Sport
Share this on:

Vettel Pertama, Raikkonen Kedua

  • Vettel Pertama, Raikkonen Kedua
  • Vettel Pertama, Raikkonen Kedua

MONTE CARLO - Usai meraih pole position di GP Monaco, Sabtu malam (27/5) WIB, Kimi Raikkonen mengatakan bahwa start dari posisi terdepan tidak akan menjaminnya menang saat balapan. Disadari atau tidak, pembalap Ferrari asal Finlandia itu seperti sudah tahu apa yang akan terjadi pada balapan tadi malam.

Posisi start adalah kunci meraih sukses di GP Monaco. Kondisi trek yang sempit, plus postur mobil yang lebih tahun ini menyulitkan siapapun untuk melakukan overtaking. Nah, begitu meraih pole di sesi kualifikasi sudah semestinya Raikkonen bungah karena kemenangan sudah di depan mata.

Namun Raikkonen harus bersabar menanti momen kemenangan yang sudah lama dinantinya. Momennya belum tepat. Dengan mengamankan dua posisi start di baris terdepan Ferrari jelas memiliki peluang besar untuk menang. Bahkan, punya hanya menang tapi mengamankan Sebastian Vettel di posisi puncak klasemen.

Selama lima seri pembuka musim ini, baru di Monaco ini Mercedes tampil sangat buruk. Lebih buruk lagi karena rival terbesar Vettel di klasemen pembalap, Lewis Hamilton harus start dari posisi 12. Peluang inilah yang tidak bisa disia-siakan Ferrari untuk mengamankan posisi Vettel sebagai kandidat kuat juara dunia Formula 1 musim 2017.

Caranya, tentu dengan melakukan team order secara halus antara Vettel dan Raikkonen. Semenjak lampu start dinyalakan, posisi Raikkonen sulit disentuh Vettel. Bahkan di awal-awal lap jaraknya dengan Vettel sempat nyaris tiga detik.

Meski di tengah stint pertama Vettel mampu memperpendek jaraknya hingga 0,7 detik. Tapi seberapapun kencangnya mobil F1 2017 ketika melaju di jalanan Monaco sulit sekali untuk menyalip.

Kondisi di rombongan depan sudah mulai tidak kondusif setelah memasuki Lap 27. Untuk kali pertama pembalap terdepan, Raikkonen sudah menyalip pembalap paling belakang Jenson Button (McLaren-Honda). Setelah itu traffic sudah mengganggu jalannya pertarungan di depan.

Sampai pada titik tersebut Raikkonen masih memegang kendali balapan. Sampai pada Lap 34 Mercedes memanggil Valtteri Bottas untuk pit pertama. Tujuannya adalah melakukan undercut terhadap Vettel atau Raikkonen yang ada di depannya.

Ferrari merespon dengan meminta Rakkonen pit di lap berikutnya. Raikkonen kembali ke trek di posisi ketiga mempertahankan posisi amannya dari kejaran Bottas. Vettel tidak merespon strategi tersebut.

Timnya tetap mempertahankan ban ultrasoft meski sudah berumur 37 lap. Dengan masing-masing sekali pit yang diambil Raikkonen dan Bottas, Vettel mengamankan posisi di depan. Tanpa halangan berarti Vettel terus memperlebar jaraknya dengan pembalap di belakang. Hingga pada akhirnya di Lap 40 Vettel melakukan pit pertamanya.

Dengan jarak yang tak terlalu jauh dengan Raikkonen di posisi kedua, semestinya pembalap Finlandia itu bisa melakukan undercut. Tapi Ferrari tahu, Raikkonen akan terkena traffic setelah pit pertama. Vettel akhirnya mampu melaju di depan dan mempertahankan posisinya sebagai pimpinan lomba.

