanjikan, Mesinnya Belum

ABU DHABI - Pembalap Red Bull Max Verstappen menjadi salah satu perbincangan penting pasca Formula 1 2018 berakhir di Abu Dhabi Minggu kemarin. Dengan performa konsisten musim ini, Pembalap 21 tahun itu digadang-gadang sebagai salah satu pembalap yang mampu bersaing memperebutkan gelar juara dunia musim depan.

Mengganggu kedigdayaan pembalap Mercedes Lewis Hamilton dan pembalap Ferrari Sebastian Vettel. Performa Verstappen memang sedang hot. Di sembilan balapan terakhir pasca jeda musim panas, dia tak pernah finis di luar posisi lima besar.

Tujuh di antaranya berakhir podium. Total sepanjang 2018 ini pembalap asal Belanda itu finis di posisi ketiga lima kali, di posisi kedua empat kali, dan dua kali menjadi juara.

Raihan itu membuat Verstappen menduduki posisi keempat klasemen akhir pembalap dengan mengumpulkan 249 poin. Hanya terpaut dua poin dari peringkat ketiga Kimi Raikkonen.

Torehan-torehan itu membuat Team Principal Red Bull, Christian Horner begitu puas. Dia yakin pembalapnya tersebut musim depan sudah bisa bersaing di posisi terdepan bersama Hamilton dan Vettel.

“Dia (Verstappen) memiliki kapasitas yang sangat mumpuni di balik kemudi. Dia juga diberkati dengan otak membalap yang sangat apik,” ucap Horner dilansir GPFans

Red Bull sangat puas dengan Verstappen. Namun, belum dengan pemasok mesin mereka untuk musim depan yakni Honda. Keputusan Red Bull untuk berganti mesin Honda dari Renault membuat ketar-ketir fans mereka.

Apalagi sepanjang musim ini Honda belum menunjukkan perkembangan signifikan saat menjadi pemasok mesin Toro Rosso. Itu pun setelah gagal bersama McLaren di musim sebelumnya.

Tim junior Red Bull itu musim ini hanya mampu menduduki posisi sembilan klasemen tim. Nomor dua paling buncit. “Kami masih berharap banyak pada Honda,” ucap Horner.

Verstappen sendiri tidak mau terbebani dengan prediksi-prediksi kepagian ini. Dia ingin melihat lebih dulu kemampuan mobilnya di rentetan tes pra musim sebelum menentukan target musim depan.

“Mudah saja mengatakan siap bertarung untuk juara dunia. Tapi menurutku kami masih harus bekerja keras menyamai Mercedes dan Ferrari lebih dulu,” ucap Verstappen.

Verstappen bukan perbincangan tunggal jelang musim depan. Rekan setimnya yang baru, Pierre Gasly, juga menjadi perhatian. Mantan pembalap Toro Rosso 22 tahun itu diharap bisa langsung nyetel untuk menggantikan Daniel Ricciardo yang hijrah ke Renault.

Gasly bukan pembalap muda satu-satunya yang memperkuat tim papan atas musim depan. Ada juga pembalap Ferrari Charles Leclerc. Pembalap 21 tahun asal Monako itu masuk ke skuad kuda jingkrak untuk menggantikan peran Kimi Raikkonen.

Musim ini, dua pembalap muda itu punya torehan lumayan apik di tim masing-masing. Gasly menduduki peringkat 15 klasemen akhir dengan 29 poin. Sementara Leclerc di Sauber berada di posisi 13 dengan mengumpulkan 39 angka. Dengan menggunakan mobil yang lebih bagus tahun depan, kedua pembalap muda itu diharapkan mampu mendapat performa yang lebih baik. (irr/jpg)

Berita Sebelumnya

Berharap Satu Gelar dari Korea
Berharap Satu Gelar dari Korea

Berita Berikutnya

Badan Siman Masih Overweight
Badan Siman Masih Overweight

Berita Sejenis

Belum Ada Sponsor Proliga Sekuat Rokok

Belum Ada Sponsor Proliga Sekuat Rokok

Seandainnya hadiah Proliga lebih besar dari Rp1,5 miliar, tentu akan lebih menarik minat peserta. Setidaknya, bisa membantu pembiayaan.


Teco Pamitan, Persija Rekrut Ivan Kolev

Teco Pamitan, Persija Rekrut Ivan Kolev

Teka-teki ke mana Stefano Cugurra Teco akan berlabuh musim depan belum terpecahkan.


Andalkan Stok Lama, Darurat Tunggal Putri

Andalkan Stok Lama, Darurat Tunggal Putri

Prestasi tunggal putri Indonesia memang kurang menjanjikan sepanjang 2018. Mereka tak mampu bersaing di turnamen sekelas BWF World Tour.


Doncic Saja Belum Cukup

Doncic Saja Belum Cukup

Musim ini, rookie Dallas Mavericks Luka Doncic tampil tidak seperti pemain baru di NBA.


Menang Tiga Set, Minions Belum Panas

Menang Tiga Set, Minions Belum Panas

Ketangguhan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mendapatkan ujian cukup berat dari pasangan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.


IAAF Belum Ampuni Rusia

IAAF Belum Ampuni Rusia

Harapan para atlet atletik Rusia tampil dengan bendera negara mereka di 2019 pupus.


Yamaha Masih Belum Spesial

Yamaha Masih Belum Spesial

Meski sukses menjadi yang tercepat di hari kedua tes pra musim di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Maverick Vinales belum puas dengan kinerja mesin motornya.


Owi/Della Langsung Tersingkir, Eksperimen Belum Terbukti

Owi/Della Langsung Tersingkir, Eksperimen Belum Terbukti

Era Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sudah berakhir. Kini Owi, berpasangan dengan Della Destiara Haris di Hongkong Open 2018.


Menanti Balapan Perpisahan Pedrosa

Menanti Balapan Perpisahan Pedrosa

Balapan pamungkas MotoGP musim ini di Valencia akhir pekan nanti belum kehilangan daya tarik. Juara dunia memang sudah direbut Marc Marquez.


Ganda Pelapis Belum Konsisten

Ganda Pelapis Belum Konsisten

Jalan terjal harus dilalui ganda campuran dan ganda putra pelapis di babak pertama Fuzhou China Open 2018.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!