Balapan 78 lap tersebut berlangsung dengan satu pit saja. Dengan kondisi, dan setelah melewati dua kali yellow flag dan sekali safety car, akhirnya Vettel bisa memenangi balapan. Disusul Raikkonen runner up dan Daniel Ricciardo (Red Bull-TAG Heuer) ketiga.

Tak banyak kata yang bisa dikatakan Raikkonen saat diwawancara juara dunia F1 2016 Nico Rosberg usai prosesi podium. ''Sulit untuk dikatakan. Posisi kedua sama sekali tidak mengenakkan,'' ujar Raikkonen tentang hasil balapannya yang berakhir sebagai runner up. Dari jawaban tersebut tersirat bahwa hasil tersebut sama sekali tidak membuatnya puas.

Lucunya, Rosberg juga merespon pernyataan Raikkonen itu dengan kalimat yang menyemangati. ''Ya, tentu saja aku bisa merasakannya,'' kata Rosberg. Pernyataan tersebut kemungkinan besar merujuk pada Rosberg juga beberapa kali menjadi ?korban? team order.

Dengan hasil balapan tadi malam, Vettel kini semakin nyaman sebagai pemuncak klasemen pembalap Formula 1. Poin yang dikoleksinya kini 129. Sementara Hamilton yang hanya finis di urutan tujuh kemarin berada di urutan kedua dengan selisih 25 poin.

Selisih tersebut sudah setara dengan satu kemenangan balapan, dengan catatan sang rival gagal finis. ''Balapan yang luar biasa, sangat ketat. Ini adalah pekan yang hebat untuk Ferrari,'' tandasnya. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Raikkonen Bisa Curi Ketiga

Raikkonen Bisa Curi Ketiga

Balapan Grand Prix Abu Dhabi pada 25 November mendatang masih menyisakan satu posisi yang diperebutkan. Yakni peringkat ketiga klasemen pembalap.


Tsitsipas Raih Trofi Kedua

Tsitsipas Raih Trofi Kedua

Perjalanan petenis muda Yunani Stefanos Tsitsipas di ajang Next Gen ATP Finals 2018 berakhir sempurna.


Jojo-Ginting Siapa yang Terbaik?

Jojo-Ginting Siapa yang Terbaik?

Hari kedua Fuzhou China Open kemarin berjalan lebih menyenangkan buat kontingen Indonesia.


Jordan Buat Stapac Lebih Garang

Jordan Buat Stapac Lebih Garang

Indonesia Basketball League musim 2018/2019 akan mulai bergulir 30 November mendatang. Seri pertama akan berlangsung di GOR Sahabat Semarang.


Musim Nadal Berakhir Lebih Cepat

Musim Nadal Berakhir Lebih Cepat

Penampilan Rafael Nadal begitu dahsyat pada paro pertama musim ini.


Ganda Pelapis Belum Konsisten

Ganda Pelapis Belum Konsisten

Jalan terjal harus dilalui ganda campuran dan ganda putra pelapis di babak pertama Fuzhou China Open 2018.


Unggulan Pertama Kandas di Putaran Pertama

Unggulan Pertama Kandas di Putaran Pertama

Lee Ying Ying tertunduk lesu setelah rubber game melawan Bening Sri Rahayu berakhir.


Dovi Mengawali Lebih Baik

Dovi Mengawali Lebih Baik

Angin berhembus ke arah Andrea Dovizioso. Paling tidak itu yang tampak sampai sesi latihan bebas kedua (FP2) GP Jepang berakhir kemarin.


Balapan Match Point Pertama Honda

Balapan Match Point Pertama Honda

Duel sengit antara pembalap Repsol Honda Marc Marquez dan pembalap Ducati Andrea Dovizioso diprediksi bakal benar-benar tersaji pada GP Jepang.


Pebulutangkis Pelapis Masih Menjanjikan

Pebulutangkis Pelapis Masih Menjanjikan

Pebulu tangkis ganda pelapis Indonesia memperlihatkan kualitas terbaiknya pada babak pertama Denmark Open 2018 kemarin (17/10).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!